伊斯兰宗教品格价值观在伊斯兰学校的内化

None Amin Ary, None Maragustam Siregar, None Mufrod Teguh Mulyo
{"title":"伊斯兰宗教品格价值观在伊斯兰学校的内化","authors":"None Amin Ary, None Maragustam Siregar, None Mufrod Teguh Mulyo","doi":"10.31949/jcp.v9i4.5569","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"The internalization of Islamic religious character refers to the process by which individuals deeply and sincerely adopt the core principles, values, and moral guidelines of Islam into their personal beliefs, attitudes, and behaviors. This study aims to describe the internalization of Islamic religious Character values in Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda, Gondang, Sragen. This madrasah uses the concept of Aswaja An-Nahdliyah in academic and non-academic activities. This concept is interesting to be described in more depth. This type of research is using qualitative and described analysis using phenomenological and naturalistic approaches. Data collection techniques are interview and observation. The data analysis method used is qualitatively descriptive. The results of this study show that the internalization of a character building in the institution can be divided into two important subjects. Firstly, direct internalization through Aswaja course. Secondly indirect internalization, namely by internalizing aswaja values with the principles of tawasut or moderate, tasamuh or tolerance, tawazun or balanced, i'tidal or impartial and amar ma'ruf nahi munkar. In addition, the madrasah is categorized as having understood the philosophical meaning, moral message, good advice contained in the character values of Aswaja An-Nahdliyah; having reconstructed the internalization of aswaja an-Nahdliyah character values in a way; introducing, familiarizing, instilling, the importance of aswaja An-Nahdliyah character values, and becoming an option in the development of noble character in line with the values of Islamic teachings to welcome a strong millennial generation in accordance with the expectations of Islamic religion and Indonesian country. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan internalisasi nilai karakter agama Islami di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda, Gondang, Sragen. Madrasah ini menggunakan konsep Aswaja An-Nahdliyah dalam kegiatan akademik maupun non akademik. Konsep ini menarik untuk dipaparkan lebih dalam. Jenis penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dan deskriptif dengan pendekatan fenomenologis dan naturalistik. Teknik pengumpulan data adalah wawancara and observasi. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa internalisasi pembentukan karakter di lembaga dapat dibagi menjadi dua mata pelajaran penting. Pertama, internalisasi langsung melalui kursus Aswaja. Baik internalisasi tidak langsung yaitu dengan menginternalisasi nilai-nilai aswaja dengan prinsip tawasut atau moderat, tasamuh atau toleransi, tawazun atau seimbang, i'tidal atau tidak memihak dan amar ma'ruf nahi munkar. Selain itu, madrasah dikategorikan telah memahami makna filosofis, pesan moral, nasehat baik yang terkandung dalam nilai-nilai karakter Aswaja An-Nahdliyah; telah merekonstruksi internalisasi nilai-nilai karakter aswaja an-Nahdliyah dengan cara; mengenalkan, membiasakan, menanamkan, pentingnya nilai-nilai karakter aswaja An-Nahdliyah, dan menjadi pilihan dalam pengembangan akhlak mulia yang sejalan dengan nilai-nilai ajaran Islam untuk menyongsong generasi milenial yang tangguh sesuai dengan harapan agama Islam dan negara Indonesia.","PeriodicalId":33458,"journal":{"name":"Jurnal Cakrawala Pendas","volume":"71 ","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"INTERNALIZATION OF ISLAMIC RELIGIOUS CHARACTER VALUES IN MADRASAH IBTIDAIYAH\",\"authors\":\"None Amin Ary, None Maragustam Siregar, None Mufrod Teguh Mulyo\",\"doi\":\"10.31949/jcp.v9i4.5569\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"The internalization of Islamic religious character refers to the process by which individuals deeply and sincerely adopt the core principles, values, and moral guidelines of Islam into their personal beliefs, attitudes, and behaviors. This study aims to describe the internalization of Islamic religious Character values in Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda, Gondang, Sragen. This madrasah uses the concept of Aswaja An-Nahdliyah in academic and non-academic activities. This concept is interesting to be described in more depth. This type of research is using qualitative and described analysis using phenomenological and naturalistic approaches. Data collection techniques are interview and observation. The data analysis method used is qualitatively descriptive. The results of this study show that the internalization of a character building in the institution can be divided into two important subjects. Firstly, direct internalization through Aswaja course. Secondly indirect internalization, namely by internalizing aswaja values with the principles of tawasut or moderate, tasamuh or tolerance, tawazun or balanced, i'tidal or impartial and amar ma'ruf nahi munkar. In addition, the madrasah is categorized as having understood the philosophical meaning, moral message, good advice contained in the character values of Aswaja An-Nahdliyah; having reconstructed the internalization of aswaja an-Nahdliyah character values in a way; introducing, familiarizing, instilling, the importance of aswaja An-Nahdliyah character values, and becoming an option in the development of noble character in line with the values of Islamic teachings to welcome a strong millennial generation in accordance with the expectations of Islamic religion and Indonesian country. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan internalisasi nilai karakter agama Islami di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda, Gondang, Sragen. Madrasah ini menggunakan konsep Aswaja An-Nahdliyah dalam kegiatan akademik maupun non akademik. Konsep ini menarik untuk dipaparkan lebih dalam. Jenis penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dan deskriptif dengan pendekatan fenomenologis dan naturalistik. Teknik pengumpulan data adalah wawancara and observasi. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa internalisasi pembentukan karakter di lembaga dapat dibagi menjadi dua mata pelajaran penting. Pertama, internalisasi langsung melalui kursus Aswaja. Baik internalisasi tidak langsung yaitu dengan menginternalisasi nilai-nilai aswaja dengan prinsip tawasut atau moderat, tasamuh atau toleransi, tawazun atau seimbang, i'tidal atau tidak memihak dan amar ma'ruf nahi munkar. Selain itu, madrasah dikategorikan telah memahami makna filosofis, pesan moral, nasehat baik yang terkandung dalam nilai-nilai karakter Aswaja An-Nahdliyah; telah merekonstruksi internalisasi nilai-nilai karakter aswaja an-Nahdliyah dengan cara; mengenalkan, membiasakan, menanamkan, pentingnya nilai-nilai karakter aswaja An-Nahdliyah, dan menjadi pilihan dalam pengembangan akhlak mulia yang sejalan dengan nilai-nilai ajaran Islam untuk menyongsong generasi milenial yang tangguh sesuai dengan harapan agama Islam dan negara Indonesia.\",\"PeriodicalId\":33458,\"journal\":{\"name\":\"Jurnal Cakrawala Pendas\",\"volume\":\"71 \",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2023-10-31\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jurnal Cakrawala Pendas\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.31949/jcp.v9i4.5569\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Cakrawala Pendas","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.31949/jcp.v9i4.5569","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

