Evaluasi Viabilitas dan Patogen Terbawa Benih Jagung pada Perlakuan Fisik dan Kimia

E. P. Ramdan, Inti Mulyo Arti, Risnawati Risnawati
{"title":"Evaluasi Viabilitas dan Patogen Terbawa Benih Jagung pada Perlakuan Fisik dan Kimia","authors":"E. P. Ramdan, Inti Mulyo Arti, Risnawati Risnawati","doi":"10.33772/bpa.v8i2.14900","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Benih merupakan salah satu bahan tanam penting dalam teknologi produksi pertanian.Oleh karena itu kualitas benih secara genetik, fisiologik, dan fisik perlu diperhatikan secara seksama. Kualitas benih dapat dilihat dari viabilitas benih untuk tumbuh normal menjadi individu tanaman baru. Penelitian bertujuan mengevaluasi viabilitas dan patogen yang menginfeksi benih jagung dengan perlakuan fisik dan kimia. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap non faktorial yang terdiri dari 10 perlakuan meliputi 1) perlakuan fisik dengan cara dipanaskan dengan pada suhu 40 oC microwave selama 10, 20, 30, 40 detik dan tanpa pemanasan sebagai kontrol, 2) perlakuan kimia dengan cara perendaman benih pada fungisida berbahan aktif difenokonazol selama 15 menit pada konsentrasi 0,5%, 1%, 2%, 3%, dan perendaman dengan aquades sebagai kontrol. Benih yang telah diberi perlakuan ditanam menggunakan teknik growing on test. Kemudian diinkubasi selama satu minggu. Daya kecambah dan pertumbuhan patogen diamati pada akhir inkubasi. Patogen yang menginfeksi kemudian diidentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan fisik menunjukkan viabilitas benih paling baik (100%) dibandingkan perlakuan kimia. Pengaruh perlakuan kimia difenokonazol dengan konsentrasi 3% menurunkan daya infeksi patogen tular benih sebesar 82% dibandingkan dengan kontrol. Patogen yang teridentifikasi terbawa benih jagung yaitu Aspergillus sp., Fusarium sp. dan Rhizofus sp. Kata Kunci : Aspergillus, Fusarium, mutu benih, perlakuan benih, Rhizofus sp.","PeriodicalId":321065,"journal":{"name":"Berkala Penelitian Agronomi","volume":"142 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2020-10-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Berkala Penelitian Agronomi","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.33772/bpa.v8i2.14900","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Benih merupakan salah satu bahan tanam penting dalam teknologi produksi pertanian.Oleh karena itu kualitas benih secara genetik, fisiologik, dan fisik perlu diperhatikan secara seksama. Kualitas benih dapat dilihat dari viabilitas benih untuk tumbuh normal menjadi individu tanaman baru. Penelitian bertujuan mengevaluasi viabilitas dan patogen yang menginfeksi benih jagung dengan perlakuan fisik dan kimia. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap non faktorial yang terdiri dari 10 perlakuan meliputi 1) perlakuan fisik dengan cara dipanaskan dengan pada suhu 40 oC microwave selama 10, 20, 30, 40 detik dan tanpa pemanasan sebagai kontrol, 2) perlakuan kimia dengan cara perendaman benih pada fungisida berbahan aktif difenokonazol selama 15 menit pada konsentrasi 0,5%, 1%, 2%, 3%, dan perendaman dengan aquades sebagai kontrol. Benih yang telah diberi perlakuan ditanam menggunakan teknik growing on test. Kemudian diinkubasi selama satu minggu. Daya kecambah dan pertumbuhan patogen diamati pada akhir inkubasi. Patogen yang menginfeksi kemudian diidentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan fisik menunjukkan viabilitas benih paling baik (100%) dibandingkan perlakuan kimia. Pengaruh perlakuan kimia difenokonazol dengan konsentrasi 3% menurunkan daya infeksi patogen tular benih sebesar 82% dibandingkan dengan kontrol. Patogen yang teridentifikasi terbawa benih jagung yaitu Aspergillus sp., Fusarium sp. dan Rhizofus sp. Kata Kunci : Aspergillus, Fusarium, mutu benih, perlakuan benih, Rhizofus sp.
在物理和化学上对玉米种子的活动性和致病评估
种子是农业生产技术的重要作物之一。因此,种子的基因、生理和生理品质需要仔细观察。种子的质量可以从正常生长到新植物的可行性看出。研究的目的是评估用物理和化学治疗感染玉米种子的病原体和致病因子。因子研究使用非随机的完整设计执行的物理组成的10包括1)待遇待遇与温度40 oC微波炉加热方式10年,20年,30年,40秒变暖而作为控制,2)一种化学杀菌剂浸泡种子的方式是活跃的待遇difenokonazol 15分钟浓度5% 1%、2%、3%和aquades作为控制浸泡。经过处理的种子使用生长技术进行试验。然后是一周的孵化。病原体的发芽和生长在潜伏期观察。感染病原体被识别。研究结果表明,物理治疗比化学治疗更有效。苯甲苯化学治疗的浓度为3%,较易受控制的种子病原体感染力为82%。被发现的病原体是玉米种子
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书