Karakterisasi Morfologi Phytophthora Asal Cabai dan Seleksi Ketahanan Enam Genotipe Cabai Rawit (Capsicum frutescens) terhadap Penyakit Busuk Akar

W. Wartono, R. Kirana
{"title":"Karakterisasi Morfologi Phytophthora Asal Cabai dan Seleksi Ketahanan Enam Genotipe Cabai Rawit (Capsicum frutescens) terhadap Penyakit Busuk Akar","authors":"W. Wartono, R. Kirana","doi":"10.33772/bpa.v8i2.15175","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penyakit busuk akar yang disebabkan oleh Phytophthora capsici merupakan penyakit yang sering dijumpai padatanaman cabai rawit. Identifikasi patogen penyebab penyakit dan penyediaan varietas tahan merupakan hal penting yangperlu dilakukan untuk menentukan tindakan pengendalian yang tepat. Penelitian bertujuan mengkarakterisasiPhytophthora asal cabai dan mengevaluasi ketahanan enam genotipe cabai rawit terhadap dua isolat Phytophthora.Phytophthora diisolasi dari dua lokasi tanaman cabai di Jawa Barat. Karakter yang diamati adalah bentuk koloni,sporangia, papila, sporangiofor, dan tipe kawin. Genotipe cabai rawit yang dievaluasi terdiri dari 5 kultivar dan 1 galur.Inokulasi dilakukan pada tanaman berumur 5 minggu dengan menyiramkan 5 mL suspensi zoospora dengan kerapatan2000 zoospora/mL di sekitar perakaran. Pengamatan insidensi dan keparahan penyakit mulai dilakukan pada 3 sampaidengan 37 hari setelah inokulasi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa isolat Phytophthora yang dikarakterisasimempunyai kemiripan morfologi dengan P. capsici. Isolat B1 menunjukkan tingkat virulensi lebih tinggi dibandingkandengan isolat PCB5.1. Berdasarkan hasil evaluasi diketahui bahwa kultivar Lokal Lembang dan Midun bereaksi tahanterhadap Phytophthora isolat B1 dan PCB5.1. Sementara kultivar Madun dan Tripang hanya tahan terhadap isolatPCB5.1.Kata kunci: busuk akar, cabai, evaluasi ketahanan, Phytophthora","PeriodicalId":321065,"journal":{"name":"Berkala Penelitian Agronomi","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2020-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Berkala Penelitian Agronomi","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.33772/bpa.v8i2.15175","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1

Abstract

Penyakit busuk akar yang disebabkan oleh Phytophthora capsici merupakan penyakit yang sering dijumpai padatanaman cabai rawit. Identifikasi patogen penyebab penyakit dan penyediaan varietas tahan merupakan hal penting yangperlu dilakukan untuk menentukan tindakan pengendalian yang tepat. Penelitian bertujuan mengkarakterisasiPhytophthora asal cabai dan mengevaluasi ketahanan enam genotipe cabai rawit terhadap dua isolat Phytophthora.Phytophthora diisolasi dari dua lokasi tanaman cabai di Jawa Barat. Karakter yang diamati adalah bentuk koloni,sporangia, papila, sporangiofor, dan tipe kawin. Genotipe cabai rawit yang dievaluasi terdiri dari 5 kultivar dan 1 galur.Inokulasi dilakukan pada tanaman berumur 5 minggu dengan menyiramkan 5 mL suspensi zoospora dengan kerapatan2000 zoospora/mL di sekitar perakaran. Pengamatan insidensi dan keparahan penyakit mulai dilakukan pada 3 sampaidengan 37 hari setelah inokulasi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa isolat Phytophthora yang dikarakterisasimempunyai kemiripan morfologi dengan P. capsici. Isolat B1 menunjukkan tingkat virulensi lebih tinggi dibandingkandengan isolat PCB5.1. Berdasarkan hasil evaluasi diketahui bahwa kultivar Lokal Lembang dan Midun bereaksi tahanterhadap Phytophthora isolat B1 dan PCB5.1. Sementara kultivar Madun dan Tripang hanya tahan terhadap isolatPCB5.1.Kata kunci: busuk akar, cabai, evaluasi ketahanan, Phytophthora
辣椒起源的植物phthora的形态描述和对根系腐烂疾病的六个品种的耐药性选择
辣椒植物常出现根系病变。确定致病病原体和提供耐药菌株是确定适当控制措施所必需的。研究的目的是分析辣椒的起源为例,评估六个品种辣椒对两种植物白内障的耐受性。菲托弗拉从西爪哇的两个辣椒地点分离出来。观察到的特征是菌落、孢子、乳头、孢子和交配类型。评估后的辣椒品种包括5个库蒂瓦和1个凹槽。接种是在5周大的一株植物上进行的,它将5毫升的zoos坡悬浮液与2000毫克的草本植物的浓度结合在一起。接种后3至37天内开始观察疾病的发病率和严重程度。观察结果表明,经描述的植物phthora与P. capsici具有相似性。B1病毒的同位素浓度比pcb5.1强。根据评估结果,当地的kultivar Lembang和Midun对Phytophthora isolat B1和pcb5.1做出了反应。而库蒂瓦·马顿和tricky只抵抗5.1异立方。关键词:腐烂的根,辣椒,耐力评估,Phytophthora
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书