{"title":"Local Wisdom for Character Education: A Study of Character Values in Tabot Tradition in Bengkulu","authors":"Een Syaputra","doi":"10.29300/IJSSE.V1I2.2245","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"ABSTRACT: TABOT ceremony is an annual event, which is done by the people of Bengkulu, particularly by the Sippai tribe, to memorize the death of Husein bin Ali bin Abi Talib, the grandson of Prophet Muhammad, in Karbala war in 61 Hijri or 681 AD. In this article, the discussion will focus on the activities of the Tabot Ritual Ceremony, especially regarding the values of character education contained in. This research used a descriptive qualitative method. The data collection is done by doing a literature study, then analyzed it using qualitative data analysis. Based on research that has been done, the result showed that Tabot Ritual Ceremony in Bengkulu is full of character values; symbolized from the equipment used, the philosophical foundation in each activity, and values that are reflected in the activities undertaken. From what has been found, the character values contained in Tabot Ritual Ceremonies are religious values, the spirit of struggle, love peace, brotherhood, hard work, self, love of the homeland, caring culture, and responsibility, which fits the character education proposed by the curriculum centre of Indonesia.ABSTRAK:Tradisi TABOT merupakan acara rutin yang diselenggarakan oleh masyarakat Bengkulu, khsusnya suku Sipai, untuk mengenang kematian Husein bin Ali bin Ali Thalib, cucu Nabi Muhammad dalam perang Karbala pada tahun 681 H. Dalam artikel ini, pembahasan akan berfokus pada srangkaian aktivitas dalam ritual Tabot, khususnya mengenai muatan nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literature dan dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil studi, ditemukan bahwa Tabot adalah tradisi yang syarat akan nilai-nilai karakter, yakni sebagaimana tercermin dari peralatan yang digunakan, tujuan dasar dari aktivitas yang dilakukan dan nilai-nilai yang tercermin dari aktivitas yang dilakukan. Adapun nilai-nilai pendidikan karakter yang trekandung dalam tradisi Tabot adalah nilai religious, semangat perjuangan, cinta damai, persaudaraan, kerja keras, mendiri, cinta tanah air, dan tanggung jawab.","PeriodicalId":315105,"journal":{"name":"Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE)","volume":"20 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-07-03","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"3","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE)","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.29300/IJSSE.V1I2.2245","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 3
Abstract
ABSTRACT: TABOT ceremony is an annual event, which is done by the people of Bengkulu, particularly by the Sippai tribe, to memorize the death of Husein bin Ali bin Abi Talib, the grandson of Prophet Muhammad, in Karbala war in 61 Hijri or 681 AD. In this article, the discussion will focus on the activities of the Tabot Ritual Ceremony, especially regarding the values of character education contained in. This research used a descriptive qualitative method. The data collection is done by doing a literature study, then analyzed it using qualitative data analysis. Based on research that has been done, the result showed that Tabot Ritual Ceremony in Bengkulu is full of character values; symbolized from the equipment used, the philosophical foundation in each activity, and values that are reflected in the activities undertaken. From what has been found, the character values contained in Tabot Ritual Ceremonies are religious values, the spirit of struggle, love peace, brotherhood, hard work, self, love of the homeland, caring culture, and responsibility, which fits the character education proposed by the curriculum centre of Indonesia.ABSTRAK:Tradisi TABOT merupakan acara rutin yang diselenggarakan oleh masyarakat Bengkulu, khsusnya suku Sipai, untuk mengenang kematian Husein bin Ali bin Ali Thalib, cucu Nabi Muhammad dalam perang Karbala pada tahun 681 H. Dalam artikel ini, pembahasan akan berfokus pada srangkaian aktivitas dalam ritual Tabot, khususnya mengenai muatan nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literature dan dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil studi, ditemukan bahwa Tabot adalah tradisi yang syarat akan nilai-nilai karakter, yakni sebagaimana tercermin dari peralatan yang digunakan, tujuan dasar dari aktivitas yang dilakukan dan nilai-nilai yang tercermin dari aktivitas yang dilakukan. Adapun nilai-nilai pendidikan karakter yang trekandung dalam tradisi Tabot adalah nilai religious, semangat perjuangan, cinta damai, persaudaraan, kerja keras, mendiri, cinta tanah air, dan tanggung jawab.
摘要:TABOT仪式是明库鲁人,尤其是西派部落,为纪念先知穆罕默德的孙子侯赛因·本·阿里·本·阿比·塔利卜于公元61年或681年在卡尔巴拉战争中丧生而举行的一年一度的活动。在本文中,讨论将重点放在禁忌仪式的活动,特别是关于其所包含的品格教育的价值。本研究采用描述性定性方法。数据收集采用文献研究法,然后采用定性数据分析法进行分析。研究结果表明,明库鲁的禁忌仪式充满了人格价值;从所使用的设备、每项活动的哲学基础和所进行的活动中反映的价值观来象征。从目前发现的情况来看,禁忌仪式所包含的品格价值观是宗教价值观、斗争精神、热爱和平、兄弟情谊、努力工作、自我、热爱祖国、关怀文化和责任,这与印尼课程中心提出的品格教育相吻合。摘要:Tradisi TABOT merupakan acara rutin yang diselenggarakan oleh masyarakat Bengkulu, khsusnya suku Sipai, untuk mengenang kematian Husein bin Ali bin Ali Thalib, cucu Nabi Muhammad dalam perang Karbala pada tahun 681 H. dalam artikel ini, pembahasan akan berfokus pada srangkaian aktivitas dalam ritual TABOT, khususnya mengenai muatan nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung di dalamnya。Penelitian ini dilakukan dengan方法描述定性。彭普兰资料,双拉库坎,双拉库坎研究文献,单拉库坎技术分析资料定性。Berdasarkan hasil studi, ditemukan bahwa Tabot adalah tradisi yang syarat akan nilai-nilai karakter, yakni sebagaimana tercermin dari peralatan yang digunakan, tujuan dasar dari aktivitas yang dilakukan dan nilai-nilai yang tercermin dari aktivitas yang dilakukan。Adapun nilai-nilai pendidikan karakter yang trekandung dalam tradisi Tabot adalah nilai religious, semangat perjuangan, cinta damai, persaudaraan, kerja keras, mendiri, cinta tanah air, dan tanggung jawab。