IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN DINIYAH FORMAL DI MADRASAH COKROKERTOPATI TAKERAN MAGETAN

Ulil Abshor, Aksin
{"title":"IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN DINIYAH FORMAL DI MADRASAH COKROKERTOPATI TAKERAN MAGETAN","authors":"Ulil Abshor, Aksin","doi":"10.21154/excelencia.v1i01.194","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Kementrian Agama Indonesia telah mengumumkan Kebijakan Pendidikan Diniyah Formal pada tahun 2015. Melalui kebijakan ini, pesantren dapat memformalkan pendidikan keagamaannya dan dapat menyediakan pelayanan pendidikan spesialisasi keagaamaan Islam. Dalam 5 tahun, kebijakan ini memiliki permasalahan implementasi yang strategis untuk dikaji demi efektifitas Pendidikan Diniyah Formal ke depan. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis kritis implementasi kebijakan Pendidikan Diniyah Formal ditinjau dari komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Dan mendeskripsikan implementasi input dan proses pendidikan di madrasah. dan implikasinya terhadap lembaga. Dalam penelitian kualitatif ini, kondisi lapangan diuraikan dengan metode induktif melalui  pendekatan kebijakan pendidikan dan manajemen pendidikan. Wawancara, pengamatan dan analisis dokumen digunakan untuk pengumpulan data. Fokus penelitian ini adalah  Cokrokertopati yang  merupakan salah satu madrasah penerima  program pilot project dari pemerintah untuk menyelenggarakan Pendidikan Diniyah Formal pada tahun 2015. Hasilnya, Pertama dari segi implementasi kebijakan,  penyelenggaraan Pendidikan Diniyah Formal harus dibarengi dengan pengawalan, pembinaan dan kordinasi, terdapat komunikasi yang belum terstruktur dan berjenjang antara pemangku kebijakan dengan pelaksana kebijakan atau antara pelaksana kebijakan dengan pelaksana kebijakan yang lain, sumber daya yang kurang memadai, disposisi antara pemangku kebijakan dengan pelaksana kebijakan, rentang kendali struktur birokrasi yang belum terstruktur. Kedua dari segi input dan proses di madrasah, pengelolaan madrasah masih membutuhkan pengendalian mutu, dari segi input  beberapa tenaga pendidik belum memenuhi standar kualifikasi akademik, standar kurikulum terlalu tinggi, anggaran dana kurang memadai. sementara dari segi proses, madrasah belum  terkelola  dengan baik,  manajemen  proses pembelajaran belum memenuhi standar profesional, metode pembelajaran tidak variatif, penilaian hasil pembelajaran belum memenuhi standar profesional. Ketiga implikasi penyelenggaraan Pendidikan Diniyah Formal terhadap lembaga adalah paradigma formalisasi Pendidikan Diniyah, sentralisasi pesantren dan segmentasi pelayanan pendidikan spesialisasi keagamaaan Islam di madrasah. ","PeriodicalId":246082,"journal":{"name":"Excelencia: Journal of Islamic Education & Management","volume":"2013 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-07-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Excelencia: Journal of Islamic Education & Management","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.21154/excelencia.v1i01.194","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Kementrian Agama Indonesia telah mengumumkan Kebijakan Pendidikan Diniyah Formal pada tahun 2015. Melalui kebijakan ini, pesantren dapat memformalkan pendidikan keagamaannya dan dapat menyediakan pelayanan pendidikan spesialisasi keagaamaan Islam. Dalam 5 tahun, kebijakan ini memiliki permasalahan implementasi yang strategis untuk dikaji demi efektifitas Pendidikan Diniyah Formal ke depan. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis kritis implementasi kebijakan Pendidikan Diniyah Formal ditinjau dari komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Dan mendeskripsikan implementasi input dan proses pendidikan di madrasah. dan implikasinya terhadap lembaga. Dalam penelitian kualitatif ini, kondisi lapangan diuraikan dengan metode induktif melalui  pendekatan kebijakan pendidikan dan manajemen pendidikan. Wawancara, pengamatan dan analisis dokumen digunakan untuk pengumpulan data. Fokus penelitian ini adalah  Cokrokertopati yang  merupakan salah satu madrasah penerima  program pilot project dari pemerintah untuk menyelenggarakan Pendidikan Diniyah Formal pada tahun 2015. Hasilnya, Pertama dari segi implementasi kebijakan,  penyelenggaraan Pendidikan Diniyah Formal harus dibarengi dengan pengawalan, pembinaan dan kordinasi, terdapat komunikasi yang belum terstruktur dan berjenjang antara pemangku kebijakan dengan pelaksana kebijakan atau antara pelaksana kebijakan dengan pelaksana kebijakan yang lain, sumber daya yang kurang memadai, disposisi antara pemangku kebijakan dengan pelaksana kebijakan, rentang kendali struktur birokrasi yang belum terstruktur. Kedua dari segi input dan proses di madrasah, pengelolaan madrasah masih membutuhkan pengendalian mutu, dari segi input  beberapa tenaga pendidik belum memenuhi standar kualifikasi akademik, standar kurikulum terlalu tinggi, anggaran dana kurang memadai. sementara dari segi proses, madrasah belum  terkelola  dengan baik,  manajemen  proses pembelajaran belum memenuhi standar profesional, metode pembelajaran tidak variatif, penilaian hasil pembelajaran belum memenuhi standar profesional. Ketiga implikasi penyelenggaraan Pendidikan Diniyah Formal terhadap lembaga adalah paradigma formalisasi Pendidikan Diniyah, sentralisasi pesantren dan segmentasi pelayanan pendidikan spesialisasi keagamaaan Islam di madrasah. 
伊斯兰学校rorokertopati takgeran takagtan正式的强制性教育政策执行
印尼宗教部在2015年宣布了正式的企业教育政策。通过这项政策,寄宿学校可以使其宗教教育正式化,并提供专门的宗教教育服务。5年来,该政策一直存在战略上的问题,以研究正式企业教育的有效性。本研究的目的是分析基于通信、资源、官僚主义性格和结构的正式企业教育政策的批判性执行。描述伊斯兰学校的投入和教育过程。以及对机构的影响。在这种定性研究中,实地情况是通过教育政策和教育管理的方法来描述的。访谈、观察和文件分析被用于数据收集。该研究的重点是:科克托帕蒂是2015年政府为建立正式企业教育项目而设的宗教导师。结果,政策实施的第一个方面,安排Diniyah正式教育应该伴随着护送的,羽翼未丰的辅导和沟通协调,有结构化政策执行和政策层的相关者之间或执行政策和其他政策的执行不足的资源,我性格开朗相关者之间政策和执行政策,未结构化的官僚结构的控制范围。在学院的输入和处理方面,伊斯兰学校的管理仍然需要质量控制,一些教育工作者还没有达到学术资格标准,课程标准太高,预算不足。虽然从过程的角度来看,学院还没有得到很好的管理,学习过程管理还没有达到专业的标准,学习方法没有变化,学习成绩评估还没有达到专业的标准。正规教育制度对机构的第三个影响是:企业教育的形式化、分散的伊斯兰教育服务和宗教专业化教育服务。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:481959085
Book学术官方微信