{"title":"ANALISIS KINERJA MEDIA SOSIAL OPD PEMERINTAH KOTA BANDUNG DALAM PENYIARAN KEBIJAKAN PUBLIK","authors":"Rahmina Puspa Aliza Ridwan, Said Bambang Nurcahya","doi":"10.59820/apk.v1i1.20","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Kebijakan Publik adalah aturan yang sudah disepakati untuk dikeluarkan dan dipakai untuk mengatur orang, kelompok, serta pejabat. Pemerintah Daerah dalam menyiarkan informasi sudah beralih menggunakan media sosial, dalam penyiaran informasi program kerja dan kebijakan publik tersebut efektifitas dan informasi yang tersampaikan secara cepat, dan benar dipakai untuk mempengaruhi perilaku masyarakat. Kota Bandung dengan populasi besar dan masyarakatnya pengguna media sosial teraktif, melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah menggunakan media sosial instagram, facebook, dan tweeter. Kinerja media sosial OPD di Pemerintah Kota Bandung tentu saja sudah menyiarkan kebijakan publik sesuai dengan tupoksi tiap OPD untuk menganalisis kinerja media sisal OPD Pemerintah Kota Bandung dalam penyiaran kebijakan publik., maka metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis deskriptif, metode analisis ini merupakan analisis yang digunakan oleh mayoritas analis, untuk menampilkan statistik melalui perhitungan matematis. Fungsinya adalah untuk mengetahui gambaran penyebaran data sampel atau populasi. Sehingga data tersebut akan mudah dipahami dan lebih informatif. Adapun data yang di analisis adalah jumlah pengikut media sosial OPD, jumlah Kiriman Kegiatan/ kebijakan, Kebijakan terpopuler apa yang menjadi pembicaraan, berapa orang yang membahas kebijakan terpopuler, Hari apa pembahasan kebijakan mendapat interaksi pengikut, Berapa pengikut yang melakukan interaksi. Dari analisis ini kemudian saran dan rekomendasi yang ditujukan untuk Pemerintah Kota Bandung dapat digunakan dalam perbaikan dan peningkatan pengelolaan media sosial sehingga penyiaran informasi kebijakan publik bisa digunakan untuk mempengaruhi perilaku masyarakt secara luas.","PeriodicalId":155602,"journal":{"name":"Jurnal Administrasi Perkantoran dan Kesekretariatan","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-09-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Administrasi Perkantoran dan Kesekretariatan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.59820/apk.v1i1.20","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Kebijakan Publik adalah aturan yang sudah disepakati untuk dikeluarkan dan dipakai untuk mengatur orang, kelompok, serta pejabat. Pemerintah Daerah dalam menyiarkan informasi sudah beralih menggunakan media sosial, dalam penyiaran informasi program kerja dan kebijakan publik tersebut efektifitas dan informasi yang tersampaikan secara cepat, dan benar dipakai untuk mempengaruhi perilaku masyarakat. Kota Bandung dengan populasi besar dan masyarakatnya pengguna media sosial teraktif, melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah menggunakan media sosial instagram, facebook, dan tweeter. Kinerja media sosial OPD di Pemerintah Kota Bandung tentu saja sudah menyiarkan kebijakan publik sesuai dengan tupoksi tiap OPD untuk menganalisis kinerja media sisal OPD Pemerintah Kota Bandung dalam penyiaran kebijakan publik., maka metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis deskriptif, metode analisis ini merupakan analisis yang digunakan oleh mayoritas analis, untuk menampilkan statistik melalui perhitungan matematis. Fungsinya adalah untuk mengetahui gambaran penyebaran data sampel atau populasi. Sehingga data tersebut akan mudah dipahami dan lebih informatif. Adapun data yang di analisis adalah jumlah pengikut media sosial OPD, jumlah Kiriman Kegiatan/ kebijakan, Kebijakan terpopuler apa yang menjadi pembicaraan, berapa orang yang membahas kebijakan terpopuler, Hari apa pembahasan kebijakan mendapat interaksi pengikut, Berapa pengikut yang melakukan interaksi. Dari analisis ini kemudian saran dan rekomendasi yang ditujukan untuk Pemerintah Kota Bandung dapat digunakan dalam perbaikan dan peningkatan pengelolaan media sosial sehingga penyiaran informasi kebijakan publik bisa digunakan untuk mempengaruhi perilaku masyarakt secara luas.