{"title":"Relationship between disaster knowledge and environmental culture with disaster preparedness behaviour","authors":"Rosadi Rosadi, Isman Kadar, Yossa Istiadi","doi":"10.33751/INJAST.V1I1.1971","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"This research consists of two independent variables, the disaster knowledge and environmental culture, and a dependent variable of disaster preparedness behaviour. The objective is to determine the relationship between disaster knowledge and environmental culture with disaster preparedness behaviour, as well as the relationship between both of the together with disaster preparedness behaviour. The study was conducted through 166 students of three senior high schools in the District of West Karawang, West Java, which taken by proportional random sampling. The method of survey was employed in this study and the data analyzed by statistical test of correlation and simple linier regression as well as multiple linear correlation and regression, which was conducted at significance level of α = 0.01 and α = 0.05. Based on the results, it was found that there was a positive and significant relationship between disaster knowledge and disaster preparedness behaviour with a correlation coefficient value of ry1 = 0.22 and a coefficient of determination value of (r2) = 0.049. There is a positive and significant relationship between environmental culture and disaster preparedness behaviour with a correlation coefficient value of ry2 = 0.25 and a coefficient of determination value of (r2) = 0.064. There is a positive and significant relationship between disaster knowledge and environmental culture together with disaster preparedness behaviour with a correlation coefficient value of ry12 = 0.32 and a coefficient of determination value of (r2) = 0.097. Thus, it can be concluded that student’s disaster preparedness behaviour can be improved through either disaster knowledge and environmental culture.Penelitian ini terdiri atas dua variabel bebas, pengetahuan kebencanaan dan budaya lingkungan, serta satu variabel terikat yaitu perilaku siaga bencana. Tujuannya untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan kebencanaan, budaya lingkungan dengan perilaku siaga bencana, serta hubungan keduanya secara bersama-sama dengan perilaku siaga bencana. Penelitian dilaksanakan melalui 166 siswa di tiga sekolah menengah atas, Kecamatan Karawang Barat, yang diambil secara proporsional random sampling. Metode survey digunakan dan data dianalisis dengan uji statistik korelasi dan regresi sederhana serta korelasi dan regresi linear ganda, dilakukan pada taraf signifikansi α = 0,01 dan α = 0,05. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara pengetahuan kebencanaan dengan perilaku siaga bencana dengan nilai koefisien korelasi ry1 = 0,22 dan koefisien determinasi (r2) = 0,049. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara budaya lingkungan dengan perilaku siaga bencana dengan nilai koefisien korelasi ry2 = 0,25dan koefisien determinasi (r2) = 0,064. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara pengetahuan kebencanaan dan budaya lingkungan secara bersama-sama dengan perilaku siaga bencana, dengan nilai koefisien korelasi ry12 = 0,32 dan koefisien determinasi (r2) = 0,097. Jadi, dapat disimpulkan bahwa perilaku siaga bencana siswa dapat ditingkatkan melalui pengetahuan kebencanaan dan budaya lingkungan. ","PeriodicalId":191982,"journal":{"name":"Indonesian Journal of Applied Environmental Studies","volume":"6 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2020-04-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Indonesian Journal of Applied Environmental Studies","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.33751/INJAST.V1I1.1971","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Abstract
