{"title":"KAJIAN JALUR EVAKUASI BENCANA DI GEDUNG BELAJAR PONDOK PESANTREN AL MUKMIN KABUPATEN SUKOHARJO","authors":"Suyanto Yanto Yanto, M. Zainuddin","doi":"10.53861/lomas.v3i1.277","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"ABSTRAK \nIndonesia merupakan wilayah yang rawan gempa sehingga beberapa gempa besar menimbulkan banyak kerusakan. Kota Surakarta pernah mengalami gempa yang membuat kerusakan parah dan pada saat ini berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan Kementerian ESDM, Kota Surakarta masuk dalam daerah zona merah atau kawasan bahaya terjadinya gempa tektonik. Mengingat bahwa Pondok Pesantren Islam Al Mukmin berada di perbatasan kota Surakarta yang memiliki gedung sekolah bertingkat dan asrama yang juga bertingkat dengan jumlah santri yang bermukim di asrama mendekati 1400 orang kiranya harus segera menyusun manajemen resiko bencana dengan melakukan mitigasi dan kesiap siagaan bencana gempa bumi. Sebagai tujuan yaitutersusunnya peta jalur evakuasi di gedung belajar Pondok Pesantren Al Mukmin Sukoharjo. Guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan maka metode yang digunakan adalah observasi jalur evakuasi dan rencana tempat pemasangan safety sign. Hasil pengabdian berupa tersusunya jalur evakuasi gedung belajar putra dangedung belajar putri serta rencana tempat pemasangan safety sign maupun lokasi titik kumpul telah disusun. Kesimpulan yang diperoleh bahwa Observasi lapangan guna mengenal adanya resiko bencana harus dilakukan sehingga pembuatan jalur evakuasi dan tempat pemasangan safety sign dapat disusun dan dilakukan dengan tepat. \n \nKata Kunci : Jalur Evakuasi Bencana, Gedung Belajar, Pondok Pesantren","PeriodicalId":273288,"journal":{"name":"Lontara Abdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat","volume":"29 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Lontara Abdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.53861/lomas.v3i1.277","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
ABSTRAK
Indonesia merupakan wilayah yang rawan gempa sehingga beberapa gempa besar menimbulkan banyak kerusakan. Kota Surakarta pernah mengalami gempa yang membuat kerusakan parah dan pada saat ini berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan Kementerian ESDM, Kota Surakarta masuk dalam daerah zona merah atau kawasan bahaya terjadinya gempa tektonik. Mengingat bahwa Pondok Pesantren Islam Al Mukmin berada di perbatasan kota Surakarta yang memiliki gedung sekolah bertingkat dan asrama yang juga bertingkat dengan jumlah santri yang bermukim di asrama mendekati 1400 orang kiranya harus segera menyusun manajemen resiko bencana dengan melakukan mitigasi dan kesiap siagaan bencana gempa bumi. Sebagai tujuan yaitutersusunnya peta jalur evakuasi di gedung belajar Pondok Pesantren Al Mukmin Sukoharjo. Guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan maka metode yang digunakan adalah observasi jalur evakuasi dan rencana tempat pemasangan safety sign. Hasil pengabdian berupa tersusunya jalur evakuasi gedung belajar putra dangedung belajar putri serta rencana tempat pemasangan safety sign maupun lokasi titik kumpul telah disusun. Kesimpulan yang diperoleh bahwa Observasi lapangan guna mengenal adanya resiko bencana harus dilakukan sehingga pembuatan jalur evakuasi dan tempat pemasangan safety sign dapat disusun dan dilakukan dengan tepat.
Kata Kunci : Jalur Evakuasi Bencana, Gedung Belajar, Pondok Pesantren