{"title":"The Relationship between Self-Compassion and Self-Actualization in Students","authors":"Pebrianti Paudi","doi":"10.36636/psikodinamika.v2i1.998","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Aktualisasi diri terjadi sepanjang hidup seseorang, tak terkecuali mahasiswa. Selama berstatus sebagai pelajar maka mahasiswa tetap berada dalam proses aktualisasi diri. Dalam pencapaian aktualisasi diri yang tinggi bukanlah hal yang mudah bagi mahsiswa sehingga diperlukannya sebuah penerimaan diri positif yang dapat mempengaruhi aktualisasi diri. Bentuk dari penerimaan diri posititf adalah berbelas kasih kepada disendiri atau disebut self-compassion. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-compassion dengan aktualisasi diri pada mahasiswa. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan positif self-compassion dengan aktualisasi diri pada mahasiswa. Jumlah subjek penelitian ini sebanyak 275 mahasiswa, yang terdiri dari 101 laki-laki (37%) dan 174 perempuan (63%). Pengambilan data penelitian ini menggunakan skala self-compassion dan skala aktualisasi diri. Teknik analisa data yang digunakan adalah korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh koefisin korelasi (rxy) = 0,442 dengan taraf signifikan p < 0.01. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara self-compassion dengan aktualisasi diri. Dari hasil perhitungan nilai determinasi (R2) diketahui kontribusi self-compassion terhadap aktualisasi diri yakni sebesar 19.5%. Sedangkan 80.5% yang mempengaruhi aktualisasi diri pada mahasiswa dipengaruhi oleh faktor lainnya. Dalam analisis tambahan diperoleh aspek common humanity yang memiliki kontribusi paling besar terhadap aktualisasi diri","PeriodicalId":158418,"journal":{"name":"Psikodinamika - Jurnal Literasi Psikologi","volume":"63 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-01-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Psikodinamika - Jurnal Literasi Psikologi","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.36636/psikodinamika.v2i1.998","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Aktualisasi diri terjadi sepanjang hidup seseorang, tak terkecuali mahasiswa. Selama berstatus sebagai pelajar maka mahasiswa tetap berada dalam proses aktualisasi diri. Dalam pencapaian aktualisasi diri yang tinggi bukanlah hal yang mudah bagi mahsiswa sehingga diperlukannya sebuah penerimaan diri positif yang dapat mempengaruhi aktualisasi diri. Bentuk dari penerimaan diri posititf adalah berbelas kasih kepada disendiri atau disebut self-compassion. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-compassion dengan aktualisasi diri pada mahasiswa. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan positif self-compassion dengan aktualisasi diri pada mahasiswa. Jumlah subjek penelitian ini sebanyak 275 mahasiswa, yang terdiri dari 101 laki-laki (37%) dan 174 perempuan (63%). Pengambilan data penelitian ini menggunakan skala self-compassion dan skala aktualisasi diri. Teknik analisa data yang digunakan adalah korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh koefisin korelasi (rxy) = 0,442 dengan taraf signifikan p < 0.01. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara self-compassion dengan aktualisasi diri. Dari hasil perhitungan nilai determinasi (R2) diketahui kontribusi self-compassion terhadap aktualisasi diri yakni sebesar 19.5%. Sedangkan 80.5% yang mempengaruhi aktualisasi diri pada mahasiswa dipengaruhi oleh faktor lainnya. Dalam analisis tambahan diperoleh aspek common humanity yang memiliki kontribusi paling besar terhadap aktualisasi diri