{"title":"Strategi Pengembangan Makanan Khas Daerah dalam Meningkatkan Industri Kreatif ( Studi Kecamatan Bakti Raja Kabupaten Humbang Hasundutan)","authors":"Ramadhan Indra","doi":"10.36983/japm.v1i1.49","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Hasil pangan suatu daerah merupakan komoditas yang sangat penting dan starategis, karena kebanyakan makanaan hasil khas daerah merupakan pengembangan dari bahan pokok olahan yang dihasilkan suatu daerah, contohnya makanan khas daerah yang sangat mempunyai prospek yang luas dan dapat dikembangkan umpanya beras dan hasil pangan lainnya yang dibuat menjadi suatu makanan khas daerah. Dimana hasil pangan ini yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha industri kreatif dan UKM, agar produk ini dapat dipasarkan guna untuk mengenalkan ciri khas makanan suatu daerah, Keamcatan Bakti Raja Kabupaten Humbang Hasundutan merupakan daerah pertanian yang memiliki potensi yang baik, dapaun hasil pangan yang dimiliki antara lain, kopi, karet, kemiri, coklat, kelapa sawit, kulit manis, aren dan masih banyak lagi. Tetapi untuk mengembangkan ini semua masih terkendala dari segi biaya yang dimiliki pelaku usaha UKM yang ada, dan menjadi permasalahan lain ialah bersaing dengan makanan dari luar yang sdh lama masuk ke pasar yang ada di Kecamatan Bakti Raja. Adapun teknik penelitian yang dilakukan dengan pengematan langsung kelapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis SWOT. Dimana analisis SWOT disini guna mengetahui kekuatan, kelemahan dan peluang, serta ancaman dari usaha produksi kreatif yang ada di sekitar Kecamatan Bakti Raja. Adapun alternatif untuk mengahadapi pangsa pasar makanan kash daerah yaitu dengan pembenahan pelatihan guna meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan dengan media internt sebagai media pemasaran untuk memperkenalkan hasil produksi yang dihasilkan, dimana turut melakukan kerjasama dengan pemerintaha terkait yang ada di Kecamatan Bakti Raja. Dimana hasil penelitian adalah strategi dalam mengembangkan produk yang dihasilkan, untuk kesejateraan masyarakat dengan persaingan harga yang terjangkau dan bersaing","PeriodicalId":259511,"journal":{"name":"Jurnal Akademi Pariwisata Medan","volume":"43 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-08-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Akademi Pariwisata Medan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.36983/japm.v1i1.49","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Hasil pangan suatu daerah merupakan komoditas yang sangat penting dan starategis, karena kebanyakan makanaan hasil khas daerah merupakan pengembangan dari bahan pokok olahan yang dihasilkan suatu daerah, contohnya makanan khas daerah yang sangat mempunyai prospek yang luas dan dapat dikembangkan umpanya beras dan hasil pangan lainnya yang dibuat menjadi suatu makanan khas daerah. Dimana hasil pangan ini yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha industri kreatif dan UKM, agar produk ini dapat dipasarkan guna untuk mengenalkan ciri khas makanan suatu daerah, Keamcatan Bakti Raja Kabupaten Humbang Hasundutan merupakan daerah pertanian yang memiliki potensi yang baik, dapaun hasil pangan yang dimiliki antara lain, kopi, karet, kemiri, coklat, kelapa sawit, kulit manis, aren dan masih banyak lagi. Tetapi untuk mengembangkan ini semua masih terkendala dari segi biaya yang dimiliki pelaku usaha UKM yang ada, dan menjadi permasalahan lain ialah bersaing dengan makanan dari luar yang sdh lama masuk ke pasar yang ada di Kecamatan Bakti Raja. Adapun teknik penelitian yang dilakukan dengan pengematan langsung kelapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis SWOT. Dimana analisis SWOT disini guna mengetahui kekuatan, kelemahan dan peluang, serta ancaman dari usaha produksi kreatif yang ada di sekitar Kecamatan Bakti Raja. Adapun alternatif untuk mengahadapi pangsa pasar makanan kash daerah yaitu dengan pembenahan pelatihan guna meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan dengan media internt sebagai media pemasaran untuk memperkenalkan hasil produksi yang dihasilkan, dimana turut melakukan kerjasama dengan pemerintaha terkait yang ada di Kecamatan Bakti Raja. Dimana hasil penelitian adalah strategi dalam mengembangkan produk yang dihasilkan, untuk kesejateraan masyarakat dengan persaingan harga yang terjangkau dan bersaing