PENILAIAN RISIKO KESEHATAN TERKAIT STRESOR LINGKUNGAN KERJA FAKTOR FISIKA, KIMIA DAN BIOLOGI PADA PETUGAS PENGAMBIL CONTOH DI LABORATORIUM LINGKUNGAN PT X
{"title":"PENILAIAN RISIKO KESEHATAN TERKAIT STRESOR LINGKUNGAN KERJA FAKTOR FISIKA, KIMIA DAN BIOLOGI PADA PETUGAS PENGAMBIL CONTOH DI LABORATORIUM LINGKUNGAN PT X","authors":"Dian Komalasari, Sjahrul M Nasri","doi":"10.31004/jkt.v4i2.16048","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Laboratorium merupakan tempat kerja dengan potensi bahaya yang tinggi. Kegiatan laboratorium tidak terbatas pada pekerjaan pengujian namun juga aktivitas pengambilan contoh uji. Penilaian risiko kesehatan pada petugas pengambil contoh perlu diidentifikasi, dievaluasi, dan dikendalikan untuk memastikan pekerja terhindar dari penyakit akibat kerja. Studi ini bertujuan untuk menganalisis berbagai faktor risiko kesehatan terkait stresor lingkungan kerja Petugas Pengambil Contoh di Laboratorium Lingkungan PT X. Metode: Penelitian ini termasuk dalam penelitian observasional berdasarkan waktu penelitiannya. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan laporan yang disajikan dalam bentuk tabel dan diagram kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil: Terdapat 3 jenis aktivitas pekerjaan, yaitu pengambilan contoh uji udara emisi, pengambilan contoh uji udara ambien dan pengambilan contoh uji air dengan hasil identifikasi bahaya stresor lingkungan kerja 4 faktor fisika, 8 faktor kimia dan 3 faktor biologi. Berdasarkan hasil penilaian risiko, terdapat 2 diantaranya termasuk kategori risiko tinggi, 5 termasuk kategori risiko sedang dan 7 termasuk kategori risiko rendah. Simpulan: Pendekatan higien industri dengan metode exposure assessment dapat digunakan untuk menilai risiko kesehatan dari stresor lingkungan kerja","PeriodicalId":380921,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan Tambusai","volume":"261 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-06-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Kesehatan Tambusai","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.31004/jkt.v4i2.16048","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Laboratorium merupakan tempat kerja dengan potensi bahaya yang tinggi. Kegiatan laboratorium tidak terbatas pada pekerjaan pengujian namun juga aktivitas pengambilan contoh uji. Penilaian risiko kesehatan pada petugas pengambil contoh perlu diidentifikasi, dievaluasi, dan dikendalikan untuk memastikan pekerja terhindar dari penyakit akibat kerja. Studi ini bertujuan untuk menganalisis berbagai faktor risiko kesehatan terkait stresor lingkungan kerja Petugas Pengambil Contoh di Laboratorium Lingkungan PT X. Metode: Penelitian ini termasuk dalam penelitian observasional berdasarkan waktu penelitiannya. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan laporan yang disajikan dalam bentuk tabel dan diagram kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil: Terdapat 3 jenis aktivitas pekerjaan, yaitu pengambilan contoh uji udara emisi, pengambilan contoh uji udara ambien dan pengambilan contoh uji air dengan hasil identifikasi bahaya stresor lingkungan kerja 4 faktor fisika, 8 faktor kimia dan 3 faktor biologi. Berdasarkan hasil penilaian risiko, terdapat 2 diantaranya termasuk kategori risiko tinggi, 5 termasuk kategori risiko sedang dan 7 termasuk kategori risiko rendah. Simpulan: Pendekatan higien industri dengan metode exposure assessment dapat digunakan untuk menilai risiko kesehatan dari stresor lingkungan kerja