{"title":"IDENTIFIKASI POTENSI PEMANFAATAN ASET DESA MELALUI MODEL BUILD OPERATE TRANSFER UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KABUPATEN CIAMIS","authors":"Evi Noviawati, Yuliana Surya Galih","doi":"10.25157/JUSTISI.V7I2.2916","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Abstrak Penelitian ini dilaksanakan yaitu dengan mengidentifikasi potensi pemanfaatan aset desa melalui model Build Operate Transfer (BOT) di Kabupaten Ciamis yang berdasarkan pengamatan terutama di Desa Dewasari Kecamatan Cijeungjing mempunyai potensi yang cukup besar dalam pemanfaatan aset desa melalui model BOT dikarenakan merupakan wilayah penyangga kota di Kabupaten Ciamis.Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Metode Penelitian Deskriptif Kualitatif. Data yang dikumpulkan terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan responden penelitian yaitu Kepala Desa Dewasari Kecamatan Cijeungjing dan Sekretaris Desa Dewasari Kecamatan Cijeungjing. Sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait di Kecamatan Cijeungjing serta publikasi ilmiah lainnya.Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa (1) Model pemanfaatan aset desa terutama terhadap tanah kas desa yang telah berjalan di Desa Dewasari Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis adalah bentuk pemanfaatan sewa, (2) Kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pemanfaatan aset desa dengan bentuk build operate transfer (BOT) di Desa Dewasari antara lain dikarenakan belum adanya peraturan daerah yang dijadikan rujukan dalam pembuatan peraturan desa dan kurangnya sosialisasi terhadap bentuk pemanfaatan aset desa melalui model build operate transfer (BOT), (3)Identifikasi potensi pemanfaatan aset desa melalui model build operate transfer (BOT) dalam pengelolaan tanah kas desa di Desa Dewasari dapat dilakukan terhadap tanah yang telah disewakan dan dibangun di atasnya sebuah bangunan oleh pihak lain yang dipergunakan untuk lembaga pendidikan dan sekretariat organisasi keagamaan serta pondok pesantren. Pengkajian ulang terhadap bentuk pemanfaatan yang telah dilakukan di masa lalu perlu dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi resiko berkelanjutan mengenai akibat hukum yang ditimbulkan apabila tanah kas desa bentuk pemanfaatannya masih tetap menggunakan model sewa tanah. Kata kunci : Aset Desa, Tanah Kas Desa, Build Operate Transfer, Potensi, Pengelolaan Aset Desa ","PeriodicalId":104002,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Galuh Justisi","volume":"51 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-11-04","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Ilmiah Galuh Justisi","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.25157/JUSTISI.V7I2.2916","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Abstract
Abstrak Penelitian ini dilaksanakan yaitu dengan mengidentifikasi potensi pemanfaatan aset desa melalui model Build Operate Transfer (BOT) di Kabupaten Ciamis yang berdasarkan pengamatan terutama di Desa Dewasari Kecamatan Cijeungjing mempunyai potensi yang cukup besar dalam pemanfaatan aset desa melalui model BOT dikarenakan merupakan wilayah penyangga kota di Kabupaten Ciamis.Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Metode Penelitian Deskriptif Kualitatif. Data yang dikumpulkan terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan responden penelitian yaitu Kepala Desa Dewasari Kecamatan Cijeungjing dan Sekretaris Desa Dewasari Kecamatan Cijeungjing. Sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait di Kecamatan Cijeungjing serta publikasi ilmiah lainnya.Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa (1) Model pemanfaatan aset desa terutama terhadap tanah kas desa yang telah berjalan di Desa Dewasari Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis adalah bentuk pemanfaatan sewa, (2) Kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pemanfaatan aset desa dengan bentuk build operate transfer (BOT) di Desa Dewasari antara lain dikarenakan belum adanya peraturan daerah yang dijadikan rujukan dalam pembuatan peraturan desa dan kurangnya sosialisasi terhadap bentuk pemanfaatan aset desa melalui model build operate transfer (BOT), (3)Identifikasi potensi pemanfaatan aset desa melalui model build operate transfer (BOT) dalam pengelolaan tanah kas desa di Desa Dewasari dapat dilakukan terhadap tanah yang telah disewakan dan dibangun di atasnya sebuah bangunan oleh pihak lain yang dipergunakan untuk lembaga pendidikan dan sekretariat organisasi keagamaan serta pondok pesantren. Pengkajian ulang terhadap bentuk pemanfaatan yang telah dilakukan di masa lalu perlu dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi resiko berkelanjutan mengenai akibat hukum yang ditimbulkan apabila tanah kas desa bentuk pemanfaatannya masih tetap menggunakan model sewa tanah. Kata kunci : Aset Desa, Tanah Kas Desa, Build Operate Transfer, Potensi, Pengelolaan Aset Desa