Hubungan antara Durasi Tidur dengan Asupan Makan, Aktivitas Fisik dan Kejadian Obesitas Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Ermin Rahmawati, Nimas Eka Firdaningrum, Achdiat Agoes
{"title":"Hubungan antara Durasi Tidur dengan Asupan Makan, Aktivitas Fisik dan Kejadian Obesitas Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter UIN Maulana Malik Ibrahim Malang","authors":"Ermin Rahmawati, Nimas Eka Firdaningrum, Achdiat Agoes","doi":"10.18860/JIM.V5I1.11674","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Durasi tidur yang pendek merupakan masalah yang kerap dihadapi oleh mahasiswa kedokteran. Disisi lain, obesitas merupakan salah satu masalah gizi utama di dunia termasuk Indonesia, dengan salah satu faktor resiko yaitu gangguan fungsi tidur. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara durasi tidur dengan asupan makan, aktivitas fisik dan kejadian obesitas pada mahasiswa PSPD UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Penelitian ini merupakan studi cross sectional dengan teknik cluster sampling. Sebanyak 78 mahasiswa PSPD UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berpartisipasi sebagai responden penelitian ini. Durasi tidur diukur dengan menggunakan kuisioner Rerata Durasi Tidur dalam 1 minggu, asupan makan diukur dengan kuisioner 24 Hours Food Recall, aktivitas fisik diukur dengan kuisioner GPAQ (Global Physical Activity Questionnaire) dan kejadian obesitas dinilai dari BMI (Body Mass Index), BMI diukur dengan menggunakan timbangan berat badan dan tinggi badan SMIC ZT-120. Data yang diperoleh diolah mengggunakan statistik deskriptif dan inferensial, dengan uji analisis chi-square. Dari total 78 responden, didapatkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki durasi tidur yang buruk (6 jam; 53,8%), sedangkan mahasiswa yang memiliki durasi tidur cukup (6 jam) sebesar 28,2% dan durasi tidur baik (7-9 jam) sebesar 17,9%. Hasil analisis chi-square menunjukkan bahwa durasi tidur memiliki hubungan yang signifikan dengan asupan makan (p-value= 0,000) dan kejadian obeistas (p-value= 0,000), tetapi durasi tidur tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan aktivitas fisik (p-value= 0,171). Durasi tidur yang buruk memiliki hubungan dengan kejadian obesitas melalui asupan makan, tapi tidak dengan aktivitas fisik.Kata kunci : Kata kunci : Body Mass Index, Asupan Makan, Kejadian Obesitas, Aktivitas Fisik, Durasi Tidur","PeriodicalId":268525,"journal":{"name":"Journal of Islamic Medicine","volume":"29 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Journal of Islamic Medicine","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.18860/JIM.V5I1.11674","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Durasi tidur yang pendek merupakan masalah yang kerap dihadapi oleh mahasiswa kedokteran. Disisi lain, obesitas merupakan salah satu masalah gizi utama di dunia termasuk Indonesia, dengan salah satu faktor resiko yaitu gangguan fungsi tidur. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara durasi tidur dengan asupan makan, aktivitas fisik dan kejadian obesitas pada mahasiswa PSPD UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Penelitian ini merupakan studi cross sectional dengan teknik cluster sampling. Sebanyak 78 mahasiswa PSPD UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berpartisipasi sebagai responden penelitian ini. Durasi tidur diukur dengan menggunakan kuisioner Rerata Durasi Tidur dalam 1 minggu, asupan makan diukur dengan kuisioner 24 Hours Food Recall, aktivitas fisik diukur dengan kuisioner GPAQ (Global Physical Activity Questionnaire) dan kejadian obesitas dinilai dari BMI (Body Mass Index), BMI diukur dengan menggunakan timbangan berat badan dan tinggi badan SMIC ZT-120. Data yang diperoleh diolah mengggunakan statistik deskriptif dan inferensial, dengan uji analisis chi-square. Dari total 78 responden, didapatkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki durasi tidur yang buruk (6 jam; 53,8%), sedangkan mahasiswa yang memiliki durasi tidur cukup (6 jam) sebesar 28,2% dan durasi tidur baik (7-9 jam) sebesar 17,9%. Hasil analisis chi-square menunjukkan bahwa durasi tidur memiliki hubungan yang signifikan dengan asupan makan (p-value= 0,000) dan kejadian obeistas (p-value= 0,000), tetapi durasi tidur tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan aktivitas fisik (p-value= 0,171). Durasi tidur yang buruk memiliki hubungan dengan kejadian obesitas melalui asupan makan, tapi tidak dengan aktivitas fisik.Kata kunci : Kata kunci : Body Mass Index, Asupan Makan, Kejadian Obesitas, Aktivitas Fisik, Durasi Tidur
dr . UIN Maulana Malik Ibrahim Ibrahim教育项目的学生睡眠时间与饮食、体育活动和肥胖事件之间的关系
睡眠时间较短是医科学生经常面临的问题。另一方面,肥胖是世界的主要营养问题之一,包括印尼和风险因素之一,即睡眠功能紊乱。本研究旨在研究PSPD学生卧病时间与饮食、体育活动和肥胖事件之间的关系。本研究是交叉研究簇样体技术。可怜的学生多达78 PSPD刚翻毛拉马利克易卜拉欣作为受访者参与这项研究。用问卷测量睡眠时长平均持续时间在1周内睡觉,吃摄入用24小时食品召回,体力活动问卷来衡量衡量全球GPAQ问卷(身体活动Questionnaire)和创世纪的判断肥胖BMI(身体质量指数),BMI用天平测量体重和身高SMIC ZT-120。获得的数据加工利用描述性统计和推理,chi-square分析测试。在所有78名受访者中,大多数学生的睡眠时间都很差(6小时;53.8%)而有足够睡眠时间(6小时)的学生为282%,良好睡眠时间为17.9%。chi-square分析结果表明,睡眠时间有重大关系的摄入量吃obeistas p-value =万)和事件(p-value =万),但睡眠时间没有显著关系的体育活动(p-value = 0.171)。睡眠持续时间较低与饮食中的肥胖事件有关,但与体育活动无关。身体质量指数,饮食,肥胖事件,体育活动,睡眠持续时间
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书