Efektivitas Terapi Aktivitas Kelompok Model Interpersonal Dan Model Psikodrama Terhadap Perubahan Tingkat Depresi Lansia: Studi Kasus Di Panti Sosial Tresna Werdha Mataram
{"title":"Efektivitas Terapi Aktivitas Kelompok Model Interpersonal Dan Model Psikodrama Terhadap Perubahan Tingkat Depresi Lansia: Studi Kasus Di Panti Sosial Tresna Werdha Mataram","authors":"Vera Yulandasari","doi":"10.37824/jkqh.v7i1.2019.71","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Depresi adalah salah satu masalah psikologis yang dialami oleh lansia. Lingkungan tempat tinggal sebagai salah satu faktor penyebab depresi dapat menyebabkan masalah kejiwaan maupun fisik. Ada beberapa terapi yang dapat digunakan untuk mengurangi depresi pada lansia salah yaitu dengan metode terapi aktivitas kelompok model interpersonal dan terapi aktivitas kelompok model psikodrama. Penelitian menggunakan desain Quasy Exsperiment (Two-Group Pre – Post Test Design). Populasi penelitian adalah semua lansia yang mengalami depresi yang berada di Panti Sosial Tresna Werdha Mataram dan tekhnik sampling yang digunakan adalah purposive random sampling. Uji statistik yang digunakan adalah “Mann Whitney Test” untuk mengetahui pengaruh terapi aktivitas kelompok terhadap tingkat perubahan depresi. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara terapi aktivitas kelompok model Interpersonal dengan perubahan tingkat depresi dengan nilai p=0,085, sedangkan ada hubungan yang signifikan antara pemberian TAK Psikodrama dengan perubahan tingkat depresi pada lansia dengan nilai p=0,005. jadi dari kedua terapi aktivitas kelompok model interpersonal dan model psikodrama, didaptkan bahwa terapi aktivitas kelompok model psikodrama yang lebih efektif terhadap perubahan tingkat depresi pada lansia.","PeriodicalId":315838,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan Qamarul Huda","volume":"254 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-06-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Kesehatan Qamarul Huda","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.37824/jkqh.v7i1.2019.71","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Depresi adalah salah satu masalah psikologis yang dialami oleh lansia. Lingkungan tempat tinggal sebagai salah satu faktor penyebab depresi dapat menyebabkan masalah kejiwaan maupun fisik. Ada beberapa terapi yang dapat digunakan untuk mengurangi depresi pada lansia salah yaitu dengan metode terapi aktivitas kelompok model interpersonal dan terapi aktivitas kelompok model psikodrama. Penelitian menggunakan desain Quasy Exsperiment (Two-Group Pre – Post Test Design). Populasi penelitian adalah semua lansia yang mengalami depresi yang berada di Panti Sosial Tresna Werdha Mataram dan tekhnik sampling yang digunakan adalah purposive random sampling. Uji statistik yang digunakan adalah “Mann Whitney Test” untuk mengetahui pengaruh terapi aktivitas kelompok terhadap tingkat perubahan depresi. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara terapi aktivitas kelompok model Interpersonal dengan perubahan tingkat depresi dengan nilai p=0,085, sedangkan ada hubungan yang signifikan antara pemberian TAK Psikodrama dengan perubahan tingkat depresi pada lansia dengan nilai p=0,005. jadi dari kedua terapi aktivitas kelompok model interpersonal dan model psikodrama, didaptkan bahwa terapi aktivitas kelompok model psikodrama yang lebih efektif terhadap perubahan tingkat depresi pada lansia.