Kekerasan Berbasis Gender dalam Victim-Blaming pada Kasus Pelecehan yang Dipublikasi Media Online

Syarifah Nuzulliah Ihsani
{"title":"Kekerasan Berbasis Gender dalam Victim-Blaming pada Kasus Pelecehan yang Dipublikasi Media Online","authors":"Syarifah Nuzulliah Ihsani","doi":"10.22146/jwk.2239","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Kekerasan berbasis gender online sering terjadi di media online. Banyak pemberitaan mengenai pelecehan di internet yang menggiring masyarakat untuk menyalahkan korban. Maraknya victim-blaming terhadap korban pelecehan menyebabkan mereka merasa malu, terancam, dan tidak memperoleh haknya sebagai korban. Bahkan, victim-blaming menyebabkan banyaknya korban pelecehan yang lebih memilih bungkam daripada menceritakan permasalahan mereka karena khawatir akan disalahkan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat penyebab victim-blaming pada kasus pelecehan yang dipublikasikan melalui media online agar dapat memberikan rekomendasi kebijakan untuk perlindungan terhadap korban. Penelitian ini dilakukan dengan studi literatur melalui pencarian inklusif literatur yang telah dipublikasi dan mengidentifikasi studi yang berkaitan dengan victim-blaming pada kasus kekerasan berbasis gender yang dipublikasi melalui media online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran media online terhadap budaya victim-blaming disebabkan karena adanya bias gender pada praktik jurnalistik pada media online. Penggunaan diksi yang bias terhadap korban, menggiring pembaca menerima stereotip yang dikontruksi oleh media online sehingga tindakan victim-blaming sering terjadi. \n===== \nOnline gender-based violence often occurs in online media. Many news about harassment on the internet has led people to blame the victim. The victims of harassment often blamed people, which causes them to feel ashamed, threatened, and do not get their rights as victims. Blaming the victim also causes many victims to prefer silence rather than telling the problem for fear of blaming. This study aims to review the causes of victim-blaming of published harassment cases through online media to provide policy recommendations to protect the victims. This research was conducted by studying literature through published literature searches and identifying studies related to victim-blaming in published gender-based violence cases through online media. The results demonstrate that gender bias in journalism practices in online media has a role on online media in victim-blaming. The use of victim-biased diction leads the reader to accept stereotypes constructed by online media motivate victim-blaming occurred.","PeriodicalId":311899,"journal":{"name":"Jurnal Wanita dan Keluarga","volume":"225 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-07-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"4","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Wanita dan Keluarga","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.22146/jwk.2239","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 4

Abstract

Kekerasan berbasis gender online sering terjadi di media online. Banyak pemberitaan mengenai pelecehan di internet yang menggiring masyarakat untuk menyalahkan korban. Maraknya victim-blaming terhadap korban pelecehan menyebabkan mereka merasa malu, terancam, dan tidak memperoleh haknya sebagai korban. Bahkan, victim-blaming menyebabkan banyaknya korban pelecehan yang lebih memilih bungkam daripada menceritakan permasalahan mereka karena khawatir akan disalahkan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat penyebab victim-blaming pada kasus pelecehan yang dipublikasikan melalui media online agar dapat memberikan rekomendasi kebijakan untuk perlindungan terhadap korban. Penelitian ini dilakukan dengan studi literatur melalui pencarian inklusif literatur yang telah dipublikasi dan mengidentifikasi studi yang berkaitan dengan victim-blaming pada kasus kekerasan berbasis gender yang dipublikasi melalui media online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran media online terhadap budaya victim-blaming disebabkan karena adanya bias gender pada praktik jurnalistik pada media online. Penggunaan diksi yang bias terhadap korban, menggiring pembaca menerima stereotip yang dikontruksi oleh media online sehingga tindakan victim-blaming sering terjadi. ===== Online gender-based violence often occurs in online media. Many news about harassment on the internet has led people to blame the victim. The victims of harassment often blamed people, which causes them to feel ashamed, threatened, and do not get their rights as victims. Blaming the victim also causes many victims to prefer silence rather than telling the problem for fear of blaming. This study aims to review the causes of victim-blaming of published harassment cases through online media to provide policy recommendations to protect the victims. This research was conducted by studying literature through published literature searches and identifying studies related to victim-blaming in published gender-based violence cases through online media. The results demonstrate that gender bias in journalism practices in online media has a role on online media in victim-blaming. The use of victim-biased diction leads the reader to accept stereotypes constructed by online media motivate victim-blaming occurred.
网络媒体报道的骚扰案件中基于性别的暴力
基于性别的暴力行为经常出现在网上媒体上。许多人报道了互联网上的欺凌事件,导致人们责怪受害者。受害者以受害者为食的普遍做法,使他们感到羞耻、受到威胁和剥夺其作为受害者的权利。事实上,受害者的沉默导致许多受虐待的受害者宁愿保持沉默,也不愿谈论他们的问题,因为他们担心受到指责。本研究旨在研究网上公布的骚扰案件中受害者受到伤害的原因,以提供保护受害者的政策建议。这项研究是通过对已出版的文献进行包容研究,并确定了通过在线媒体传播的性别暴力案件受害者受到的相关研究。研究表明,网络媒体对受害者文化的作用是由于网络媒体实践中的性别歧视。对受害者的偏误使用使读者受到在线媒体固有的刻板印象,从而使受害者的行为频繁发生。网上犯罪的暴力。互联网上许多关于骚扰的新闻使人们责怪受害者。被激怒的受害者,这让他们感到羞辱、受到威胁,而不是像受害者那样获得权利。受害者还会因为沉默而带来许多受害者,而不是因为害怕而说出问题。这项研究将通过媒体提供保护受害者的建议,审查受害者在网上的意图。这项研究是由在网上发布的基于暴力的基础上发表的基于文学的著作委托进行的。在网络媒体实践中性别偏见的重复示范在受害者面前在网络媒体上扮演了一个角色。使用受害者通常的痛苦导致读者接受在线媒体动机受害者被起诉的刻板印象。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书