S. W. Prijowuntato, Ignatius Bondan Suratno, Catharina Wigati Retno Astuti
{"title":"PENGUATAN PEMBELAJARAN BERBASIS PJBL DAN PBL PADA GURU-GURU DI YAYASAN INSAN MANDIRI DENPASAR","authors":"S. W. Prijowuntato, Ignatius Bondan Suratno, Catharina Wigati Retno Astuti","doi":"10.9744/share.9.1.1-6","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Implementasi Kurikulum Merdeka mensyaratkan bahwa guru membelajarkan siswa dengan menggunakan model pembelajaran yang berpusat pada siswa. Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL) merupakan dua contoh model pembelajaran yang berpusat pada siswa. Sebagian besar guru-guru di Yayasan Insan Mandiri Denpasar Cabang Lombok sudah memahami kedua model pembelajaran tersebut. Namun, guru-guru masih ragu dalam menerapkan pada pembelajaran di kelas. Kegiatan pengabdian ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara perwakilan dosen FKIP Universitas Sanata Dharma pada tanggal 14 Januari 2022. Dalam pertemuan tersebut terungkap bahwa guru belum menggunakan pembelajaran yang bervariasi. Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah memberikan penguatan pada guru-guru di Yayasan Insan Mandiri Denpasar Cabang Lombok dalam menerapkan model pembelajaran yang berpusat pada siswa, khususnya problem based learning dan project based learning. Metode yang digunakan mencakup empat langkah, yaitu: 1) persiapan dan perencanaan, 2) penguatan implementasi metode PJBL dan atau PBL melalui zoom meeting, 3) kegiatan terbimbing, dan 4) sharing implementasi pembelajaran setelah menerapkan PjBL dan atau PBL. Kegiatan sharing pembelajaran dilakukan untuk berbagi tentang pengalaman guru dalam mengimplementasikan PjBL dana tau PBL. Kegiatan sharing pembelajaran ini dilakukan dengan menggunakan zoom meeting. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa guru-guru mulai berani menerapkan model pembelajaran problem based learning dan atau project based learning, dan melakukan asesmen. Di samping itu, guru-guru juga sudah memahami cara membuat masalah dan projek yang kontekstual.","PeriodicalId":338284,"journal":{"name":"SHARE \"SHaring - Action - REflection\"","volume":"91 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-03-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"SHARE \"SHaring - Action - REflection\"","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.9744/share.9.1.1-6","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Implementasi Kurikulum Merdeka mensyaratkan bahwa guru membelajarkan siswa dengan menggunakan model pembelajaran yang berpusat pada siswa. Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL) merupakan dua contoh model pembelajaran yang berpusat pada siswa. Sebagian besar guru-guru di Yayasan Insan Mandiri Denpasar Cabang Lombok sudah memahami kedua model pembelajaran tersebut. Namun, guru-guru masih ragu dalam menerapkan pada pembelajaran di kelas. Kegiatan pengabdian ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara perwakilan dosen FKIP Universitas Sanata Dharma pada tanggal 14 Januari 2022. Dalam pertemuan tersebut terungkap bahwa guru belum menggunakan pembelajaran yang bervariasi. Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah memberikan penguatan pada guru-guru di Yayasan Insan Mandiri Denpasar Cabang Lombok dalam menerapkan model pembelajaran yang berpusat pada siswa, khususnya problem based learning dan project based learning. Metode yang digunakan mencakup empat langkah, yaitu: 1) persiapan dan perencanaan, 2) penguatan implementasi metode PJBL dan atau PBL melalui zoom meeting, 3) kegiatan terbimbing, dan 4) sharing implementasi pembelajaran setelah menerapkan PjBL dan atau PBL. Kegiatan sharing pembelajaran dilakukan untuk berbagi tentang pengalaman guru dalam mengimplementasikan PjBL dana tau PBL. Kegiatan sharing pembelajaran ini dilakukan dengan menggunakan zoom meeting. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa guru-guru mulai berani menerapkan model pembelajaran problem based learning dan atau project based learning, dan melakukan asesmen. Di samping itu, guru-guru juga sudah memahami cara membuat masalah dan projek yang kontekstual.
免费课程的实施要求教师将学生与以学生为中心的学习模式进行对照。基础学习问题(PBL)和基础学习项目(PjBL)是以学生为中心的学习模式的两个例子。龙目岛独立登巴萨基金会的大多数教师已经了解这两种学习模式。然而,老师们仍然对课堂上的学习犹豫不决。这一奉献活动是2022年1月14日萨纳塔达摩大学FKIP助教会议的后续内容。会议透露,教师还没有使用不同的学习方法。这种社区奉献的目的是加强龙目岛独立登巴萨基金会的教师,以学生为中心的学习模式,特别是基于学习和学习计划的问题。使用的方法包括四个步骤,即1)准备和计划,2)通过缩放会议加强PJBL方法和或PBL方法,3)指导活动,和4)应用PJBL和或PBL后分享学习实施。分享学习活动是为了分享教师实施PjBL dana tau PBL的经验。这些学习分享活动是通过缩放会议进行的。这一活动的结果表明,教师们开始大胆地运用基于学习和或项目的问题学习模式,并进行评估。此外,教师还学会了如何制造与背景相关的问题和项目。