{"title":"PENATAAN KAWASAN KUMUH DI SEMPADAN SUNGAI PINYUH KABUPATEN MEMPAWAH","authors":"Franciscus Xaverius Moan Bura","doi":"10.51266/borneoakcaya.v8i1.226","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"ABSTRAKKelurahan Sungai Pinyuh merupakan kawasan perkotaan terpadat di Kabupaten Mempawah. Perkembangan kawasan perkotaan yang relatif cepat mengakibatkan pembangunan fisik perkotaan menjadi tidak terkendali. Hal ini juga dialami di sektor perdagangan dan jasa yaitu, penggunaan ruang yang tidak ideal di kawasan perkotaan semacam ini. Pemanfaatan sempadan sungai berupa pertokoan menjadi masalah dari segi estetika, keamanan, kenyamanan, dan terganggunya fungsi sempadan sungai sebagai kawasan lindung. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan strategi dalam penanganan kawasan kumuh di sempadan sungai tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif-deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, studi literatur dan peraturan-peraturan terkait,dan dianalisis dengan SWOT kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kawasan tersebut tidak layak untuk permukiman ataupun kegiatan perdagangan dan jasa, serta direkomendasikan untuk dikembalikan fungsinya sebagai kawasan lindung sempadan sungai.","PeriodicalId":356044,"journal":{"name":"JURNAL BORNEO AKCAYA","volume":"179 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-09-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"JURNAL BORNEO AKCAYA","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.51266/borneoakcaya.v8i1.226","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
ABSTRAKKelurahan Sungai Pinyuh merupakan kawasan perkotaan terpadat di Kabupaten Mempawah. Perkembangan kawasan perkotaan yang relatif cepat mengakibatkan pembangunan fisik perkotaan menjadi tidak terkendali. Hal ini juga dialami di sektor perdagangan dan jasa yaitu, penggunaan ruang yang tidak ideal di kawasan perkotaan semacam ini. Pemanfaatan sempadan sungai berupa pertokoan menjadi masalah dari segi estetika, keamanan, kenyamanan, dan terganggunya fungsi sempadan sungai sebagai kawasan lindung. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan strategi dalam penanganan kawasan kumuh di sempadan sungai tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif-deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, studi literatur dan peraturan-peraturan terkait,dan dianalisis dengan SWOT kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kawasan tersebut tidak layak untuk permukiman ataupun kegiatan perdagangan dan jasa, serta direkomendasikan untuk dikembalikan fungsinya sebagai kawasan lindung sempadan sungai.