{"title":"在媒体与社会产品原型中实施设计思维(implementasi design thinking pada prototype konten media sosial produk ac ramah lingkungan","authors":"Yunita Margaretta, Tyas Andistika Despayani, Yusril Amri, Darmiolla Natasia Watunglawar, Asep Taryana","doi":"10.31955/mea.v8i2.4260","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Saat ini dunia sedang mengalami pemanasan gobal yang meningkat tajam dan cuaca ekstrim yang juga disebabkan oleh peningkatan pemasanan global ini. Oleh karena itu kita perlu memikirkan untuk menggunakan produk elektronik yang ramah lingkungan. Salah satunya yang menjadi objek dari penelitian ini adalah AC (pendingin ruangan) ramah lingkungan. Akan tetapi volume penjualan AC ramah lingkungan ini tidak sebaik volume penjualan AC konvensional. Perusahaan yang diteliti adalah perusahaan elektronik yang ada di Jakarta yang merupakan principle merek elektronik yang menjual AC ramah lingkungan. Oleh karena itu peneliti menggunakan metode design thinking untuk memecahkan masalah kenapa pelanggan kurang tertarik membeli dan menggunakan AC ramah lingkungan ini. Design thinking dipilih karena pendekatannya yang berfokus pada pengguna, yang memungkinan solusi inovatif dalam memenuhi kebutuhan dan preferensi pelanggan. Proses ini melibatkan lima tahapan utama yaitu empathize, define, ideate, prototype and test. Tujuannya adalah menemukan pemecahan masalah yang paling tepat untuk mengedukasi pelanggan supaya lebih tertarik dengan menggunakan AC ramah lingkungan. Tentunya harapannya adalah volume penjualan AC ramah lingkungan akan menjadi baik setelah pelanggan mengetahui pentingnya menggunakan AC ramah lingkungan ini, terutama untuk menurunkan pemanasan global ini.","PeriodicalId":230876,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA)","volume":" 36","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2024-07-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"IMPLEMENTASI DESIGN THINKING PADA PROTOTYPE KONTEN MEDIA SOSIAL PRODUK AC RAMAH LINGKUNGAN\",\"authors\":\"Yunita Margaretta, Tyas Andistika Despayani, Yusril Amri, Darmiolla Natasia Watunglawar, Asep Taryana\",\"doi\":\"10.31955/mea.v8i2.4260\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Saat ini dunia sedang mengalami pemanasan gobal yang meningkat tajam dan cuaca ekstrim yang juga disebabkan oleh peningkatan pemasanan global ini. Oleh karena itu kita perlu memikirkan untuk menggunakan produk elektronik yang ramah lingkungan. Salah satunya yang menjadi objek dari penelitian ini adalah AC (pendingin ruangan) ramah lingkungan. Akan tetapi volume penjualan AC ramah lingkungan ini tidak sebaik volume penjualan AC konvensional. Perusahaan yang diteliti adalah perusahaan elektronik yang ada di Jakarta yang merupakan principle merek elektronik yang menjual AC ramah lingkungan. Oleh karena itu peneliti menggunakan metode design thinking untuk memecahkan masalah kenapa pelanggan kurang tertarik membeli dan menggunakan AC ramah lingkungan ini. Design thinking dipilih karena pendekatannya yang berfokus pada pengguna, yang memungkinan solusi inovatif dalam memenuhi kebutuhan dan preferensi pelanggan. Proses ini melibatkan lima tahapan utama yaitu empathize, define, ideate, prototype and test. Tujuannya adalah menemukan pemecahan masalah yang paling tepat untuk mengedukasi pelanggan supaya lebih tertarik dengan menggunakan AC ramah lingkungan. Tentunya harapannya adalah volume penjualan AC ramah lingkungan akan menjadi baik setelah pelanggan mengetahui pentingnya menggunakan AC ramah lingkungan ini, terutama untuk menurunkan pemanasan global ini.\",\"PeriodicalId\":230876,\"journal\":{\"name\":\"Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA)\",\"volume\":\" 36\",\"pages\":\"\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2024-07-17\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA)\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.31955/mea.v8i2.4260\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA)","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.31955/mea.v8i2.4260","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
IMPLEMENTASI DESIGN THINKING PADA PROTOTYPE KONTEN MEDIA SOSIAL PRODUK AC RAMAH LINGKUNGAN
Saat ini dunia sedang mengalami pemanasan gobal yang meningkat tajam dan cuaca ekstrim yang juga disebabkan oleh peningkatan pemasanan global ini. Oleh karena itu kita perlu memikirkan untuk menggunakan produk elektronik yang ramah lingkungan. Salah satunya yang menjadi objek dari penelitian ini adalah AC (pendingin ruangan) ramah lingkungan. Akan tetapi volume penjualan AC ramah lingkungan ini tidak sebaik volume penjualan AC konvensional. Perusahaan yang diteliti adalah perusahaan elektronik yang ada di Jakarta yang merupakan principle merek elektronik yang menjual AC ramah lingkungan. Oleh karena itu peneliti menggunakan metode design thinking untuk memecahkan masalah kenapa pelanggan kurang tertarik membeli dan menggunakan AC ramah lingkungan ini. Design thinking dipilih karena pendekatannya yang berfokus pada pengguna, yang memungkinan solusi inovatif dalam memenuhi kebutuhan dan preferensi pelanggan. Proses ini melibatkan lima tahapan utama yaitu empathize, define, ideate, prototype and test. Tujuannya adalah menemukan pemecahan masalah yang paling tepat untuk mengedukasi pelanggan supaya lebih tertarik dengan menggunakan AC ramah lingkungan. Tentunya harapannya adalah volume penjualan AC ramah lingkungan akan menjadi baik setelah pelanggan mengetahui pentingnya menggunakan AC ramah lingkungan ini, terutama untuk menurunkan pemanasan global ini.