{"title":"Peran Guru Sejarah dalam Pembentukan Pendidikan Karakter Anak Era Globalisasi","authors":"A. Susilo, I. Isbandiyah","doi":"10.29300/ijsse.v1i2.2246","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"ABSTRACT: Teachers are an important element in education that is very important.In this era of globalization there are many challenges faced by a teacher in teaching his students.The entry of Western cultures disturbs the values of local wisdom for the younger generation.The facilities of science and technology spend a lot of time for young people in their activities and thinking.Science and Technology (IPTEK), many offer a variety of virtual world facilities that greatly spoil the younger generation.Not infrequently the facilities of science and technology are enjoyed by many young people and they forget the time for creativity.This is a serious problem for the current era of globalization.Even so, technological developments have benefited many human lives, especially for the world of education.This is a challenge for a teacher in modifying learning to be more innovative and interesting without leaving the values of the Indonesian cultural character.An ordinary history teacher with a discussion of the past, present, and future, continues to develop his creativity by modifying learning media by utilizing the impact of technology.Historical subjects can be combined with innovative learning media and contained character values.Basically globalization does not have to damage the educational order, but must be a bridge to achieve success in the future. Students in the globalization era must be smarter and more innovative.History teachers have a very important role in their students in shaping the character of children through innovative learning and fostering a high creativity of children.ABSTRAK: Guru merupakan elemen penting dalam pendidikan yang sangat penting. Di era globalisasi ini banyak tantangan yang di hadapi oleh seorang guru dalam mengajar anak didiknya. Masuknya budaya-budaya Barat banyak mengganggu nilai-nilai kearifan lokal bagi generasi muda. Fasilitas dari IPTEK banyak menghabiskan waktu generasi muda dalam beraktivitas dan berfikir. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), banyak menawarkan berbagai fasilitas dunia maya yang sangat memanjakan generasi muda. Tidak jarang fasilitas dari IPTEK tersebut banyak dinikmati generasi muda dan mereka lupa akan waktu untuk berkreativitas. Hal tersebut merupakan suatu masalah yang serius bagi era globalisasi saat ini. Meskipun demikian, perkembangan teknologi banyak memberikan manfaat bagi kehidupan manusia, terutama bagi dunia pendidikan. Ini menjadi tantangan bagi seorang guru dalam memodifikasi pembelajaran menjadi lebih inovatif dan menarik tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter budaya bangsa Indonesia. Seorang guru sejarah yang biasa dengan pembahasan masa lalu, sekarang, dan masa yang akan datang, terus berupaya mengembangkan kreativitasnya dengan memodifikasi media pembelajaran dengan memanfaatkan dampak teknologi. Mata pelajaran sejarah dapat dipadukan dengan media pembelajaran yang inovatif dan terkandung nilai-nilai karakter. Pada dasarnya globalisasi bukan harus merusak tatanan pendidikan, namun harus menjadi jembatan untuk meraih kesuksesan di masa yang akan datang. Peserta didik yang ada di era globalisasi harus lebih cerdas dan lebih inovatif. Guru sejarah memiliki peran sangat penting kepada siswanya dalam membentuk karakter anak melalui pembelajaran inovatif dan menumbuhkan daya kreativitas anak yang tinggi.","PeriodicalId":315105,"journal":{"name":"Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE)","volume":"29 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-07-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"12","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE)","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.29300/ijsse.v1i2.2246","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 12
Abstract
