Evaluation of government funding support for national priority development related to the environmental sector in regions

A. Pambudi
{"title":"Evaluation of government funding support for national priority development related to the environmental sector in regions","authors":"A. Pambudi","doi":"10.33751/injast.v4i1.7283","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Sustainable development focusing on environmental issues is the target of both central and local governments. Ideally, planning and funding this issue requires harmonizing and implementing top-down and bottom-up alignment. Neglect from a regional point of view often causes various obstacles in implementation, which of course, causes inefficiency. The allocation and distribution of budgeting through special transfer funds for environmental issues are interesting to elaborate with attention to the sustainability of the policy and the expected benefits. The analysis of the implementation of government funding support for the development of national priorities related to the environmental sector in the region is interesting to be elaborated more deeply to provide information on strategic control and integration of future development. This further elaboration is in line with the national economic recovery after the COVID-19 pandemic, which has attracted the attention of many parties. The method used in the analysis is a qualitative approach through literature review and limited discussion (FGD) with stakeholders at the central-regional level and through online survey methods. The literature review uses previous research, journals, books, and planning documents at the central and regional levels to capture the Physical SAF 2021 policy for the environment, analyze budget distribution, and analyze central-regional planning/funding alignment in terms of planning documents. Focus Group Discussion (FGD) method and online questionnaires are used to capture field problems. Expectations desired in this evaluation-based analysis can provide recommendations following the actual conditions in the area as the implementer of this fund.Pembangunan berkelanjutan yang berfokus pada isu lingkungan menjadi target pemerintah baik pusat maupun daerah. Idealnya, perencanaan dan pendanaan masalah ini membutuhkan harmonisasi dan implementasi top-down dan bottom-up. Pengabaian dari sudut pandang daerah seringkali menimbulkan berbagai kendala dalam pelaksanaannya, yang tentunya menimbulkan inefisiensi. Alokasi dan distribusi penganggaran melalui dana transfer khusus untuk masalah lingkungan hidup menarik untuk dijabarkan dengan memperhatikan kesinambungan kebijakan dan manfaat yang diharapkan. Analisis pelaksanaan dukungan pendanaan pemerintah untuk pembangunan prioritas nasional terkait bidang lingkungan hidup di daerah menarik untuk dielaborasi lebih dalam guna memberikan informasi pengendalian strategis dan keterpaduan pembangunan ke depan. Penjelasan lebih lanjut ini sejalan dengan pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi COVID-19 yang menjadi perhatian banyak pihak. Metode yang digunakan dalam analisis adalah pendekatan kualitatif melalui kajian pustaka dan diskusi terbatas (FGD) dengan pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah serta melalui metode survei online. Tinjauan literatur menggunakan penelitian sebelumnya, jurnal, buku, dan dokumen perencanaan di tingkat pusat dan daerah untuk menangkap kebijakan SAF Fisik 2021 untuk lingkungan, menganalisis distribusi anggaran, dan menganalisis keselarasan perencanaan/pembiayaan pusat-daerah dalam hal dokumen perencanaan. Metode Focus Group Discussion (FGD) dan kuesioner online digunakan untuk menjaring permasalahan lapangan. Harapan yang diinginkan dalam analisis berbasis evaluasi ini dapat memberikan rekomendasi sesuai dengan kondisi aktual di daerah selaku pelaksana dana ini.","PeriodicalId":191982,"journal":{"name":"Indonesian Journal of Applied Environmental Studies","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Indonesian Journal of Applied Environmental Studies","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.33751/injast.v4i1.7283","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Sustainable development focusing on environmental issues is the target of both central and local governments. Ideally, planning and funding this issue requires harmonizing and implementing top-down and bottom-up alignment. Neglect from a regional point of view often causes various obstacles in implementation, which of course, causes inefficiency. The allocation and distribution of budgeting through