{"title":"POTENSI PENGOLAHAN DAN PENGELOLAAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii) DI WILAYAH PROVINSI KALIMANTAN UTARA","authors":"Z. Zainuddin","doi":"10.58466/lipida.v3i1.793","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Provinsi Kalimantan Utara menyatakan bahwa rata-rata produktivitas rumput laut dari tahun 2015-2019 mencapai 256.900,5 ton/hektar/tahun. Provinsi Kalimantan Utara merupakan salah satu lokasi penghasil rumput laut dengan karakteristik wilayah kepulauan kepulauan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui potensi pengolahan budidaya rumput laut di wilayah Provinsi Kalimantan Utara, Metode yang digunakan untuk pengambilan data dalam penelitian ini adalah metode survei, data yang digunakan dalam penelitian berupa data sekunder dimana data tersebut berupa data yang diperoleh dari studi kepustakaan, hasil penelitian, lembaga-lembaga dan instansi terkait yang mendukung penelitian, analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa analisis deskriptif. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian tersebut menunjukan bahwa produktivitas budidaya rumput laut di Kalimantan Utara masih sangat rendah yaitu hanya 311.037 ton/tahun. budi daya rumput laut di Provinsi Kalimantan Utara disebabkan oleh terbatasnya aksesibilitas dan sarana produksi adanya permasalahan-permasalahan tesebut, pengembangan budi daya rumput menjadi tidak optimal baik secara kuantitas maupun rendah, hal ini merupakan sarana pendukung produksi yang tidak optimal sehingga mengurangi kapasitas produksi , maupun pemasaran produk yang tidak luas sehingga potensi penjualan kurang optimal","PeriodicalId":359021,"journal":{"name":"Jurnal Teknologi Pangan dan Industri Perkebunan (LIPIDA)","volume":"100 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-04-04","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Teknologi Pangan dan Industri Perkebunan (LIPIDA)","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.58466/lipida.v3i1.793","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Provinsi Kalimantan Utara menyatakan bahwa rata-rata produktivitas rumput laut dari tahun 2015-2019 mencapai 256.900,5 ton/hektar/tahun. Provinsi Kalimantan Utara merupakan salah satu lokasi penghasil rumput laut dengan karakteristik wilayah kepulauan kepulauan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui potensi pengolahan budidaya rumput laut di wilayah Provinsi Kalimantan Utara, Metode yang digunakan untuk pengambilan data dalam penelitian ini adalah metode survei, data yang digunakan dalam penelitian berupa data sekunder dimana data tersebut berupa data yang diperoleh dari studi kepustakaan, hasil penelitian, lembaga-lembaga dan instansi terkait yang mendukung penelitian, analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa analisis deskriptif. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian tersebut menunjukan bahwa produktivitas budidaya rumput laut di Kalimantan Utara masih sangat rendah yaitu hanya 311.037 ton/tahun. budi daya rumput laut di Provinsi Kalimantan Utara disebabkan oleh terbatasnya aksesibilitas dan sarana produksi adanya permasalahan-permasalahan tesebut, pengembangan budi daya rumput menjadi tidak optimal baik secara kuantitas maupun rendah, hal ini merupakan sarana pendukung produksi yang tidak optimal sehingga mengurangi kapasitas produksi , maupun pemasaran produk yang tidak luas sehingga potensi penjualan kurang optimal