{"title":"EVALUASI PENGENDALIAN MUTU PADA PROYEK PEMBANGUNAN OBYEK WISATA SEDUDO DI KABUPATEN NGANJUK","authors":"Hari Prasetiawan, Ahmad Ridwan, Yosef Cahyo","doi":"10.30737/JURMATEKS.V2I1.392","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"The supervisory consultant is one of the parties that play a very important role in quality control in construction work. The purpose of this study is to evaluate the performance and role of the supervisory consultant in controlling quality in construction work based on the results of the analysis and observations of weekly and monthly reports made by the supervisory consultant. The data analysis method used in this study is qualitative with comparative and implementation techniques, namely comparing the supervisory consultant's monthly report with Minister of Public Works Regulation No. 06 / PRT / M / 2008 2008 and Guidebook for Procedure for Reporting the Results of Building Supervision, Module - 5 Department of Public Works. The results of the analysis showed that the performance of the supervisory consultant was not optimal in terms of quality control because the supervisory consultant did not follow the reference or method in accordance with existing regulations. Factors less than optimal performance of consultants are influenced by various factors such as lack of labor, unfavorable weather so that it cannot be done overtime until night and the provision of material experiences extinction.Konsultan pengawas merupakan salah satu pihak yang sangat berperan pada pengendalian mutu dalam pekerjaan konstruksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dari kinerja dan peranan konsultan pengawas dalam mengendalikan mutu pada pekerjaan konstruksi berdasarkan dari hasil analisa dan pengamatan laporan mingguan dan bulanan yang dibuat oleh konsultan pengawas. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini secara kualitatif dengan teknik komparasi dan implementasi yaitu membandingkan laporan bulanan konsultan pengawas dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 06/PRT/M/2008 tahun 2008 dan Buku panduan Tata cara Pelaporan Hasil Pengawasan Bangunan Gedung, Modul – 5 Departemen Pekerjaan Umum. Hasil analisis diperoleh bahwa kinerja konsultan pengawas kurang optimal dalam hal pengendalian mutu dikarenakan konsultan pengawas tidak mengikuti acuan atau metode sesuai dengan peraturan yang ada. Faktor kurang optimalnya kinerja konsultan dipengaruhi berbagai macam faktor seperti kurangnya tenaga kerja, cuaca yang kurang mendukung sehingga tidak dapat dilakukan lembur sampai malam hari dan penyediaan bahan-bahan material mengalami keterlamabatan.","PeriodicalId":382880,"journal":{"name":"Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil","volume":"33 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-05-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"3","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.30737/JURMATEKS.V2I1.392","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 3
Abstract
The supervisory consultant is one of the parties that play a very important role in quality control in construction work. The purpose of this study is to evaluate the performance and role of the supervisory consultant in controlling quality in construction work based on the results of the analysis and observations of weekly and monthly reports made by the supervisory consultant. The data analysis method used in this study is qualitative with comparative and implementation techniques, namely comparing the supervisory consultant's monthly report with Minister of Public Works Regulation No. 06 / PRT / M / 2008 2008 and Guidebook for Procedure for Reporting the Results of Building Supervision, Module - 5 Department of Public Works. The results of the analysis showed that the performance of the supervisory consultant was not optimal in terms of quality control because the supervisory consultant did not follow the reference or method in accordance with existing regulations. Factors less than optimal performance of consultants are influenced by various factors such as lack of labor, unfavorable weather so that it cannot be done overtime until night and the provision of material experiences extinction.Konsultan pengawas merupakan salah satu pihak yang sangat berperan pada pengendalian mutu dalam pekerjaan konstruksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dari kinerja dan peranan konsultan pengawas dalam mengendalikan mutu pada pekerjaan konstruksi berdasarkan dari hasil analisa dan pengamatan laporan mingguan dan bulanan yang dibuat oleh konsultan pengawas. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini secara kualitatif dengan teknik komparasi dan implementasi yaitu membandingkan laporan bulanan konsultan pengawas dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 06/PRT/M/2008 tahun 2008 dan Buku panduan Tata cara Pelaporan Hasil Pengawasan Bangunan Gedung, Modul – 5 Departemen Pekerjaan Umum. Hasil analisis diperoleh bahwa kinerja konsultan pengawas kurang optimal dalam hal pengendalian mutu dikarenakan konsultan pengawas tidak mengikuti acuan atau metode sesuai dengan peraturan yang ada. Faktor kurang optimalnya kinerja konsultan dipengaruhi berbagai macam faktor seperti kurangnya tenaga kerja, cuaca yang kurang mendukung sehingga tidak dapat dilakukan lembur sampai malam hari dan penyediaan bahan-bahan material mengalami keterlamabatan.
监理顾问是在建筑工程质量控制中起着重要作用的当事人之一。本研究的目的是基于监理顾问每周和每月报告的分析和观察结果,评估监理顾问在控制建筑工程质量方面的表现和作用。本研究中使用的数据分析方法是定性的,采用比较和实施技术,即将监理顾问的月度报告与公共工程部长第06 / PRT / M / 2008号条例和公共工程部门模块- 5《建筑监理结果报告程序指南》进行比较。分析结果表明,监理顾问在质量控制方面的绩效并非最优,原因是监理顾问没有按照现行规定遵循参考或方法。咨询师绩效低于最优的因素受到各种因素的影响,如缺乏劳动力,不利的天气使其无法加班到晚上,物质经验的提供消失。我的女儿,我的女儿,我的女儿,我的女儿,我的女儿,我的女儿,我的女儿,我的女儿。图juan dari penelitian ini adalah untuk untuk mengevaluasdari kinerja danperanan dandandandandandandanaan dalam mengendalian mutu pakkerjaan konstruksi berdasarkan dari hasil analisa danpengamatan laporan mingguan danbulanan yang dibuh oleh konsultan pengawas。方法分析数据yang digunakan dalam penelitian ini secara kalitatif dengan teknik komparasi dan implementasi yiti membandingkan laporan bulanan konsultan pengawas dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 06/PRT/M/2008 tahun 2008 dan Buku panduan Tata cara Pelaporan Hasil Pengawasan Bangunan Gedung, module - 5 department pekerjaumum。哈西尔分析,双peroleh bahwa kinerja konsultan pengawas kurang最优dalam hal pengendalian mutu dikarenakan konsultan pengawas tidak mengikuti acuan atau方法,sesuai dengan peraturan yang ada。这是一种很好的学习方法,可以让你在学习中更好地学习,在学习中更好地学习,在学习中更好地学习。