Hubungan Diet dan Olahraga dengan Kestabilan Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus yang Berobat di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu
{"title":"Hubungan Diet dan Olahraga dengan Kestabilan Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus yang Berobat di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu","authors":"Ida Rahmawati","doi":"10.36858/jkds.v7i1.148","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Ketidakpatuhan terahadap pengaturan diet dan olahraga akan mengakibatkan komplikasi pada pasien diabetes melitus, oleh karena itu pasien harus belajar keterampilan khusus untuk merawat diri sendiri setiap hari, guna menghindari penurunan atau kenaikan kadar glukosa darah mendadak, disamping itu juga harus memiliki perilaku preventif dalam gaya hidup untuk menghindari komplikasi diabetik jangka panjang. Penelitian ini bertujuan mempelajari hubungan diet dan olahraga dengan kestabilan gula darah yang berobat di poliklinik penyakit dalam RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien diabetes melitus di poliklinik penyakit dalam RSUD Dr. M.Yunus Bengkulu. Pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan uji stastik Chi-Square ( keeratan hubungan menggunakan Contingency Coefficient (C). Hasil penelitian ini didapatkan bahwa: (1) Dari 49 penderita diabetes melitus, terdapat 26 orang (53%) yang taat melakukan diet dan 23 orang (46,9%) yang tidak taat melakukan diet. (2) Dari 49 penderita diabetes melitus terdapat yang patuh berolahraga 38 orang (77,6%) dan yang tidak teratur 11 orang (22,4%). (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara diet dengan kestabilan gula darah pada penderita diabetes melitus yang berobat di poliklinik penyakit dalam RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. (4) Terdapat hubungan yang signifikan antara olahraga dengan kestabilan gula darah pada penderita diabetes melitus yang berobat di poliklinik penyakit dalam RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Kepatuhan terhadap diet dan olahraga akan mampu mengontrol kadar gula dalam darah penderita diabetes","PeriodicalId":385095,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan dr. Soebandi","volume":"41 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-04-19","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Kesehatan dr. Soebandi","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.36858/jkds.v7i1.148","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Ketidakpatuhan terahadap pengaturan diet dan olahraga akan mengakibatkan komplikasi pada pasien diabetes melitus, oleh karena itu pasien harus belajar keterampilan khusus untuk merawat diri sendiri setiap hari, guna menghindari penurunan atau kenaikan kadar glukosa darah mendadak, disamping itu juga harus memiliki perilaku preventif dalam gaya hidup untuk menghindari komplikasi diabetik jangka panjang. Penelitian ini bertujuan mempelajari hubungan diet dan olahraga dengan kestabilan gula darah yang berobat di poliklinik penyakit dalam RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien diabetes melitus di poliklinik penyakit dalam RSUD Dr. M.Yunus Bengkulu. Pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan uji stastik Chi-Square ( keeratan hubungan menggunakan Contingency Coefficient (C). Hasil penelitian ini didapatkan bahwa: (1) Dari 49 penderita diabetes melitus, terdapat 26 orang (53%) yang taat melakukan diet dan 23 orang (46,9%) yang tidak taat melakukan diet. (2) Dari 49 penderita diabetes melitus terdapat yang patuh berolahraga 38 orang (77,6%) dan yang tidak teratur 11 orang (22,4%). (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara diet dengan kestabilan gula darah pada penderita diabetes melitus yang berobat di poliklinik penyakit dalam RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. (4) Terdapat hubungan yang signifikan antara olahraga dengan kestabilan gula darah pada penderita diabetes melitus yang berobat di poliklinik penyakit dalam RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Kepatuhan terhadap diet dan olahraga akan mampu mengontrol kadar gula dalam darah penderita diabetes