{"title":"HUBUNGAN KUALITAS BAKTERIOLOGIS AIR MINUM DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LANRISANG","authors":"Fatri Kadir, Muhammad Siri dangnga, Abdul Madjid","doi":"10.31850/makes.v4i3.618","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penyakit diare masih menjadi masalah umum dengan tingkat kejadian bahkan kematian tertinggi beberapa di negara berkembang, serta sebagai bagian dari faktor utama tingginya angka kejadian dan kematian anak di dunia. Menurut data United Nations Children's Fund (UNICEF) pada tahun 2017, diare menjadipenyebab kematian nomor 2 pada balita, nomor 3 pada bayi, dan nomor 5 bagi segala umur di dunia. Data kejadian diare pada balita di wilayah kerja puskesmas Lanrisang pada tahun 2016 sebanyak 119 balita yang terkena diare, pada tahun 2017 sebnyak 27 balita, pada tahun 2018 60 balita yang menderita diare, dan pada tahun 2019 sebanyak 62 balita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Kualitas Bakteriologis Air Minum Dengan Kejadian Diare Pada Balitadi Wilayah Kerja Puskesmas LanrisangJenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan desain penelitian Crossectional Study,. Waktu penelitian dilakukan bulan Agustus sampai September Tahun 2020. dan lokasi penelitiannya adalah dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Lanrisang. Penarikan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode purvosive sampling, Sampel dalam penelitian ini berjumlah 6 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner analisis data menggunakan chi-square melalui program spss versi 21 dengan kriteria yaitu Ha diterima jika p < 0,05 atau H0 ditolak jika p > 0,05. Hasil penelitian menunjukkan kualitas bakteriologi (p=0,014), secara signifikan ada hubungan terhadap Kejadian Diare Pada Balitadi Wilayah Kerja Puskesmas Lanrisang. disarankan untuk meneliti variabel lain sebagai variabel independen yang dapat mempengaruhi hubungan kualitas bakteriologi dengan kejadian diare dan melakukan uji multivariat untuk melihat hubungan yang paling signfikan dalam penelitian","PeriodicalId":439563,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan","volume":"26 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-09-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"2","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.31850/makes.v4i3.618","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
Abstract
Penyakit diare masih menjadi masalah umum dengan tingkat kejadian bahkan kematian tertinggi beberapa di negara berkembang, serta sebagai bagian dari faktor utama tingginya angka kejadian dan kematian anak di dunia. Menurut data United Nations Children's Fund (UNICEF) pada tahun 2017, diare menjadipenyebab kematian nomor 2 pada balita, nomor 3 pada bayi, dan nomor 5 bagi segala umur di dunia. Data kejadian diare pada balita di wilayah kerja puskesmas Lanrisang pada tahun 2016 sebanyak 119 balita yang terkena diare, pada tahun 2017 sebnyak 27 balita, pada tahun 2018 60 balita yang menderita diare, dan pada tahun 2019 sebanyak 62 balita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Kualitas Bakteriologis Air Minum Dengan Kejadian Diare Pada Balitadi Wilayah Kerja Puskesmas LanrisangJenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan desain penelitian Crossectional Study,. Waktu penelitian dilakukan bulan Agustus sampai September Tahun 2020. dan lokasi penelitiannya adalah dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Lanrisang. Penarikan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode purvosive sampling, Sampel dalam penelitian ini berjumlah 6 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner analisis data menggunakan chi-square melalui program spss versi 21 dengan kriteria yaitu Ha diterima jika p < 0,05 atau H0 ditolak jika p > 0,05. Hasil penelitian menunjukkan kualitas bakteriologi (p=0,014), secara signifikan ada hubungan terhadap Kejadian Diare Pada Balitadi Wilayah Kerja Puskesmas Lanrisang. disarankan untuk meneliti variabel lain sebagai variabel independen yang dapat mempengaruhi hubungan kualitas bakteriologi dengan kejadian diare dan melakukan uji multivariat untuk melihat hubungan yang paling signfikan dalam penelitian