{"title":"Faktor Penguat Yang Berhubungan dengan Kecanduan Penggunaan Smartphone Pada Remaja dengan Pendekatan Precede Proceed Model","authors":"Irwina Angelia Silvanasari, Trisna Vitaliati","doi":"10.36858/jkds.v7i1.137","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penggunaan akses internet yang berlebihan menyebabkan remaja menggunakan smartphone yang dimilikinya pun secara berlebihan. Faktor penguat remaja untuk menggunakan smartphone yang dimilikinya tersebut tidak terlepas dari peran orang tua dan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dari faktor penguat dengan kecanduan penggunaan smartphone pada remaja menggunakan pendekatan PrecedeProceed Model. Metode penelitian ini menggunakan desain observasional analitik yaitu cross sectional. Tempat penelitian ini berada di STIKES dr.Soebandi Jember. Sampel penelitian ini sebanyak 51 remaja dengan teknik sampling berupa multistage random sampling. Variabel independen yaitu faktor peran orang tua dan peran teman sebaya. Variabel dependen adalah kecanduan remaja dalam menggunakan smartphone. Penelitian ini mendapatkan hasil yaitu ada hubungan signifikan antara peran orang tua dari remaja dengan kecanduan penggunaan smartphone dengan p value < α (0,01 < 0,05). Ada hubungan signifikan antara peran teman sebaya dari remaja dengan kecanduan penggunaan smartphone dengan p value < α (0,000 < 0,05). Remaja yang memiliki orang tua dengan pelaksanaan peran yang kurang baik dapat menimbulkan kecanduan penggunaan smartphone. Remaja yang memiliki teman sebaya dengan pelaksanaan peran yang kurang baik juga menimbulkan adanya kecanduan penggunaan smartphone. Penggunaan smartphone yang berlebihan sebaiknya bisa diminimalkan oleh remaja.Perhatian lebih terhadap penggunaan smartphone sebaiknya mampu diberikan oleh setiap orang tua pada putra-putri mereka. Orang tua juga sebaiknya berperan dalam membatasi penggunaan smartphone. Teman sebaya juga sebaiknya memberikan lingkungan yang kondusif dan mendukung terkait bijak dalam memanfaatkan smartphone pada remaja dan menghadirkan diri mereka secara nyata sebagai teman bagi remaja","PeriodicalId":385095,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan dr. Soebandi","volume":"23 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-04-19","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Kesehatan dr. Soebandi","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.36858/jkds.v7i1.137","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Penggunaan akses internet yang berlebihan menyebabkan remaja menggunakan smartphone yang dimilikinya pun secara berlebihan. Faktor penguat remaja untuk menggunakan smartphone yang dimilikinya tersebut tidak terlepas dari peran orang tua dan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dari faktor penguat dengan kecanduan penggunaan smartphone pada remaja menggunakan pendekatan PrecedeProceed Model. Metode penelitian ini menggunakan desain observasional analitik yaitu cross sectional. Tempat penelitian ini berada di STIKES dr.Soebandi Jember. Sampel penelitian ini sebanyak 51 remaja dengan teknik sampling berupa multistage random sampling. Variabel independen yaitu faktor peran orang tua dan peran teman sebaya. Variabel dependen adalah kecanduan remaja dalam menggunakan smartphone. Penelitian ini mendapatkan hasil yaitu ada hubungan signifikan antara peran orang tua dari remaja dengan kecanduan penggunaan smartphone dengan p value < α (0,01 < 0,05). Ada hubungan signifikan antara peran teman sebaya dari remaja dengan kecanduan penggunaan smartphone dengan p value < α (0,000 < 0,05). Remaja yang memiliki orang tua dengan pelaksanaan peran yang kurang baik dapat menimbulkan kecanduan penggunaan smartphone. Remaja yang memiliki teman sebaya dengan pelaksanaan peran yang kurang baik juga menimbulkan adanya kecanduan penggunaan smartphone. Penggunaan smartphone yang berlebihan sebaiknya bisa diminimalkan oleh remaja.Perhatian lebih terhadap penggunaan smartphone sebaiknya mampu diberikan oleh setiap orang tua pada putra-putri mereka. Orang tua juga sebaiknya berperan dalam membatasi penggunaan smartphone. Teman sebaya juga sebaiknya memberikan lingkungan yang kondusif dan mendukung terkait bijak dalam memanfaatkan smartphone pada remaja dan menghadirkan diri mereka secara nyata sebagai teman bagi remaja
过度使用互联网导致青少年过度使用智能手机。青少年使用智能手机的助推器并不取决于父母和同龄人的角色。这项研究的目的是用预先批准的模型来分析支持因素与青少年智能手机使用上瘾之间的关系。本研究方法采用交叉分析观察设计。该研究的地点是Soebandi Jember博士的STIKES。该研究样本是多达51名有随机抽样技术的青少年。独立变量是父母和同伴的因素。受委托变量是青少年沉迷于智能手机。这项研究结果,即角色之间存在着显著的父母使用智能手机成瘾的青少年的p value <α(0,01 < 0。05)。同龄人之间存在着显著的角色使用智能手机成瘾的青少年的p value <α(万< 0。05)。有不当角色的父母的青少年会对智能手机的使用上瘾。与执行不当角色的同龄人相比,青少年也会对智能手机的使用上瘾。使用过多的智能手机最好是青少年减少的。对智能手机使用的关注最好是每个家长为他们的子女提供的。家长也应该在限制使用智能手机方面发挥作用。同龄人还应该提供一个有利于和支持的环境,以明智的方式使用青少年的智能手机,并将自己实际作为青少年的朋友