Muhammad Idris, I. Hermawan, Bongot Halomoan Simamora
{"title":"Analisis Kinerja Kincir Air Tipe Undershot Bahan Aluminium Dengan Jumlah 10 Sudu dan Sudut 20⁰","authors":"Muhammad Idris, I. Hermawan, Bongot Halomoan Simamora","doi":"10.56862/irajtma.v1i3.32","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Untuk menghasilkan energi listrik yang ideal, diperlukan kincir air dengan efisiensi yang layak. Tampilan kincir air dapat dipengaruhi oleh beberapa batasan, termasuk ukuran tepi, kecepatan aliran air, dan jumlah tepi yang dimasukkan. Selain itu, juga penting untuk menyelaraskan kincir air dengan kerangka sungai, sehingga roda kincir dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu overshot, breastshot, dan undershot. Kincir air undershot bekerja pada aliran air yang menimbulkan gerakan di sekitar bagian bawah roda. Meskipun rancangannya mendasar dan terjangkau, jenis ini layak digunakan di perairan dangkal di daerah datar dan tidak sulit untuk dipindahkan Prosedur pada penelitian ini dilakukan dengan cara menganalisis performa dari pembangkit listrik tenaga mikro hidro yang terdiri dari debit, torsi dan efisiensi. Daya Listrik maksimum yang dihasilkan kincir air tipe undershot dengan jumlah 10 sudu pada sudut sudu 20⁰ dengan bahan aluminium adalah sebesar 5,7 Watt dengan debit air 0,00546 m3/s serta daya listrik terkecil sebesar 4,2 Watt, daya ini didapat pada debit air sebesar 0,00429 m3/s. Kincir air tipe undershoot ini dapat di implementasikan di daerah-daerah yang memiliki aliran sungai atau air terjun yang deras agar dapat menjadi salah satu pembangkit listrik alternatif. Kajian ini menyimpulkan bahwa Daya Listrik maksimum yang dihasilkan kincir air tipe undershot dengan jumlah 10 sudu pada sudut sudu 20⁰ dengan bahan aluminium adalah sebesar 5,7 Watt dengan debit air 0,00546 m3/s serta daya listrik terkecil sebesar 4,2 Watt, daya ini didapat pada debit air sebesar 0,00429 m3/s.","PeriodicalId":437832,"journal":{"name":"IRA Jurnal Teknik Mesin dan Aplikasinya (IRAJTMA)","volume":"15 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-01-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"IRA Jurnal Teknik Mesin dan Aplikasinya (IRAJTMA)","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.56862/irajtma.v1i3.32","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Abstract
Untuk menghasilkan energi listrik yang ideal, diperlukan kincir air dengan efisiensi yang layak. Tampilan kincir air dapat dipengaruhi oleh beberapa batasan, termasuk ukuran tepi, kecepatan aliran air, dan jumlah tepi yang dimasukkan. Selain itu, juga penting untuk menyelaraskan kincir air dengan kerangka sungai, sehingga roda kincir dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu overshot, breastshot, dan undershot. Kincir air undershot bekerja pada aliran air yang menimbulkan gerakan di sekitar bagian bawah roda. Meskipun rancangannya mendasar dan terjangkau, jenis ini layak digunakan di perairan dangkal di daerah datar dan tidak sulit untuk dipindahkan Prosedur pada penelitian ini dilakukan dengan cara menganalisis performa dari pembangkit listrik tenaga mikro hidro yang terdiri dari debit, torsi dan efisiensi. Daya Listrik maksimum yang dihasilkan kincir air tipe undershot dengan jumlah 10 sudu pada sudut sudu 20⁰ dengan bahan aluminium adalah sebesar 5,7 Watt dengan debit air 0,00546 m3/s serta daya listrik terkecil sebesar 4,2 Watt, daya ini didapat pada debit air sebesar 0,00429 m3/s. Kincir air tipe undershoot ini dapat di implementasikan di daerah-daerah yang memiliki aliran sungai atau air terjun yang deras agar dapat menjadi salah satu pembangkit listrik alternatif. Kajian ini menyimpulkan bahwa Daya Listrik maksimum yang dihasilkan kincir air tipe undershot dengan jumlah 10 sudu pada sudut sudu 20⁰ dengan bahan aluminium adalah sebesar 5,7 Watt dengan debit air 0,00546 m3/s serta daya listrik terkecil sebesar 4,2 Watt, daya ini didapat pada debit air sebesar 0,00429 m3/s.