Aine Kusumawati, Kardina Nawassa Setyo Ayuningtyas, Estiara Ellizar
{"title":"THE EFFECT OF SPEED LIMIT VIOLATION ON MOTORCYCLE CRASH RATE: CASE STUDY BANDUNG NATIONAL ROAD","authors":"Aine Kusumawati, Kardina Nawassa Setyo Ayuningtyas, Estiara Ellizar","doi":"10.19184/korlantas-jirs.v2i3.15024","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Speeding is one of the risk factors for road traffic crashes and deaths, especially for vulnerable road users. Research shows that increasing vehicle speed by 1 km/h can increase 4% -5% of fatal crashes. However, several other studies show that crashes are caused more by speed dispersion than by average speed vehicles in the traffic. This study aims to determine the effect of speed limit violations on the rate of a motorcycle crash on the national road in Bandung City. Although the proportion of motorcycles that violates the speed limit is quite high (40%), it turns out the result of this study indicates that the rate of motorcycle crash does not seem to be affected by the proportion of motorcycle in the traffic that violates the speed limit. Crashes involving motorcycles are more prevalent in the highest flow period than in the free flow conditions where the proportion of motorcycle that violates the speed limit is the highest. \nMengendara dengan kecepatan tinggi merupakan salah satu faktor risiko penyebab kecelakaan lalu lintas dan kematian akibat kecelakaan lalu lintas, terutama pada kelompok pengguna jalan rentan. Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan kendaraan sebesar 1 km/jam dapat meningkatkan 4%-5% kecelakaan fatal. Namun beberapa penelitian lainnya menunjukkan bahwa kecelakaan lebih disebabkan oleh adanya variasi kecepatan di dalam arus dibanding kecepatan rata-rata kendaraan di dalam arus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelanggaran batas kecepatan terhadap tingkat kecelakaan sepeda motor di jalan nasional Kota Bandung. Walaupun proporsi sepeda motor yang melanggar batas kecepatan cukup tinggi (40%), ternyata hasil penelitian mengindikasikan bahwa tingkat kecelakaan sepeda motor tampaknya tidak dipengaruhi oleh proporsi sepeda motor di dalam arus yang melanggar batas kecepatan. Kecelakaan yang melibatkan sepeda motor justru lebih banyak terjadi pada kondisi arus tertinggi dalam satu hari dibanding pada kondisi arus lengang dimana proporsi sepeda motor yang melanggar batas kecepatan paling banyak.","PeriodicalId":301002,"journal":{"name":"Journal of Indonesia Road Safety","volume":"60 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Journal of Indonesia Road Safety","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.19184/korlantas-jirs.v2i3.15024","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Speeding is one of the risk factors for road traffic crashes and deaths, especially for vulnerable road users. Research shows that increasing vehicle speed by 1 km/h can increase 4% -5% of fatal crashes. However, several other studies show that crashes are caused more by speed dispersion than by average speed vehicles in the traffic. This study aims to determine the effect of speed limit violations on the rate of a motorcycle crash on the national road in Bandung City. Although the proportion of motorcycles that violates the speed limit is quite high (40%), it turns out the result of this study indicates that the rate of motorcycle crash does not seem to be affected by the proportion of motorcycle in the traffic that violates the speed limit. Crashes involving motorcycles are more prevalent in the highest flow period than in the free flow conditions where the proportion of motorcycle that violates the speed limit is the highest.
Mengendara dengan kecepatan tinggi merupakan salah satu faktor risiko penyebab kecelakaan lalu lintas dan kematian akibat kecelakaan lalu lintas, terutama pada kelompok pengguna jalan rentan. Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan kendaraan sebesar 1 km/jam dapat meningkatkan 4%-5% kecelakaan fatal. Namun beberapa penelitian lainnya menunjukkan bahwa kecelakaan lebih disebabkan oleh adanya variasi kecepatan di dalam arus dibanding kecepatan rata-rata kendaraan di dalam arus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelanggaran batas kecepatan terhadap tingkat kecelakaan sepeda motor di jalan nasional Kota Bandung. Walaupun proporsi sepeda motor yang melanggar batas kecepatan cukup tinggi (40%), ternyata hasil penelitian mengindikasikan bahwa tingkat kecelakaan sepeda motor tampaknya tidak dipengaruhi oleh proporsi sepeda motor di dalam arus yang melanggar batas kecepatan. Kecelakaan yang melibatkan sepeda motor justru lebih banyak terjadi pada kondisi arus tertinggi dalam satu hari dibanding pada kondisi arus lengang dimana proporsi sepeda motor yang melanggar batas kecepatan paling banyak.
超速是道路交通事故和死亡的危险因素之一,对脆弱的道路使用者来说尤其如此。研究表明,车速每提高1公里,可使致命事故增加4% -5%。然而,其他几项研究表明,碰撞更多是由速度分散引起的,而不是由交通中平均速度的车辆引起的。本研究旨在确定违反速度限制对万隆市国道摩托车撞车率的影响。虽然摩托车的超速比例相当高(40%),但本研究的结果表明,摩托车撞车率似乎不受摩托车在超速交通中所占比例的影响。与摩托车超速比例最高的自由流量条件相比,摩托车撞车事故在最大流量时期更为普遍。孟根达达,吉吉市,吉吉市,吉吉市,吉吉市,吉吉市,吉吉市,吉吉市,吉吉市,吉吉市,吉吉市,吉吉市,吉吉市,吉吉市,吉吉市,吉吉市。Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan kendaraan sebesar 1公里/jam dapat meningkatkan 4%-5% kecelakan致命。Namun beberapa penelitian lainnya menunjukkan bahwa kecelakaan lebih disebabkan oleh adanya variasi keepatan di dalam arus dibanding keepatan rata-rata kendaraan di dalam arus。Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelanggaran batas keepatan terhadap tingkat kecelakaan sepeda motor di jalan Kota Bandung。Walaupun比例是独立电机yang melanggar batas keepatan cuepatan (40%), ternyata hasil penelitian mengindkasikan bahwa tingkat kecelakaan sepeda motor tampaknya tidak dipengaruhi比例是独立电机di dalam arus yang melanggar batas keepatan。Kecelakaan yang melibatkan sepeda motor justru lebih banyak terjadi padkondisi arus tertinggi dalam satam hari diding padkondisi arus lengang dimana proporsi sepeda motor yang melanggar batas keepatan palyak。