Penerapan Program Manejemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) Deteksi Dini Pneumonia Dengan Tingkat Kepatuhan Petugas Dalam Memberikan Pelayanan Di Puskesmas Bagu
{"title":"Penerapan Program Manejemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) Deteksi Dini Pneumonia Dengan Tingkat Kepatuhan Petugas Dalam Memberikan Pelayanan Di Puskesmas Bagu","authors":"Baiq Fiya Apriani","doi":"10.37824/JKQH.V7I2.2019.158","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Tingkat kesakitan dan kematian adalah salah satu indikator keberhasilan dalam peningkatan derajat kesehatan. Pneumonia banyak menyerang anak-anak, sementara terdapat masalah dalam program kesehatan masyarakat. Sehingga dapat dikatakan bahwa pengobatan pneumania yang dilakukan di Bagu tidak maksimal. Hal ini disebabkan tidak tepatnya pelaksanaan Program MTBS. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa hubungan antara kepatuhan petugas dengan penerapan program MTBS pada deteksi dini pneumonia. Penelitian ini menggunakan metode “croscectional”, dengan populasi 20 orang tenaga kesehatan di Puskesmas Bagu, dengan implementasi Program MTBS pada deteksi dini pneumonia sebagai “dependen variable”. Data dikumpulkan dengan kuesioner untuk mengetahui pengetahuan dan sikap serta observasi pelaksanaan tindakan pengobatan pasien pneumonia. Lalu dianalisa dengan menggunakan uji statistik metode “sperman rho corelation” dengan hasil p< 0,05. Hasil ini memperlihatkan adanya hubungan antara kepatuhan petugas dengan penerapan program MTBS pada deteksi dini pneumonia dengan nilai p= 0,083 dan r= -0,397. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat kepatuhan petugas dengan penerapan program MTBS pada deteksi dini pneumonia baik.","PeriodicalId":315838,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan Qamarul Huda","volume":"34 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Kesehatan Qamarul Huda","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.37824/JKQH.V7I2.2019.158","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Tingkat kesakitan dan kematian adalah salah satu indikator keberhasilan dalam peningkatan derajat kesehatan. Pneumonia banyak menyerang anak-anak, sementara terdapat masalah dalam program kesehatan masyarakat. Sehingga dapat dikatakan bahwa pengobatan pneumania yang dilakukan di Bagu tidak maksimal. Hal ini disebabkan tidak tepatnya pelaksanaan Program MTBS. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa hubungan antara kepatuhan petugas dengan penerapan program MTBS pada deteksi dini pneumonia. Penelitian ini menggunakan metode “croscectional”, dengan populasi 20 orang tenaga kesehatan di Puskesmas Bagu, dengan implementasi Program MTBS pada deteksi dini pneumonia sebagai “dependen variable”. Data dikumpulkan dengan kuesioner untuk mengetahui pengetahuan dan sikap serta observasi pelaksanaan tindakan pengobatan pasien pneumonia. Lalu dianalisa dengan menggunakan uji statistik metode “sperman rho corelation” dengan hasil p< 0,05. Hasil ini memperlihatkan adanya hubungan antara kepatuhan petugas dengan penerapan program MTBS pada deteksi dini pneumonia dengan nilai p= 0,083 dan r= -0,397. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat kepatuhan petugas dengan penerapan program MTBS pada deteksi dini pneumonia baik.