{"title":"UJI KUAT TEKAN DAN ARBSORPSI PADA BETON RINGAN DENGAN PENAMBAHAN LIMBAH BATA RINGAN DAN BUBUK TALEK","authors":"Krisna Dwi Kurniawan, Ahmad Ridwan, Yosef Cahyo","doi":"10.30737/jurmateks.v3i1.872","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Concrete is one of the construction components used in buildings, bridges, or roads. In this study, The authors learned to create concrete that is lighter than standard concrete, that is by using light cement with a weight of 0%, 10% 20%, 30%, 40% of the volume of sand and talc powder weighing 8% of the volume of cement. The strength targeted in this study is k-225. Meanwhile, this study's results are the value of concrete compressive strength, which is increased by the target set k-225 to be k-400 in one of the normal concrete samples and has an average of k-360. 10% 20%, 30%, 40% and 8% talc powder increase with each average yield of k-294, k271, k-251, and k-225. To check the absorption of concrete samples, check the average increase in immersion 1 hour 0.0016%, 4 hours 0.0027%, and 24 hours 0.0047%. For the results of testing the type of weight, from each variation of test specimens 1 - 5, the resolution decreases 2.26, 2.24, 2.23, 2.16, and 2.028. The one with the lowest specific gravity is variation five concrete, with a variation of the average specific gravity 2,028.Beton merupakan salah satu komponen konstruksi yang pada umumnya digunakan pada bangunan gedung, jembatan maupun jalan. Pada penelitian ini Penulis bertujuan untuk menciptakan Beton yang lebih ringan dari pada Beton normal yaitu menggunakan tambahan limbah bata ringan dengan bobot 0% , 10% 20%, 30%, 40% dari volume pasir dan bubuk talek dengan bobot 8% dari volume semen. Kekuatan yang ditargetkan pada penelitian ini adalah k-225. Adapun hasil dari penelitian ini adalah nilai kuat tekan Beton mengalami peningkatan target yaitu yang awalnya k-225 menjadi k-400 pada salah satu sampel Beton normal dan memiliki rata- rata k-360. Kemudian hasil nilai kuat tekan Beton dengan penambahan limbah bata ringan 10% 20%, 30%, 40% dan bubuk talek 8% mengalami penurunan yaitu dengan masing-masing hasil rata- rata k-294, k271,k-251, dan k-225. Untuk pemeriksaan arbsorpsi Beton sampel mengalami kenaikaan rata-rata yaitu pada perendaman 1 Jam 0,0016%, 4 Jam 0,0027% dan 24 Jam 0,0047%. Untuk hasil pemeriksaan berat jenis, dari setiap benda uji dari variasi 1 – 5 mengalami penurunan masing masing 2,26, 2,24, 2,23, 2,16 dan 2,028 maka yang memiliki berat jenis paling rendah adalah Beton variasi 5 yaitu dengan rata rata berat jenis 2,028.","PeriodicalId":382880,"journal":{"name":"Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil","volume":"40 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2020-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.30737/jurmateks.v3i1.872","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Abstract