special transfer funds for environmental issues are interesting to elaborate with attention to the sustainability of the policy and the expected benefits. The analysis of the implementation of government funding support for the development of national priorities related to the environmental sector in the region is interesting to be elaborated more deeply to provide information on strategic control and integration of future development. This further elaboration is in line with the national economic recovery after the COVID-19 pandemic, which has attracted the attention of many parties. The method used in the analysis is a qualitative approach through literature review and limited discussion (FGD) with stakeholders at the central-regional level and through online survey methods. The literature review uses previous research, journals, books, and planning documents at the central and regional levels to capture the Physical SAF 2021 policy for the environment, analyze budget distribution, and analyze central-regional planning/funding alignment in terms of planning documents. Focus Group Discussion (FGD) method and online questionnaires are used to capture field problems. Expectations desired in this evaluation-based analysis can provide recommendations following the actual conditions in the area as the implementer of this fund.Pembangunan berkelanjutan yang berfokus pada isu lingkungan menjadi target pemerintah baik pusat maupun daerah. Idealnya, perencanaan dan pendanaan masalah ini membutuhkan harmonisasi dan implementasi top-down dan bottom-up. Pengabaian dari sudut pandang daerah seringkali menimbulkan berbagai kendala dalam pelaksanaannya, yang tentunya menimbulkan inefisiensi. Alokasi dan distribusi penganggaran melalui dana transfer khusus untuk masalah lingkungan hidup menarik untuk dijabarkan dengan memperhatikan kesinambungan kebijakan dan manfaat yang diharapkan. Analisis pelaksanaan dukungan pendanaan pemerintah untuk pembangunan prioritas nasional terkait bidang lingkungan hidup di daerah menarik untuk dielaborasi lebih dalam guna memberikan informasi pengendalian strategis dan keterpaduan pembangunan ke depan. Penjelasan lebih lanjut ini sejalan dengan pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi COVID-19 yang menjadi perhatian banyak pihak. Metode yang digunakan dalam analisis adalah pendekatan kualitatif melalui kajian pustaka dan diskusi terbatas (FGD) dengan pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah serta melalui metode survei online. Tinjauan literatur menggunakan penelitian sebelumnya, jurnal, buku, dan dokumen perencanaan di tingkat pusat dan daerah untuk menangkap kebijakan SAF Fisik 2021 untuk lingkungan, menganalisis distribusi anggaran, dan menganalisis keselarasan perencanaan/pembiayaan pusat-daerah dalam hal dokumen perencanaan. Metode Focus Group Discussion (FGD) dan kuesioner online digunakan untuk menjaring permasalahan lapangan. Harapan yang diinginkan dalam analisis berbasis evaluasi ini dapat memberikan rekomendasi sesuai dengan kondisi aktual di daerah selaku pelaksana dana ini.
评价政府对各区域与环境部门有关的国家优先发展的供资支助
以环境问题为重点的可持续发展是中央和地方政府的目标。理想情况下,规划和资助这个问题需要协调和实施自顶向下和自底向上的一致性。从区域的角度来看,忽视往往会在执行中造成各种障碍,这当然会造成效率低下。考虑到政策的可持续性和预期的利益,通过环境问题的特别转移资金来分配预算是很有趣的。对政府资助本区域发展与环境部门有关的国家优先事项的执行情况的分析值得更深入地阐述,以便提供关于战略控制和未来发展一体化的资料。这一进一步阐述与疫情后国家经济复苏相适应,引起各方关注。在分析中使用的方法是通过文献综述和有限的讨论(FGD)与利益相关者在中央-区域一级,并通过在线调查方法定性的方法。文献综述使用了以前的研究、期刊、书籍和中央和地区层面的规划文件,以捕捉物理SAF 2021环境政策,分析预算分配,并根据规划文件分析中央-区域规划/资金一致性。使用焦点小组讨论(FGD)方法和在线问卷调查来捕捉现场问题。这种以评价为基础的分析所期望的结果,可以作为基金的执行者,根据该地区的实际情况提出建议。彭邦古南·贝克兰·朱坦杨·贝克兰·朱丹杨·贝克兰·朱丹杨·贝克兰·朱丹杨·贝克兰·曼贾迪目标:彭邦古南·贝克兰·曼贾迪。理想的情况是,从上到下,从下到上,从上到下,从上到下,从上到下。Pengabaian dari sudut pandang daerah seringkali menmenbulkan berbagai kendala dalam pelaksanaannya, yang tentunya menmenbulkan infinisiensi。Alokasi dan distribution busi penganggaran melalui dana transfer khusus untuk masalah lingkungan hidup menarik untuk dijabarkan dengan成员khasatikan kesinambungan kebijakan dan manfaat yang diharapkan。分析:国家关系,国家关系,国家关系,国家关系,国家关系,国家关系,国家关系,国家关系,国家关系,国家关系,国家关系,国家关系,国家关系彭杰拉桑lebih lanjut ini sejalan dengan pemulihan经济国家新冠肺炎大流行杨门贾迪perhatiya pihak。Metode yang digunakan dalam analysis adalah pendekatan kalititf melalui kajian pustaka dan diskusi terbatas (FGD) dengan pemangku kepenting and di tingkat pusat dan daerah serta melalui meti survey online。天津文学研究与发展,期刊,buku, dan dokumen perencanan penpenelitian sebelumnya, buku, dan dokumen perencanan, pusat-daerah dalam hal dokumen perencanan。方法焦点小组讨论(FGD)是一种在线讨论方法。希望联盟的发展与发展分析,基于评估,发展与发展,发展与发展,发展与发展,发展与发展,发展与发展。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书