{"title":"Differences of terrestrial mammal species diversity between natural forest and edge forest areas in Batutegi Protected Forest, Lampung, Indonesia","authors":"Robithotul Huda, Yossa Istiadi, D. Priatna","doi":"10.33751/INJAST.V1I1.1973","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"This research is an explorative quantitative survey by testing differences in species of terrestrial mammals found in natural forest (core) and edge forest (ecoton) areas. The data collection was obtained by using camera traps installed for 3 months based on a grid cell 2 x 2 km, with a total of 16 camera traps placed in core area and another 17 were in ecotone. The object of this research was medium (0.3 kg) to large terrestrial mammals. The t test was used to determine the differences the species diversity of mammals between two research areas. The study shows that there are 22 species of terrestrial mammals with a total of 552 individuals, which is distributed in both research areas. In the core area there are 18 species with 237 individuals, while in the ecotone there are 18 species with 315 individuals. Analyses the species richness index was 17.8171 for the core area while 17.8262 for the ecotone area. Similarity index in both study areas ranged from 0.7106 to 1. While the value of diversity index (Shannon-Wiener) in the core area H '= 2.2038 and in the ecotone area H' = 2.0541. Three species with the greatest relative abundance values are Porcupine (Hystrix brachyura), Barking Deer (Muntiacus muntjak), and Wild Boar (Sus scrofa). Based on the t tests of the two research areas, which are core area and ecotone, obtained tcount 0.41365 (p 0.05), it can be interpreted that the diversity of terrestrial mammals species in the core and ecotone areas is not the same.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif survei eksploratif dengan melakukan pengujian perbedaan terhadap jenis mamalia teresterial yang ditemukan di wilayah hutan alam (inti) dan wilayah hutan tepi (ekoton). Pendataan mamalia teresterial menggunakan camera trap yang dipasang selama 3 bulan berdasarkan grid cell 2 x 2 km, dengan 16 camera trap dipasang di areal inti dan 17 lainnya di ekoton. Objek penelitian adalah mamalia teresterial berukuran sedang (0,3 kg) hingga mamalia besar. Uji t digunakan untuk menentukan perbadaan keragaman jenis mamalia teresterial pada dua areal penelitian. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 22 jenis mamalia teresterial dengan total 552 individu, yang tersebar di kedua areal penelitian. Pada areal inti terdapat 18 jenis dengan 237 individu, sedangkan pada areal ekoton ditemukan 18 jenis dengan 315 individu. Analisis indeks kekayaaan jenis menunjukkan nilai 17,8171 untuk areal inti dan 17,8262 untuk areal ekoton. Indeks kemerataan pada kedua areal penelitian berkisar antara 0,7106 hingga 1. Sedangkan nilai indeks keragaman (Shannon-Wiener) pada areal inti H’ = 2,2038 dan pada areal ekoton H’= 2,0541. Tiga jenis mamalia teresterial dengan kelimpahan relatif terbesar yaitu Landak (Hystrix brachyura), Kijang (Muntiacus muntjak), dan Babi hutan (Sus scrofa). Berdasarkan uji beda terhadap dua areal penelitian yaitu areal hutan alam (areal inti) dan areal tepi hutan (ekoton) didapatkan thitung 0,41365 (p 0,05), maka dapat diartikan bahwa keragaman jenis mamalia teresterial di areal inti dan ekoton tidak sama.","PeriodicalId":191982,"journal":{"name":"Indonesian Journal of Applied Environmental Studies","volume":"59 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2020-04-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"2","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Indonesian Journal of Applied Environmental Studies","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.33751/INJAST.V1I1.1973","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
Abstract
