{"title":"Analisis Heterosis Tiga Varietas Jagung Pulut (Zea mays var. ceritina Kulesh) Hibrida Heterosis","authors":"Manto, Hamirul Hadini, Dirvamena Boer","doi":"10.33772/bpa.v11i1.397","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"perlu terus dilakukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efek heterosis hasil persilangan tiga varietas jagung pulut hibrida yang sudah beredar luas di masyarakat. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Percobaan II Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Kendari dengan menggunakan rancangan persilangan dialel penuh dan pengujiannya dengan rancangan acak kelompok (RAK) tiga ulangan. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, tinggi letak tongkol, jumlah daun, diameter batang, umur berbunga jantan ±50%, umur berbunga betina ±50%, panjang tongkol, diameter tongkol, jumlah baris/tongkol, jumlah biji/tongkol, berat biji/tongkol dan produktivitas. Analisis heterosis yang diterapkan adalah mid parent heterosis (MPH) dan high parent heterosis (HPH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai MPH dan HPH untuk semua variabel ada yang bernilai positif karena lebih baik dari kedua tetuanya dan sebaliknya yang bernilai negatif. Secara umum nilai MPH dan HPH yang terbaik untuk karakter vegetatif dan generatif diperoleh pada BxA, BxC, dan resiprok keduanya. \n ","PeriodicalId":321065,"journal":{"name":"Berkala Penelitian Agronomi","volume":"151 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Berkala Penelitian Agronomi","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.33772/bpa.v11i1.397","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
perlu terus dilakukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efek heterosis hasil persilangan tiga varietas jagung pulut hibrida yang sudah beredar luas di masyarakat. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Percobaan II Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Kendari dengan menggunakan rancangan persilangan dialel penuh dan pengujiannya dengan rancangan acak kelompok (RAK) tiga ulangan. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, tinggi letak tongkol, jumlah daun, diameter batang, umur berbunga jantan ±50%, umur berbunga betina ±50%, panjang tongkol, diameter tongkol, jumlah baris/tongkol, jumlah biji/tongkol, berat biji/tongkol dan produktivitas. Analisis heterosis yang diterapkan adalah mid parent heterosis (MPH) dan high parent heterosis (HPH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai MPH dan HPH untuk semua variabel ada yang bernilai positif karena lebih baik dari kedua tetuanya dan sebaliknya yang bernilai negatif. Secara umum nilai MPH dan HPH yang terbaik untuk karakter vegetatif dan generatif diperoleh pada BxA, BxC, dan resiprok keduanya.