{"title":"Wayang Sayur: Sebuah Alternatif Teater Boneka di Masa Pandemi","authors":"Saaduddin Saaduddin, Dede Pramayoza, Sherli Novalinda","doi":"10.26887/cartj.v4i1.2499","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"artikel ini mengeksplorasi potensi dalam penciptaan teater wayang sayur. Suasana dan karakter pada setiap adegan digarap menggunakan konsep penciptaan dalam format pewayangan. Dalam penciptaan Wayang Sayur keindahan struktur lakon dan cerita disajikan sebagai sebuah alternative bentuk teater boneka. Di masa pandemic, keterbatasan masyarakat terutama anak-anak dalam menikmati sajian teater yang komunikatif menjadi tantangan, dalam hal ini media yang berada di lingkungan pencipta merupakan sumber garapan penciptaan yang memiliki tantangan dramaturgi. Penciptaan ini secara umum bertujuan untuk menghasilkan sebuah karya seni Teater Wayang alternatif yang berangkat dari dari nilai estetis dan kelokalan yang dapat menghidupkan pola-pola wayang dengan cara yang inovatif; yakni dari media sayur sebagai alternative teater boneka di masa pandemic. Melalui metode yang digunakan dalam penciptaan karya teater wayang inovatif ini yaitu Adapun untuk pada tahapan pemberian materi kepada mitra dapat dirincikan sebagai berikut yang mengacu pada metode yang digagas oleh Alhaq dan Agustin. (1) Riset penggalian data awal, (2) Riset disain (3) analisis target audiens (4) Analisis Kebutuhan Media dan Teknis Petunjukan (5) Analisis Konten Identitas Lokal Indonesia (6) Analisis Cerita (7) Desain Karakter (8) Boneka Karakter (9) Desain Environment (hand prop dan sett properti).","PeriodicalId":197568,"journal":{"name":"Creativity And Research Theatre Journal","volume":"13 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-04-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Creativity And Research Theatre Journal","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.26887/cartj.v4i1.2499","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Abstract
artikel ini mengeksplorasi potensi dalam penciptaan teater wayang sayur. Suasana dan karakter pada setiap adegan digarap menggunakan konsep penciptaan dalam format pewayangan. Dalam penciptaan Wayang Sayur keindahan struktur lakon dan cerita disajikan sebagai sebuah alternative bentuk teater boneka. Di masa pandemic, keterbatasan masyarakat terutama anak-anak dalam menikmati sajian teater yang komunikatif menjadi tantangan, dalam hal ini media yang berada di lingkungan pencipta merupakan sumber garapan penciptaan yang memiliki tantangan dramaturgi. Penciptaan ini secara umum bertujuan untuk menghasilkan sebuah karya seni Teater Wayang alternatif yang berangkat dari dari nilai estetis dan kelokalan yang dapat menghidupkan pola-pola wayang dengan cara yang inovatif; yakni dari media sayur sebagai alternative teater boneka di masa pandemic. Melalui metode yang digunakan dalam penciptaan karya teater wayang inovatif ini yaitu Adapun untuk pada tahapan pemberian materi kepada mitra dapat dirincikan sebagai berikut yang mengacu pada metode yang digagas oleh Alhaq dan Agustin. (1) Riset penggalian data awal, (2) Riset disain (3) analisis target audiens (4) Analisis Kebutuhan Media dan Teknis Petunjukan (5) Analisis Konten Identitas Lokal Indonesia (6) Analisis Cerita (7) Desain Karakter (8) Boneka Karakter (9) Desain Environment (hand prop dan sett properti).