Peningkatan Pengetahuan Penyakit Tidak Menular (PTM) Pada Masyarakat Resiko Tinggi Melalui Pendidikan Kesehatan

D. Purqoti, Baiq Rulli Fatmawati, Zaenal arifin, Ilham, Zuliardi, Harlina putri Rusiana
{"title":"Peningkatan Pengetahuan Penyakit Tidak Menular (PTM) Pada Masyarakat Resiko Tinggi Melalui Pendidikan Kesehatan","authors":"D. Purqoti, Baiq Rulli Fatmawati, Zaenal arifin, Ilham, Zuliardi, Harlina putri Rusiana","doi":"10.53860/losari.v4i2.108","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penyakit tidak menular (PTM) berdampak luas terhadap kesehatan dan sosial ekonomi, dan salah satu diantaranya adalah masalah biaya perawatan yang lebih tinggi. Selain itu PTM menjadi salah satu penyebab kematian terbanyak di dunia. Beberapa penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian secara global diantaranya adalah diabetes mellitus, penyakit kardiovaskuler, kanker, dan penyakit pernafasan kronis. Menurut WHO PTM menjadi penyebab utama kematian di dunia, dimana pada tahun 2016 sebanyak 71% kematian disebabkan oleh penyakit tidak menular. Berdasarkan jenis penyakit penyebab kematian diantaranya adalah penyakit kardiovaskuler (31%), kanker (16%), penyakit pernafasan kronik (7%) dan diabetes mellitus (3%)(WHO, 2018). Data WHO juga menunjukan bahwa angka kematian akibat penyakit tidak menular di wilayah Asia Tenggara cukup tinggi yaitu sekitar 23% jika dibandingkan dengan negara eropa (17%) dan amerika (15%) Metode: Metode pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam bentuk pemberian pendidikan kesehatan tentang penyakit tidak menular dengan cara Ceramah dan membagikan leflet setelah itu dilanjutkan dengan tanya jawab dan diskusi.. Simpulan: dari hasil pengabdian dapat disimpulkan bahwa Pendidikan Kesehatan dengan metode  ceramah dan membagikan leflet dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit tidak menular, sehingga masyarakat diharapkan mampu melakukan pencegahan dan penanganan terhadap PTM itu sendiri.","PeriodicalId":105973,"journal":{"name":"LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat","volume":"11 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-12-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.53860/losari.v4i2.108","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) berdampak luas terhadap kesehatan dan sosial ekonomi, dan salah satu diantaranya adalah masalah biaya perawatan yang lebih tinggi. Selain itu PTM menjadi salah satu penyebab kematian terbanyak di dunia. Beberapa penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian secara global diantaranya adalah diabetes mellitus, penyakit kardiovaskuler, kanker, dan penyakit pernafasan kronis. Menurut WHO PTM menjadi penyebab utama kematian di dunia, dimana pada tahun 2016 sebanyak 71% kematian disebabkan oleh penyakit tidak menular. Berdasarkan jenis penyakit penyebab kematian diantaranya adalah penyakit kardiovaskuler (31%), kanker (16%), penyakit pernafasan kronik (7%) dan diabetes mellitus (3%)(WHO, 2018). Data WHO juga menunjukan bahwa angka kematian akibat penyakit tidak menular di wilayah Asia Tenggara cukup tinggi yaitu sekitar 23% jika dibandingkan dengan negara eropa (17%) dan amerika (15%) Metode: Metode pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam bentuk pemberian pendidikan kesehatan tentang penyakit tidak menular dengan cara Ceramah dan membagikan leflet setelah itu dilanjutkan dengan tanya jawab dan diskusi.. Simpulan: dari hasil pengabdian dapat disimpulkan bahwa Pendidikan Kesehatan dengan metode  ceramah dan membagikan leflet dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit tidak menular, sehingga masyarakat diharapkan mampu melakukan pencegahan dan penanganan terhadap PTM itu sendiri.
增加非传染性疾病知识(非传染性疾病)通过卫生教育提高社会风险
非传染性疾病(非传染性疾病)对健康和社会经济产生了深远的影响,其中之一就是更高的医疗成本。除此之外,非传染性疾病是世界上死亡人数最多的疾病之一。全球一些非传染性疾病可导致死亡,其中包括糖尿病、心血管疾病、癌症和慢性呼吸道疾病。根据世卫组织非传染性疾病的数据,世界上死亡的主要原因是2016年71%的非传染性疾病。其死亡原因包括心血管疾病(31%)、癌症(16%)、慢性呼吸系统疾病(7%)和糖尿病(世卫组织,2018年)。世卫组织的数据还显示,东南亚地区不会传染疾病的死亡率相当高约23%,相比欧洲国家(17%)和美国(15%):方法方法的形式奉献给这个社会做礼物不会传染疾病的健康教育讲座和分享方式leflet之后继续讨论和问答…结论:从奉献的结果可以得出结论,以演讲和分享技巧进行的医疗教育可以提高公众对非传染性疾病的认识,因此人们希望社会能够对非传染性疾病进行预防和治疗。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书