PENGARUH KONSENTRASI GIBERELIN DAN WAKTU PERENDAMAN BENIH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L.)

Lilih Salmah
{"title":"PENGARUH KONSENTRASI GIBERELIN DAN WAKTU PERENDAMAN BENIH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L.)","authors":"Lilih Salmah","doi":"10.33603/agroswagati.v6i1.1947","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) pengaruh interaksi konsentrasi giberelin dan waktu perendaman benih terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau (Vigna radiata), (2) perlakuan konsentrasi giberelin dan waktu perendaman benih mana yang mempunyai pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau (Vigna radiata), dan (3) korelasi antara komponen pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau (Vigna radiata). Penelitian  dilaksanakan di di lahan SMKN 1 Susukan Desa Kedongdong Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon, dari bulan April sampai dengan bulan Juli 2016. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), pola faktorial. Penelitian terdiri dari dua faktor perlakuan, yaitu konsentrasi giberelin dan waktu perendaman benih yang diulang 3 kali. Faktor pertama yaitu waktu perendaman benih (G) terdiri dari tiga taraf yaitu : G1 (2 jam), G2 (4 jam), dan G3 (6 jam). Faktor kedua yaitu konsentrasi giberelin (R) terdiri dari empat taraf yaitu : R1 (0 ppm), R2 (5 ppm), R3 (10 ppm), dan R4 (15 ppm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) terdapat pengaruh interaksi antara konsentrasi giberelin dan waktu perendaman benih terhadap daya kecambah umur 3 dan 5 HST, jumlah polong total per tanaman, jumlah biji per tanaman, bobot biji kering per tanaman dan petak, dan bobot 100 butir biji kering, (2) perlakuan giberelin dengan konsentrasi 10 ppm dan 4 jam perendaman benih menunjukkan pengaruh terbaik terhadap bobot biji kering per petak yang menghasilkan 1,54 kg/petak atau setara dengan 2,05 ton/ha, dan (3) terdapat korelasi yang nyata antara jumlah cabang per tanaman umur 35 HST dan jumlah daun per tanaman umur 35 HST dengan bobot biji kering per petak.","PeriodicalId":101830,"journal":{"name":"Agroswagati Jurnal Agronomi","volume":"10 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-02-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Agroswagati Jurnal Agronomi","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.33603/agroswagati.v6i1.1947","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) pengaruh interaksi konsentrasi giberelin dan waktu perendaman benih terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau (Vigna radiata), (2) perlakuan konsentrasi giberelin dan waktu perendaman benih mana yang mempunyai pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau (Vigna radiata), dan (3) korelasi antara komponen pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau (Vigna radiata). Penelitian  dilaksanakan di di lahan SMKN 1 Susukan Desa Kedongdong Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon, dari bulan April sampai dengan bulan Juli 2016. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), pola faktorial. Penelitian terdiri dari dua faktor perlakuan, yaitu konsentrasi giberelin dan waktu perendaman benih yang diulang 3 kali. Faktor pertama yaitu waktu perendaman benih (G) terdiri dari tiga taraf yaitu : G1 (2 jam), G2 (4 jam), dan G3 (6 jam). Faktor kedua yaitu konsentrasi giberelin (R) terdiri dari empat taraf yaitu : R1 (0 ppm), R2 (5 ppm), R3 (10 ppm), dan R4 (15 ppm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) terdapat pengaruh interaksi antara konsentrasi giberelin dan waktu perendaman benih terhadap daya kecambah umur 3 dan 5 HST, jumlah polong total per tanaman, jumlah biji per tanaman, bobot biji kering per tanaman dan petak, dan bobot 100 butir biji kering, (2) perlakuan giberelin dengan konsentrasi 10 ppm dan 4 jam perendaman benih menunjukkan pengaruh terbaik terhadap bobot biji kering per petak yang menghasilkan 1,54 kg/petak atau setara dengan 2,05 ton/ha, dan (3) terdapat korelasi yang nyata antara jumlah cabang per tanaman umur 35 HST dan jumlah daun per tanaman umur 35 HST dengan bobot biji kering per petak.
吉列林浓度和播种时间对青豆生长和产量的影响(Vigna radiata L)。
本研究旨在探讨:(1)影响互动giberelin浓度和时间浸泡种子植物生长和结果的青豆(维尼亚radiata),(2)待遇giberelin浓度和时间浸泡种子植物生长最好有哪些影响和结果青豆(维尼亚radiata),(3)之间的相关性和青豆作物生长成分(维尼亚radiata)。这项研究是在2016年4月至7月的西雷邦苏朗苏朗村SMKN 1号地点进行的。本研究采用的方法是实验方法。所使用的实验设计是组的随机设计,是阶乘模式。研究包括两种治疗方法:吉列林的浓度和重复3次种子浸泡的时间。第一个因素是种子浸泡时间(G)包括三个阶段:G1(2小时)、G2(4小时)和G3(6小时)。吉列林(R)浓度的第二个因素包括四个阶段:R1 (0 ppm)、R2 (5 ppm)、R3 (10 ppm)和R4 (15 ppm)。研究结果表明:(1)有giberelin浓度和时间浸泡种子之间的互动对豆芽3和5岁HST资源后,豌豆总数量的植物、植物种子数量每植物和一块干种子的重量,重量100粒种子干燥,(2)待遇giberelin浓度为10 mtc和4小时浸泡种子干燥的最好展示影响种子的重量每一块产生1.54公斤-网格或相当于2,05吨-哈,(3)每株35赫斯特植物的枝条数量与每株35赫斯特植物的叶子数量之间有着明显的相关性,每株干籽的重量为35赫斯特。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书