Concrete is one of the construction components used in buildings, bridges, or roads. In this study, The authors learned to create concrete that is lighter than standard concrete, that is by using light cement with a weight of 0%, 10% 20%, 30%, 40% of the volume of sand and talc powder weighing 8% of the volume of cement. The strength targeted in this study is k-225. Meanwhile, this study's results are the value of concrete compressive strength, which is increased by the target set k-225 to be k-400 in one of the normal concrete samples and has an average of k-360. 10% 20%, 30%, 40% and 8% talc powder increase with each average yield of k-294, k271, k-251, and k-225. To check the absorption of concrete samples, check the average increase in immersion 1 hour 0.0016%, 4 hours 0.0027%, and 24 hours 0.0047%. For the results of testing the type of weight, from each variation of test specimens 1 - 5, the resolution decreases 2.26, 2.24, 2.23, 2.16, and 2.028. The one with the lowest specific gravity is variation five concrete, with a variation of the average specific gravity 2,028.Beton merupakan salah satu komponen konstruksi yang pada umumnya digunakan pada bangunan gedung, jembatan maupun jalan. Pada penelitian ini Penulis bertujuan untuk menciptakan Beton yang lebih ringan dari pada Beton normal yaitu menggunakan tambahan limbah bata ringan dengan bobot 0% , 10% 20%, 30%, 40% dari volume pasir dan bubuk talek dengan bobot 8% dari volume semen. Kekuatan yang ditargetkan pada penelitian ini adalah k-225. Adapun hasil dari penelitian ini adalah nilai kuat tekan Beton mengalami peningkatan target yaitu yang awalnya k-225 menjadi k-400 pada salah satu sampel Beton normal dan memiliki rata- rata k-360. Kemudian hasil nilai kuat tekan Beton dengan penambahan limbah bata ringan 10% 20%, 30%, 40% dan bubuk talek 8% mengalami penurunan yaitu dengan masing-masing hasil rata- rata k-294, k271,k-251, dan k-225. Untuk pemeriksaan arbsorpsi Beton sampel mengalami kenaikaan rata-rata yaitu pada perendaman 1 Jam 0,0016%, 4 Jam 0,0027% dan 24 Jam 0,0047%. Untuk hasil pemeriksaan berat jenis, dari setiap benda uji dari variasi 1 – 5 mengalami penurunan masing masing 2,26, 2,24, 2,23, 2,16 dan 2,028 maka yang memiliki berat jenis paling rendah adalah Beton variasi 5 yaitu dengan rata rata berat jenis 2,028.
混凝土是建筑、桥梁或道路中使用的建筑构件之一。在这项研究中,作者学会了创造比标准混凝土更轻的混凝土,即使用重量为沙子体积的0%,10%,20%,30%,40%的轻水泥和重量为水泥体积8%的滑石粉。本研究针对的强度为k-225。同时,本研究的结果是混凝土抗压强度值,在一个正常的混凝土样品中,将目标集k-225增加到k-400,其平均值为k-360。k-294、k271、k-251和k-225的滑石粉平均产率分别提高10%、20%、30%、40%和8%。检查混凝土样品的吸收量,检查浸泡1小时平均增加0.0016%,4小时增加0.0027%,24小时增加0.0047%。对于重量类型的测试结果,从试件1 - 5的每个变化,分辨率分别降低2.26,2.24,2.23,2.16和2.028。比重最低的是变异5混凝土,其平均比重变异值为2028。比顿·马鲁巴坎·萨拉·卡塔尼·卡塔尼·卡塔尼·卡塔尼·卡塔尼·卡塔尼·卡塔尼·卡塔尼·卡塔尼·卡塔尼·卡塔尼·卡塔尼·卡塔尼,卡塔尼·卡塔尼。Pada penelitian ini Penulis bertujuan untuk menciptakan Beton yang lebih ringan dari Pada Beton normal yitu menggunakan tambahan limbah bata ringan dengan bobot 0%、10%、20%、30%、40%达量pasir dan bubuk talek dengan bobot 8%达量精液。Kekuatan yang ditargetkan padpenelitian ini adalah k-225。Adapun hasil dari penelitian ini adalah nilai kuat tekan Beton mengalami peningkatan靶yaitu yang awalnya k-225 menjadi k-400 pada salah satu样本Beton normal dan memiliki rata- rata k-360。Kemudian hasil nilai kuat tekan Beton dengan penambahan limbah bata ringan 10% 20%, 30%, 40% dan bubuk talek 8% mengalami penurunan yitu dengan masing-masing hasil rata- rata k-294, k271,k-251, dan k-225。Untuk peremeriksaan arbsorpsi Beton sampel mengalami kenaikaan rata-rata yitu pada perendaman 1 Jam 0 - 0016%, 4 Jam 0 - 0027%, 24 Jam 0 - 0047%。Untuk hasil peremeriksaan berat jenis, dari seap benda uji dari variasi 1 - 5 mengalami penurunan masing masing 2,26,2,24,2,23,2,16 dan 2028 maka yang memiliki berat jenis paling rendah adalah Beton variasi 5 yitu dengan rata rata berat jenis 2028。