ANALISIS KINERJA RUAS JALAN AKIBAT ON – STREET PARKING SYSTEM PASCA PEMASANGAN ALAT METER PARKIR (STUDI KASUS RUAS JALAN PERMINDO KOTA PADANG)

Angelalia Roza, Q. Guvil, Redho Budiman Birman
{"title":"ANALISIS KINERJA RUAS JALAN AKIBAT ON – STREET PARKING SYSTEM PASCA PEMASANGAN ALAT METER PARKIR (STUDI KASUS RUAS JALAN PERMINDO KOTA PADANG)","authors":"Angelalia Roza, Q. Guvil, Redho Budiman Birman","doi":"10.21063/JTS.2018.V5.2.62-76","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Kawasan permindo saat ini telah memberikan ruang bagi pedestrian untuk beraktivitas dalam kategori nyaman (Suri, 2018). Namun adanya aktivitas on street parking dan PKL di badan jalan yang kurang tertib membuat image kawasan tersebut belum ideal (Wahyudi, 2016; Agusmanto, 2017). Aktivitas tersebut seringkali menimbulkan gangguan arus terutama pada jam puncak, sehingga memberi dampak negatif terhadap kinerja ruas jalan Permindo. Sebetulnya Pemerintah Kota Padang telah melakukan upaya manajemen parkir yang perlu diapresiasi, salah satunya dengan Parking Meter System , tapi dilaporkan belum sukses. Perlu dikaji ulang formulasi kebijakan on street parking yang sesuai untuk kawasan ini. Diamati dari hasil analisis (C= 1155,805 smp/jam) pasca diberlakukannya alat parkir meter di kawasan Permindo, kondisi pelayanan cukup baik dengan ciri kendaraan berjalan lancar namun terdapat hambatan lalu lintas yang sudah lebih mengganggu (DS=0.83). Namun seiring peningkatan volume akibat laju pertumbuhan kendaraan, maka pelayanan di ruas jalan ini berpotensi menurun, apabila tidak segera diantisipasi dengan kebijakan parkir yang tepat. Penelitian ini bermaksud memberi pandangan terkait dua alternatif kebijakan: pengalihan on street parking dan pengendalian on street parking yang mungkin diterapkan di kawasan ini. Skenario pengalihan on street parking menjadi off street parking tersebut, diduga meningkatkan lebar efektif jalan (dari ±6 meter menjadi ±12 meter), meningkatkan kapasitas (dari C= 1155,805 menjadi C = 1356,82 smp/jam ) dan mampu mereduksi nilai derajat kejenuhan (dari DS=0.83 menjadi DS=0,71) sehingga masuk dalam kategori kondisi pelayanan baik yang memiliki ciri arus lancar dan sedikit hambatan. Namun alternatif pengalihan on street parking ini tidak disukai responden yang terlihat dari hasil analisis deskriptif terhadap respon pengguna. Skenario pengalihan on street parking menjadi off street parking tersebut kemudian di cross check menggunakan teknik statistik inferensial dengan cara mengukur tingkat kenyamanan pengguna melalui analisis persepsi. Data persepsi dikumpulkan dengan teknik paper based survey terhadap 100 responden (PKL dan Pengguna Parkir). Hasil analisis persepsi menunjukkan bahwa tingkat kenyamanan ruas jalan Permindo masih berada pada level “cukup nyaman”. Terbukti melalu Uji validitas terhadap tiap butir pertanyaan dengan Uji t (t hitung > t tabel = 1,6605), yang memenuhi kriteria “valid”. Dan Uji reabilitas instrumen dengan Korelasi Pearson Product Moment dan Cronbach Alpha ( > r tabel = 0,196), yang memenuhi kriteria “reliable”. Dalam hal ini on street parking belum dirasa sangat mengganggu dari sudut pandang responden. Maka berdasarkan hasil kajian, apabila on street parkir di kawasan ini masih tetap dipertahankan, perlu dilakukan pengendalian on street parking melalui optimalisasi penerapan alat meter parkir diiringi kebijakan pembatasan parkir dan manajemen tarif. Terkait perumusan kebijakan tarif,  alternatif  1  (Rp. 3.500 untuk 1 jam pertama dan Rp. 1.000 untuk jam berikutnya) direkomendasikan untuk kendaraan roda dua, dan alternatif 2 (Rp. 3.500 untuk 1 jam pertama dan Rp. 1.000 untuk jam berikutnya) direkomendasikan untuk kendaraan roda empat.","PeriodicalId":300277,"journal":{"name":"Jurnal Teknik Sipil ITP","volume":"29 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2018-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Teknik Sipil ITP","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.21063/JTS.2018.V5.2.62-76","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Kawasan permindo saat ini telah memberikan ruang bagi pedestrian untuk beraktivitas