This research is an explorative quantitative survey by testing differences in species of terrestrial mammals found in natural forest (core) and edge forest (ecoton) areas. The data collection was obtained by using camera traps installed for 3 months based on a grid cell 2 x 2 km, with a total of 16 camera traps placed in core area and another 17 were in ecotone. The object of this research was medium (0.3 kg) to large terrestrial mammals. The t test was used to determine the differences the species diversity of mammals between two research areas. The study shows that there are 22 species of terrestrial mammals with a total of 552 individuals, which is distributed in both research areas. In the core area there are 18 species with 237 individuals, while in the ecotone there are 18 species with 315 individuals. Analyses the species richness index was 17.8171 for the core area while 17.8262 for the ecotone area. Similarity index in both study areas ranged from 0.7106 to 1. While the value of diversity index (Shannon-Wiener) in the core area H '= 2.2038 and in the ecotone area H' = 2.0541. Three species with the greatest relative abundance values are Porcupine (Hystrix brachyura), Barking Deer (Muntiacus muntjak), and Wild Boar (Sus scrofa). Based on the t tests of the two research areas, which are core area and ecotone, obtained tcount 0.41365 (p 0.05), it can be interpreted that the diversity of terrestrial mammals species in the core and ecotone areas is not the same.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif survei eksploratif dengan melakukan pengujian perbedaan terhadap jenis mamalia teresterial yang ditemukan di wilayah hutan alam (inti) dan wilayah hutan tepi (ekoton). Pendataan mamalia teresterial menggunakan camera trap yang dipasang selama 3 bulan berdasarkan grid cell 2 x 2 km, dengan 16 camera trap dipasang di areal inti dan 17 lainnya di ekoton. Objek penelitian adalah mamalia teresterial berukuran sedang (0,3 kg) hingga mamalia besar. Uji t digunakan untuk menentukan perbadaan keragaman jenis mamalia teresterial pada dua areal penelitian. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 22 jenis mamalia teresterial dengan total 552 individu, yang tersebar di kedua areal penelitian. Pada areal inti terdapat 18 jenis dengan 237 individu, sedangkan pada areal ekoton ditemukan 18 jenis dengan 315 individu. Analisis indeks kekayaaan jenis menunjukkan nilai 17,8171 untuk areal inti dan 17,8262 untuk areal ekoton. Indeks kemerataan pada kedua areal penelitian berkisar antara 0,7106 hingga 1. Sedangkan nilai indeks keragaman (Shannon-Wiener) pada areal inti H’ = 2,2038 dan pada areal ekoton H’= 2,0541. Tiga jenis mamalia teresterial dengan kelimpahan relatif terbesar yaitu Landak (Hystrix brachyura), Kijang (Muntiacus muntjak), dan Babi hutan (Sus scrofa). Berdasarkan uji beda terhadap dua areal penelitian yaitu areal hutan alam (areal inti) dan areal tepi hutan (ekoton) didapatkan thitung 0,41365 (p 0,05), maka dapat diartikan bahwa keragaman jenis mamalia teresterial di areal inti dan ekoton tidak sama.
本研究是一项探索性的定量调查,通过测试天然林(核心)和边缘林(边缘)地区陆生哺乳动物的物种差异。在2 × 2 km网格单元上设置了3个月的相机陷阱,在核心区设置了16个相机陷阱,在过渡带设置了17个相机陷阱。本研究对象为中型(0.3 kg)至大型陆生哺乳动物。采用t检验确定两个研究区域之间哺乳动物物种多样性的差异。研究表明,陆生哺乳动物共有22种,共552只,分布在两个研究区。核心区有18种237只,过渡带有18种315只。物种丰富度指数核心区为17.8171,过渡带区为17.8262。两个研究区的相似指数为0.7106 ~ 1。核心区的多样性指数(Shannon-Wiener) H′= 2.2038,过渡带的多样性指数H′= 2.0541。相对丰度值最大的3种是豪猪(Hystrix brachyura)、狗吠鹿(Muntiacus muntjak)和野猪(Sus scrofa)。核心区和交错带两个研究区的t检验结果为0.41365 (p 0.05),说明核心区和交错带陆生哺乳动物物种多样性存在差异。Penelitian ini merupakan Penelitian kuantitatif survei eksploratif dengan melakukan penguin perbedaan terhadap jenis哺乳动物teresterial yang ditemukan di wilayah hutan alam (inti) dan wilayah hutan tepi (ekoton)。Pendataan哺乳动物材料蒙古纳坎相机陷阱阳迪帕桑selama 3 bulan berdasarkan网格单元2 × 2 km,登安16相机陷阱dipasang di区域intdan 17 lainnya di ekoton。Objek penelitian adalah mamalia teresterial berukuran sedang (0,3 kg) hinga mamalia besar。Uji t digunakan untuk menentukan perbadaan keragaman jenis哺乳动物teresterial pada dua arepenelitian。Hasil penelitian menunjukkan terdapat 22 jenis哺乳动物,共552个个体,yang tersebar di kedua area penelitian。帕达面积为18平方米,共237人;帕达面积为18平方米,共315人。分析指标kekayaan jenis menunjukkan nilai 17,8171 untuk area inti和17,8262 untuk area ekoton。索引显示,中国的地理位置和地理位置,中国的地理位置,中国的地理位置。Sedangkan nilai indeks keragaman (Shannon-Wiener)帕达面积积分H ' = 2,2038,但帕达面积积分H ' = 2,0541。家兔(Tiga jenis)为哺乳动物,近亲为yyitu Landak (Hystrix brachyura), Kijang (Muntiacus muntjak), dan Babi hutan (Sus scrofa)。Berdasarkan uji beda terhadap dua areal penelitian yitu areal hutan alam (areal inti) dan areal tepi hutan (ekoton) didapatkan thitung (p . 05), maka dapat diartikan bahwa keragaman jenis哺乳动物terica di areal inti dan ekoton tidak sama。