PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA SISWA SD UNTUK MENUMBUHKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS

Defi Triana Sari, Akila Wasimatul Aula, Viga Adryan Nugraheni, Zulfa Kusnia Dina, Wahyu Romdhoni
{"title":"PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA SISWA SD UNTUK MENUMBUHKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS","authors":"Defi Triana Sari, Akila Wasimatul Aula, Viga Adryan Nugraheni, Zulfa Kusnia Dina, Wahyu Romdhoni","doi":"10.25134/prosidingsemnaspgsd.v2i1.30","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Dalam era sekarang ini mayoritas peserta didik yang suka sekali hal-hal instan yang nantinya menghambat pola pikir. Belajar sebagai jembatan untuk mencari dan memperoleh ilmu sekarang semakin digencarkan lagi dalam pembentukan proses belajar siswa. Kenyamanan dalam proses belajar di Sekolah menjadi hal penting bagi siswa terutama siswa SD. Pemerintah sedemikian rupa juga merubah kurikulum yang membebaskan siswa SD belajar banyak hal. Dalam proses belajar, setiap siswa harus diupayakan untuk terlibat secara aktif untuk mencapai tujuan pembelajaran. Hal ini memerlukan bantuan dari guru untuk memotivasi dan mendorong mereka pada proses belajar yang nantinya terlibat secara totalitas. Guru harus menguasai materi, strategi, model, dan metode pembelajaran. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kajian literatur yang memuat tentang artikel, buku atau jurnal yang berkaitan sehingga menghasilkan topik sesuai pembahasan pada artikel ini. Untuk membelajarkan siswa sesuai dengan cara belajar mereka sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai dengan optimal. Dalam prakteknya, guru harus ingat bahwa tidak adanya model pembelajaran yang paling tepat untuk segala situasi dan kondisi. Oleh karena itu, dalam memilih model pembelajaran yang tepat haruslah memperhatikan kondisi siswa, sifat materi bahan ajar, fasilitas yang tersedia, dan kondisi guru tersebut. Model pembelajaran tersebut salah satunya adalah Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning). Model pembelajaran ini merupakan model pembelajaran dengan pendekatan pada masalah autentik. Dalam hal ini dengan harapan bahwa, siswa dapat menyusun pengetahuan mereka masing- masing, menumbuh kembangkan keterampilannya, dan belajar untuk berpikir kritis.","PeriodicalId":258518,"journal":{"name":"Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Guru Sekolah Dasar","volume":"61 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-12-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Guru Sekolah Dasar","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.25134/prosidingsemnaspgsd.v2i1.30","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1

Abstract

Dalam era sekarang ini mayoritas peserta didik yang suka sekali hal-hal instan yang nantinya menghambat pola pikir. Belajar sebagai jembatan untuk mencari dan memperoleh ilmu sekarang semakin digencarkan lagi dalam pembentukan proses belajar siswa. Kenyamanan dalam proses belajar di Sekolah menjadi hal penting bagi siswa terutama siswa SD. Pemerintah sedemikian rupa juga merubah kurikulum yang membebaskan siswa SD belajar banyak hal. Dalam proses belajar, setiap siswa harus diupayakan untuk terlibat secara aktif untuk mencapai tujuan pembelajaran. Hal ini memerlukan bantuan dari guru untuk memotivasi dan mendorong mereka pada proses belajar yang nantinya terlibat secara totalitas. Guru harus menguasai materi, strategi, model, dan metode pembelajaran. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kajian literatur yang memuat tentang artikel, buku atau jurnal yang berkaitan sehingga menghasilkan topik sesuai pembahasan pada artikel ini. Untuk membelajarkan siswa sesuai dengan cara belajar mereka sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai dengan optimal. Dalam prakteknya, guru harus ingat bahwa tidak adanya model pembelajaran yang paling tepat untuk segala situasi dan kondisi. Oleh karena itu, dalam memilih model pembelajaran yang tepat haruslah memperhatikan kondisi siswa, sifat materi bahan ajar, fasilitas yang tersedia, dan kondisi guru tersebut. Model pembelajaran tersebut salah satunya adalah Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning). Model pembelajaran ini merupakan model pembelajaran dengan pendekatan pada masalah autentik. Dalam hal ini dengan harapan bahwa, siswa dapat menyusun pengetahuan mereka masing- masing, menumbuh kembangkan keterampilannya, dan belajar untuk berpikir kritis.
以问题为基础的学习应用于小学生培养批判性思维能力
在这个时代,大多数学习者沉迷于即时抑制思维的东西。学习是建立学生学习过程的桥梁。在学校学习的舒适性已经成为学生,尤其是小学生的重要组成部分。政府改变了让小学生学习的课程。在学习过程中,每个学生都应该积极参与以达到学习目标。这需要老师的帮助来激励和鼓励他们的学习过程,这些过程最终会完全参与。教师必须掌握材料、策略、模型和学习方法。该研究方法采用了包含相关文章、书籍或期刊的文献研究方法,从而产生相应讨论的主题。使学生根据他们的学习方式调整他们,使学习目标能够最理想地实现。在实践中,教师必须记住,缺乏对所有情况和条件最有效的学习模式。因此,在选择正确的学习模式时,必须考虑学生的情况、教材的性质、现有设施和教师的情况。这种学习模式包括基于问题的学习模式。这种学习模式是一个真实问题的学习模式。在这种情况下,学生可以组织他们的知识,成长他们的技能,并学会批判性思考。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书