dalam kategori nyaman (Suri, 2018). Namun adanya aktivitas on street parking dan PKL di badan jalan yang kurang tertib membuat image kawasan tersebut belum ideal (Wahyudi, 2016; Agusmanto, 2017). Aktivitas tersebut seringkali menimbulkan gangguan arus terutama pada jam puncak, sehingga memberi dampak negatif terhadap kinerja ruas jalan Permindo. Sebetulnya Pemerintah Kota Padang telah melakukan upaya manajemen parkir yang perlu diapresiasi, salah satunya dengan Parking Meter System , tapi dilaporkan belum sukses. Perlu dikaji ulang formulasi kebijakan on street parking yang sesuai untuk kawasan ini. Diamati dari hasil analisis (C= 1155,805 smp/jam) pasca diberlakukannya alat parkir meter di kawasan Permindo, kondisi pelayanan cukup baik dengan ciri kendaraan berjalan lancar namun terdapat hambatan lalu lintas yang sudah lebih mengganggu (DS=0.83). Namun seiring peningkatan volume akibat laju pertumbuhan kendaraan, maka pelayanan di ruas jalan ini berpotensi menurun, apabila tidak segera diantisipasi dengan kebijakan parkir yang tepat. Penelitian ini bermaksud memberi pandangan terkait dua alternatif kebijakan: pengalihan on street parking dan pengendalian on street parking yang mungkin diterapkan di kawasan ini. Skenario pengalihan on street parking menjadi off street parking tersebut, diduga meningkatkan lebar efektif jalan (dari ±6 meter menjadi ±12 meter), meningkatkan kapasitas (dari C= 1155,805 menjadi C = 1356,82 smp/jam ) dan mampu mereduksi nilai derajat kejenuhan (dari DS=0.83 menjadi DS=0,71) sehingga masuk dalam kategori kondisi pelayanan baik yang memiliki ciri arus lancar dan sedikit hambatan. Namun alternatif pengalihan on street parking ini tidak disukai responden yang terlihat dari hasil analisis deskriptif terhadap respon pengguna. Skenario pengalihan on street parking menjadi off street parking tersebut kemudian di cross check menggunakan teknik statistik inferensial dengan cara mengukur tingkat kenyamanan pengguna melalui analisis persepsi. Data persepsi dikumpulkan dengan teknik paper based survey terhadap 100 responden (PKL dan Pengguna Parkir). Hasil analisis persepsi menunjukkan bahwa tingkat kenyamanan ruas jalan Permindo masih berada pada level “cukup nyaman”. Terbukti melalu Uji validitas terhadap tiap butir pertanyaan dengan Uji t (t hitung > t tabel = 1,6605), yang memenuhi kriteria “valid”. Dan Uji reabilitas instrumen dengan Korelasi Pearson Product Moment dan Cronbach Alpha ( > r tabel = 0,196), yang memenuhi kriteria “reliable”. Dalam hal ini on street parking belum dirasa sangat mengganggu dari sudut pandang responden. Maka berdasarkan hasil kajian, apabila on street parkir di kawasan ini masih tetap dipertahankan, perlu dilakukan pengendalian on street parking melalui optimalisasi penerapan alat meter parkir diiringi kebijakan pembatasan parkir dan manajemen tarif. Terkait perumusan kebijakan tarif,  alternatif  1  (Rp. 3.500 untuk 1 jam pertama dan Rp. 1.000 untuk jam berikutnya) direkomendasikan untuk kendaraan roda dua, dan alternatif 2 (Rp. 3.500 untuk 1 jam pertama dan Rp. 1.000 untuk jam berikutnya) direkomendasikan untuk kendaraan roda empat.
ON - STREET PARKING系统安装后街车性能分析
目前的地质区域为行人提供了舒适的活动空间(苏瑞,2018)。但是街头公园和街头小贩在不那么有序的街道上的活动使得该地区的形象仍然不理想(Wahyudi, 2016年;Agusmanto, 2017)。这些活动通常会在高峰时段造成水流干扰,从而对赛道的性能产生负面影响。事实上,巴东市政府已经对停车系统进行了一项需要评估的停车场管理工作,但报告还没有成功。需要重新制定适用于该地区的街道公园政策制定方案。根据分析(cct = 1155,805 /小时),服务条件良好,具有良好的步行特征,但存在更令人不安的交通障碍(DS=0.83)。但是,由于车辆增长速度的增加,在这条道路上的服务有可能减少,如果没有立即制定适当的停车政策的话。这项研究的目的是提出两种截然不同的政策:可能适用于该地区的街道公园转移和公园控制。这些场景转移街停车场成为了街停车场,疑似有效路(从±6米宽度增加到±12米),(C = 1155.805的容量增加到C =初中1356.82 /小时)并且能够变成了一个价值83度的饱和(DS = 0。成DS = 0,71)流进的良好服务条件类别特征顺利和更少的障碍。但是这种街停车场的替代方案不太受欢迎的受访者从描述性对用户反应的分析中可以看到。公园街的转移场景变成了街外的公园,然后通过感知分析来衡量用户的舒适性,通过交叉引用统计技术进行了交叉检查。感知数据通过调查100名受访者(PKL和泊车用户)收集感知数据。我们的知觉分析表明,运河道的舒适性仍然处于“相当舒适”的水平。通过t (t计数> t表= 16605)测试证明每个问题的有效性,该测试符合“有效”标准。以及皮尔逊产品力矩与Cronbach Alpha相关的硬件reabilitos测试(> r表= 0.196),符合“可可靠性”标准。从调查人员的角度来看,在街上停车这件事上,没有什么比这更令人不安的了。因此,根据调查,如果该地区的街道公园仍然保持良好的地位,则有必要通过优化使用计价器来控制街道公园,并制定限制停车和关税管理政策。根据关税政策的制定,第一个小时的替代(3500美元)和下个小时的$ 1)建议使用双轮汽车,而第一个小时的替代方案(3500美元)则建议使用四轮汽车。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书