{"title":"Pendidikan Kesehatan Masyarakat Melalui Program Penyuluhan Hipertensi Pada Anggota Kelompok PKK Rukun Tetangga","authors":"Triani Marwati, Anugerah Mulya Paelongan","doi":"10.26714/jipmi.v1i4.37","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Latar belakang: Hipertensi adalah kenaikan tekanan darah baik sistolik maupun diastolik. Penderita hipertensi di RT 06 Dusun Ngijo, Dukuh Demangan, Kelurahan Bangunharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, DIY sebesar 27% (8 orang) dari 30 orang responden. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat dalam pencegahan hipertensi. Metode: Penyuluhan pada Minggu, 19 Juni 2022 kepada anggota PKK dan pemberian leaflet tentang hipertensi di grup watsapp ibu-ibu RT 06. Hasil: Pengetahuan warga meningkat dan ikut aktif dalam kegiatan penyuluhan. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat warga Desa Ngijo dapat meningkatkan pengetahuan anggota PKK terkait penyakit hipertensi dan pencegahannya sehingga dapat diterapkan dalam keluarga maupun masyarakat.\nKata Kunci : hipertensi, intervensi, penyuluhan\n________________________________________________________________________________________\nBackground: Hypertension is a rise in blood pressure both systolic and diastolic. Hypertension sufferers in RT 06, Dusun Ngijo, Dukuh Demangan, Bangunharjo Village, Sewon District, Bantul Regency, DIY, were 27% (8 people) out of 30 respondents. Objective: to improve people's knowledge, attitudes, and behaviors related to the prevention of hypertension. Method: Penyuluhan on Sunday, June 19, 2022, by providing counseling to PKK members and giving leaflets about hypertension in the WhatsApp group of PKK members of RT 06. Result: Residents' knowledge increased and residents actively participated in the counseling process. Conclusion: Community service activities of Ngijo villagers can increase the knowledge of PKK members related to hypertension and its prevention so that it can be applied in families and communities.\nKeywords: hypertension, intervention, counseling","PeriodicalId":226075,"journal":{"name":"JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA","volume":"54 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-10-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.26714/jipmi.v1i4.37","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Latar belakang: Hipertensi adalah kenaikan tekanan darah baik sistolik maupun diastolik. Penderita hipertensi di RT 06 Dusun Ngijo, Dukuh Demangan, Kelurahan Bangunharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, DIY sebesar 27% (8 orang) dari 30 orang responden. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat dalam pencegahan hipertensi. Metode: Penyuluhan pada Minggu, 19 Juni 2022 kepada anggota PKK dan pemberian leaflet tentang hipertensi di grup watsapp ibu-ibu RT 06. Hasil: Pengetahuan warga meningkat dan ikut aktif dalam kegiatan penyuluhan. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat warga Desa Ngijo dapat meningkatkan pengetahuan anggota PKK terkait penyakit hipertensi dan pencegahannya sehingga dapat diterapkan dalam keluarga maupun masyarakat.
Kata Kunci : hipertensi, intervensi, penyuluhan
________________________________________________________________________________________
Background: Hypertension is a rise in blood pressure both systolic and diastolic. Hypertension sufferers in RT 06, Dusun Ngijo, Dukuh Demangan, Bangunharjo Village, Sewon District, Bantul Regency, DIY, were 27% (8 people) out of 30 respondents. Objective: to improve people's knowledge, attitudes, and behaviors related to the prevention of hypertension. Method: Penyuluhan on Sunday, June 19, 2022, by providing counseling to PKK members and giving leaflets about hypertension in the WhatsApp group of PKK members of RT 06. Result: Residents' knowledge increased and residents actively participated in the counseling process. Conclusion: Community service activities of Ngijo villagers can increase the knowledge of PKK members related to hypertension and its prevention so that it can be applied in families and communities.
Keywords: hypertension, intervention, counseling