{"title":"DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN PEGAGAN (Centella asiatica) TERHADAP BAKTERI (Vibrio harveyii) SECARA IN VITRO","authors":"Zainuddin Zainuddin","doi":"10.58466/lipida.v2i1.785","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penyakit Vibriosis disebabkan oleh serangan bakteri Vibrio harveyii. Penggunaan antibiotik dilarang karna memberikan dampak negatif pada larva udang karna akan meninggalkan residu dalam tubuh dan menyebabkan resistensi terhadap V.harveyii. Daun pegagan (Centella asiatica) mengandung zat aktif antibakteria yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri V.harveyii secara In Vitro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak C.asiatica dapat menghambat pertumbuhan bakteri V.harveyii secara In Vitro. Uji antibakteri dilakukan dengan metode difusi kertas cakram, yang terdiri dari 5 perlakuan, yaitu konsentrasi 5%, 8% dan 10% dan 2 kontrol yaitu kontrol positif (Tetrasiklin 0,01%) dan kontrol negatif (akuades). Hasil senyawa metabolit sekunder ekstrak C.asiatica dianalisis secara kualitatif. Pada ekstrak C.asiatica mengandung senyawa bioaktif antara lain alkaloid, fenol hidrokuinon, flavonoid, saponin, dantanin. Pada uji antibakteri ekstrak C.asiatica mampu menghambat pertumbuhan bakteri dengan rata-rata diameter zona hambat yang terbentuk dari masing-masing konsentrasi ekstrak yaitu 5% = 14,16 mm, konsentrasi 8% = 16,63 mm dan konsentrasi 10% = 21,44. Dari hasil yang diperoleh ekstrak C.asiatica menunjukkan kemampuan dalam menghambat pertumbuhan bakteri V.harveyii mendekati daya hambat pada kontrol positif (Tetrasiklin).","PeriodicalId":359021,"journal":{"name":"Jurnal Teknologi Pangan dan Industri Perkebunan (LIPIDA)","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-10-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Teknologi Pangan dan Industri Perkebunan (LIPIDA)","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.58466/lipida.v2i1.785","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Penyakit Vibriosis disebabkan oleh serangan bakteri Vibrio harveyii. Penggunaan antibiotik dilarang karna memberikan dampak negatif pada larva udang karna akan meninggalkan residu dalam tubuh dan menyebabkan resistensi terhadap V.harveyii. Daun pegagan (Centella asiatica) mengandung zat aktif antibakteria yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri V.harveyii secara In Vitro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak C.asiatica dapat menghambat pertumbuhan bakteri V.harveyii secara In Vitro. Uji antibakteri dilakukan dengan metode difusi kertas cakram, yang terdiri dari 5 perlakuan, yaitu konsentrasi 5%, 8% dan 10% dan 2 kontrol yaitu kontrol positif (Tetrasiklin 0,01%) dan kontrol negatif (akuades). Hasil senyawa metabolit sekunder ekstrak C.asiatica dianalisis secara kualitatif. Pada ekstrak C.asiatica mengandung senyawa bioaktif antara lain alkaloid, fenol hidrokuinon, flavonoid, saponin, dantanin. Pada uji antibakteri ekstrak C.asiatica mampu menghambat pertumbuhan bakteri dengan rata-rata diameter zona hambat yang terbentuk dari masing-masing konsentrasi ekstrak yaitu 5% = 14,16 mm, konsentrasi 8% = 16,63 mm dan konsentrasi 10% = 21,44. Dari hasil yang diperoleh ekstrak C.asiatica menunjukkan kemampuan dalam menghambat pertumbuhan bakteri V.harveyii mendekati daya hambat pada kontrol positif (Tetrasiklin).