This research consists of two independent variables, the disaster knowledge and environmental culture, and a dependent variable of disaster preparedness behaviour. The objective is to determine the relationship between disaster knowledge and environmental culture with disaster preparedness behaviour, as well as the relationship between both of the together with disaster preparedness behaviour. The study was conducted through 166 students of three senior high schools in the District of West Karawang, West Java, which taken by proportional random sampling. The method of survey was employed in this study and the data analyzed by statistical test of correlation and simple linier regression as well as multiple linear correlation and regression, which was conducted at significance level of α = 0.01 and α = 0.05. Based on the results, it was found that there was a positive and significant relationship between disaster knowledge and disaster preparedness behaviour with a correlation coefficient value of ry1 = 0.22 and a coefficient of determination value of (r2) = 0.049. There is a positive and significant relationship between environmental culture and disaster preparedness behaviour with a correlation coefficient value of ry2 = 0.25 and a coefficient of determination value of (r2) = 0.064. There is a positive and significant relationship between disaster knowledge and environmental culture together with disaster preparedness behaviour with a correlation coefficient value of ry12 = 0.32 and a coefficient of determination value of (r2) = 0.097. Thus, it can be concluded that student’s disaster preparedness behaviour can be improved through either disaster knowledge and environmental culture.Penelitian ini terdiri atas dua variabel bebas, pengetahuan kebencanaan dan budaya lingkungan, serta satu variabel terikat yaitu perilaku siaga bencana. Tujuannya untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan kebencanaan, budaya lingkungan dengan perilaku siaga bencana, serta hubungan keduanya secara bersama-sama dengan perilaku siaga bencana. Penelitian dilaksanakan melalui 166 siswa di tiga sekolah menengah atas, Kecamatan Karawang Barat, yang diambil secara proporsional random sampling. Metode survey digunakan dan data dianalisis dengan uji statistik korelasi dan regresi sederhana serta korelasi dan regresi linear ganda, dilakukan pada taraf signifikansi α = 0,01 dan α = 0,05. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara pengetahuan kebencanaan dengan perilaku siaga bencana dengan nilai koefisien korelasi ry1 = 0,22 dan koefisien determinasi (r2) = 0,049. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara budaya lingkungan dengan perilaku siaga bencana dengan nilai koefisien korelasi ry2 = 0,25dan koefisien determinasi (r2) = 0,064. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara pengetahuan kebencanaan dan budaya lingkungan secara bersama-sama dengan perilaku siaga bencana, dengan nilai koefisien korelasi ry12 = 0,32 dan koefisien determinasi (r2) = 0,097. Jadi, dapat disimpulkan bahwa perilaku siaga bencana siswa dapat ditingkatkan melalui pengetahuan kebencanaan dan budaya lingkungan.
本研究包含两个自变量:灾害知识与环境文化,以及一个因变量:备灾行为。目的是确定灾害知识和环境文化与备灾行为之间的关系,以及两者与备灾行为之间的关系。本研究以西爪哇省西卡拉旺县三所高中的166名学生为对象,采用比例随机抽样的方法进行。本研究采用问卷调查的方法,对数据进行相关检验和简单线性回归以及多元线性相关和回归的统计分析,显著性水平分别为α = 0.01和α = 0.05。结果发现,灾害知识与备灾行为之间存在显著正相关关系,相关系数为ry1 = 0.22,决定系数为(r2) = 0.049。环境文化与备灾行为之间存在显著正相关关系,相关系数为ry2 = 0.25,决定系数为(r2) = 0.064。灾害知识与环境文化、备灾行为之间存在显著正相关关系,相关系数为ry12 = 0.32,决定系数为(r2) = 0.097。因此,可以得出结论,学生的备灾行为可以通过灾害知识和环境文化来改善。Penelitian ini terdiri atas dua variable bebas, pengetahuan kebencanan dan budaya lingkungan, serta satu variable terikat yitu peraku siaga benkana。我的意思是,我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思。Penelitian dilaksanakan melalui, 166 siswa di tiga sekolah menengah atas, Kecamatan Karawang Barat, yang diambil secara比例随机抽样。Metode调查digunakan丹数据dianalisis dengan里头statistik korelasi丹regresi sederhana舒达korelasi丹regresi线性干达人,dilakukan篇taraf signifikansiα= 0,01丹α= 0,05。Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan阳性丹显著性,antara pengetahuan kebenganan dengan peraku siaga benganan dengan nengen korelasi 1 = 0,22,但koefisien determinasi (r2) = 0,049。Terdapat hubungan阳性dan显著性,antara budaya lingkungan dengan peraku siaga bencana dengan nengan korelasi ry2 = 0,25,但kofinisien determinasi (r2) = 0,064。Terdapat hubungan阳性,显著性(p < 0.05); Terdapat hubungan阳性,显著性(p < 0.05); Terdapat hubungan阳性,显著性(p < 0.05);Jadi, dapat dispulkkan bahwa peraku siaga benkana siswa dapat ditingkatkan melalui pengetahuan kebenkanan dan budaya lingkungan。