{"title":"Faktor Determinasi Kinerja Guru Madrasah (Studi di MTs Se-Kecamatan Slahung)","authors":"Sholahuddin Afif Fanani, Wirawan Fadli","doi":"10.21154/excelencia.v3i01.1820","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Guru memberikan peran penting dalam sistem pendidikan untuk meningkatkan pembelajaran siswa yang penting bagi kesuksesan masa depan mereka. Kinerja guru memiliki pengaruh langsung terhadap pembelajaran siswa dan kemajuan siswa adalah standar yang digunakan untuk menilai kinerja guru. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui pengaruh iklim kerja terhadap kinerja guru di MTs Se-Kecamatan Slahung, (2) mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan kepala madrasah terhadap kinerja guru di MTs Se-Kecamatan Slahung, (3) mengetahui pengaruh iklim kerja dan gaya kepemimpinan kepala madrasah terhadap kinerja guru di MTs Se-Kecamatan Slahung. Jenis peneilitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 orang. Pengumpulan data menggunakan angket atau kuesioner. Analisa data dengan menggunakan hasil uji dan regresi berganda. Hasil penelitian Variabel iklim kerja di MTs Kecamatan Slahung secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja guru MTs. Kecamatan Slahung. Diperoleh nilai t hitung sebesar 2,579 dengan nilai sig. sebesar 0,011. Nilai tersebut lebih besar apabila dibandingkan dengan nilai t tabel yang bernilai 1,661. Variabel kepemimpinan tidak mempengaruhi secara parsial kinerja guru MTs Se-Kecamatan Slahung. Dari hasil analisis diperoleh nilai t hitung sebesar 1,620, apabila dibandingkan dengan nilai t tabel sebesar 1,661, nilai t hitung lebih kecil dari t tabel (1,620 < 1,661) sehingga hipotesis dalam penelitian ini ditolak. Secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel iklim kerja dan gaya kepemimpinan terhadap variable kinerja guru MTs Se-Kecamatan Slahung Ponorogo. Hal tersebut berdasarkan hasil analisis uji F yang telah dilakukan, diperoleh nilai F hitung>F tabel (4,055> 3,09).","PeriodicalId":246082,"journal":{"name":"Excelencia: Journal of Islamic Education & Management","volume":"53 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-07-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Excelencia: Journal of Islamic Education & Management","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.21154/excelencia.v3i01.1820","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Guru memberikan peran penting dalam sistem pendidikan untuk meningkatkan pembelajaran siswa yang penting bagi kesuksesan masa depan mereka. Kinerja guru memiliki pengaruh langsung terhadap pembelajaran siswa dan kemajuan siswa adalah standar yang digunakan untuk menilai kinerja guru. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui pengaruh iklim kerja terhadap kinerja guru di MTs Se-Kecamatan Slahung, (2) mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan kepala madrasah terhadap kinerja guru di MTs Se-Kecamatan Slahung, (3) mengetahui pengaruh iklim kerja dan gaya kepemimpinan kepala madrasah terhadap kinerja guru di MTs Se-Kecamatan Slahung. Jenis peneilitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 orang. Pengumpulan data menggunakan angket atau kuesioner. Analisa data dengan menggunakan hasil uji dan regresi berganda. Hasil penelitian Variabel iklim kerja di MTs Kecamatan Slahung secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja guru MTs. Kecamatan Slahung. Diperoleh nilai t hitung sebesar 2,579 dengan nilai sig. sebesar 0,011. Nilai tersebut lebih besar apabila dibandingkan dengan nilai t tabel yang bernilai 1,661. Variabel kepemimpinan tidak mempengaruhi secara parsial kinerja guru MTs Se-Kecamatan Slahung. Dari hasil analisis diperoleh nilai t hitung sebesar 1,620, apabila dibandingkan dengan nilai t tabel sebesar 1,661, nilai t hitung lebih kecil dari t tabel (1,620 < 1,661) sehingga hipotesis dalam penelitian ini ditolak. Secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel iklim kerja dan gaya kepemimpinan terhadap variable kinerja guru MTs Se-Kecamatan Slahung Ponorogo. Hal tersebut berdasarkan hasil analisis uji F yang telah dilakukan, diperoleh nilai F hitung>F tabel (4,055> 3,09).