ABSTRACT: Teachers are an important element in education that is very important.In this era of globalization there are many challenges faced by a teacher in teaching his students.The entry of Western cultures disturbs the values of local wisdom for the younger generation.The facilities of science and technology spend a lot of time for young people in their activities and thinking.Science and Technology (IPTEK), many offer a variety of virtual world facilities that greatly spoil the younger generation.Not infrequently the facilities of science and technology are enjoyed by many young people and they forget the time for creativity.This is a serious problem for the current era of globalization.Even so, technological developments have benefited many human lives, especially for the world of education.This is a challenge for a teacher in modifying learning to be more innovative and interesting without leaving the values of the Indonesian cultural character.An ordinary history teacher with a discussion of the past, present, and future, continues to develop his creativity by modifying learning media by utilizing the impact of technology.Historical subjects can be combined with innovative learning media and contained character values.Basically globalization does not have to damage the educational order, but must be a bridge to achieve success in the future. Students in the globalization era must be smarter and more innovative.History teachers have a very important role in their students in shaping the character of children through innovative learning and fostering a high creativity of children.ABSTRAK: Guru merupakan elemen penting dalam pendidikan yang sangat penting. Di era globalisasi ini banyak tantangan yang di hadapi oleh seorang guru dalam mengajar anak didiknya. Masuknya budaya-budaya Barat banyak mengganggu nilai-nilai kearifan lokal bagi generasi muda. Fasilitas dari IPTEK banyak menghabiskan waktu generasi muda dalam beraktivitas dan berfikir. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), banyak menawarkan berbagai fasilitas dunia maya yang sangat memanjakan generasi muda. Tidak jarang fasilitas dari IPTEK tersebut banyak dinikmati generasi muda dan mereka lupa akan waktu untuk berkreativitas. Hal tersebut merupakan suatu masalah yang serius bagi era globalisasi saat ini. Meskipun demikian, perkembangan teknologi banyak memberikan manfaat bagi kehidupan manusia, terutama bagi dunia pendidikan. Ini menjadi tantangan bagi seorang guru dalam memodifikasi pembelajaran menjadi lebih inovatif dan menarik tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter budaya bangsa Indonesia. Seorang guru sejarah yang biasa dengan pembahasan masa lalu, sekarang, dan masa yang akan datang, terus berupaya mengembangkan kreativitasnya dengan memodifikasi media pembelajaran dengan memanfaatkan dampak teknologi. Mata pelajaran sejarah dapat dipadukan dengan media pembelajaran yang inovatif dan terkandung nilai-nilai karakter. Pada dasarnya globalisasi bukan harus merusak tatanan pendidikan, namun harus menjadi jembatan untuk meraih kesuksesan di masa yang akan datang. Peserta didik yang ada di era globalisasi harus lebih cerdas dan lebih inovatif. Guru sejarah memiliki peran sangat penting kepada siswanya dalam membentuk karakter anak melalui pembelajaran inovatif dan menumbuhkan daya kreativitas anak yang tinggi.
摘要:教师是教育的重要组成部分,是十分重要的。在这个全球化的时代,教师在教育学生时面临着许多挑战。西方文化的进入扰乱了年轻一代对本土智慧的价值观。科技设施花费了年轻人大量的时间在活动和思考上。科技(IPTEK),许多提供各种虚拟世界的设施,大大宠坏了年轻一代。许多年轻人经常享受科技设施,他们忘记了创造的时间。这是当今全球化时代的一个严重问题。尽管如此,技术的发展已经使许多人的生活受益,特别是对教育界来说。这对教师来说是一个挑战,在不离开印度尼西亚文化特征的价值观的情况下,使学习更具创新性和趣味性。一个普通的历史教师,通过讨论过去、现在和未来,通过利用技术的影响修改学习媒介,继续发展他的创造力。历史学科可以与创新的学习媒介相结合,包含品格价值。基本上,全球化并不一定会破坏教育秩序,但一定会成为未来成功的桥梁。全球化时代的学生必须更聪明,更有创新精神。历史教师在学生中扮演着非常重要的角色,通过创新学习来塑造孩子的性格,培养孩子的高度创造力。摘要:Guru merupakan element penting dalam pendidikan yang sangat penting。diera globalisasi ini banyak tantanangan dihaapi oleh seorang guru dalam mengajar anak didiknya。Masuknya budaya-budaya Barat banyak mengganggu nilai-nilai kearifan本地bagi generasi muda。我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说。伊木鹏格塔环丹科技(IPTEK),印度,印度,印度,印度,印度,印度,印度,印度,印度,印度,印度,印度。我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是。他说:“我的意思是说,我的意思是说,我的意思是说,我的意思是我的意思。”Meskipun demikian, perkembangan technologii banyak成员,manfaat bagi kehidupan manusia, terutama bagi dunia pendidikan。Ini menjadi tantanangan bagi seorang大师dalam memodifikasi pembelajaran menjadi lebih创新dan menjarik tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter budaya bangsa印度尼西亚。雪郎大师,雪郎,雪郎,丹·雪郎,雪郎,雪郎,雪郎,雪郎,雪郎,雪郎,雪郎,雪郎,雪郎,雪郎,雪郎,雪郎,雪郎。Mata pelajaran sejarah dapat dipadukan dengan媒体pembelajaran yang创新,dankandung nilai-nilai karakter。我的祖国祖国,我的祖国,我的祖国,我的祖国,我的祖国,我的祖国,我的祖国,我的祖国,我的祖国。中国是世界上最大的发展中国家,也是世界上最大的发展中国家。古吉拉特邦的精神领袖是一名优秀的企业家,他是一名优秀的企业家,他是一名优秀的企业家,他是一名优秀的企业家,他是一名优秀的企业家。