{"title":"Makna dan Pengaruh Keberadaan dan Teknologi Teras Terhadap Keberlanjutan Rumah Adat Baduy Dalam","authors":"Rosalyn Theodora","doi":"10.31937/ULTIMART.V11I2.1024","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Esai ini membahas makna di balik keberadaan teras (golodok), teknologi teras, dan efek yang timbul pada keberlanjutan Rumah Adat Baduy sebagai salah satu elemen kehidupan yang vital bagi suku Baduy. Data bersumber dari hasil observasi dan wawancara selama tiga hari studi lapangan di Desa Cibeo, serta saduran dari bacaan-bacaan mengenai kehidupan suku Baduy Dalam. Penulis menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis hubungan antara makna keberadaan teras dengan keberlangsungan suku Baduy sebagai suatu hubungan yang mutualis. Teras hadir untuk mempertahankan interaksi sosial antarwarga sehingga kebiasaan tersebut memungkinkan terjaganya budaya gotong royong dalam membangun tempat tinggal. Studi lebih lanjut menunjukkan hubungan antara keberadaan teras dengan kepercayaan lokal. Kepercayaan tersebut memengaruhi bentuk dan teknologi yang teraplikasikan pada teras, sehingga ada beberapa jenis teras yang melambangkan perbedaan kedudukan sosial pemilik rumah. \nKata kunci: Teras, Suku Baduy, Kepercayaan Lokal, Interaksi Sosial. \n \n \n ","PeriodicalId":230173,"journal":{"name":"ULTIMART Jurnal Komunikasi Visual","volume":"6 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-01-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"ULTIMART Jurnal Komunikasi Visual","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.31937/ULTIMART.V11I2.1024","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Abstract
Esai ini membahas makna di balik keberadaan teras (golodok), teknologi teras, dan efek yang timbul pada keberlanjutan Rumah Adat Baduy sebagai salah satu elemen kehidupan yang vital bagi suku Baduy. Data bersumber dari hasil observasi dan wawancara selama tiga hari studi lapangan di Desa Cibeo, serta saduran dari bacaan-bacaan mengenai kehidupan suku Baduy Dalam. Penulis menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis hubungan antara makna keberadaan teras dengan keberlangsungan suku Baduy sebagai suatu hubungan yang mutualis. Teras hadir untuk mempertahankan interaksi sosial antarwarga sehingga kebiasaan tersebut memungkinkan terjaganya budaya gotong royong dalam membangun tempat tinggal. Studi lebih lanjut menunjukkan hubungan antara keberadaan teras dengan kepercayaan lokal. Kepercayaan tersebut memengaruhi bentuk dan teknologi yang teraplikasikan pada teras, sehingga ada beberapa jenis teras yang melambangkan perbedaan kedudukan sosial pemilik rumah.
Kata kunci: Teras, Suku Baduy, Kepercayaan Lokal, Interaksi Sosial.