摘要

伊斯兰宗教特征的内化是指个人将伊斯兰教的核心原则、价值观和道德准则深刻而真诚地融入其个人信仰、态度和行为的过程。本研究旨在探讨伊斯兰宗教品格价值观在伊比提达、贡当、斯拉根等伊斯兰学校的内化。这所伊斯兰学校在学术和非学术活动中使用Aswaja An-Nahdliyah的概念。更深入地描述这个概念是很有趣的。这种类型的研究使用定性和描述分析,使用现象学和自然主义的方法。数据收集技术为访谈和观察。使用的数据分析方法是定性描述的。本研究结果显示,机构内性格塑造的内化可以分为两个重要的主题。首先,通过Aswaja课程直接内化。第二,间接内化,即通过内化aswaja价值观的原则,即tawasut或适度,taamuh或宽容,tawazun或平衡,i'tidal或公正,amar ma'ruf nahi munkar。此外,madrasah被归类为理解Aswaja An-Nahdliyah品格价值中包含的哲学意义、道德信息和良好建议;在某种程度上重建了aswaja - nahdliyah性格价值观的内化;介绍、熟悉、灌输aswaja an - nahdliyah品格价值观的重要性,并成为符合伊斯兰教义价值观的高尚品格发展的一种选择,以欢迎符合伊斯兰宗教和印度尼西亚国家期望的强大的千禧一代。Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan internalisisasi nilai karakter agama Islami di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda, Gondang, Sragen。Madrasah ini menggunakan konsep Aswaja An-Nahdliyah dalam kegiatan akademik maupun non akademik。Konsep ini menarik untuk dipaparkan lebih dalam。对孟古纳坎的质量论分析、描写、现象学分析和自然主义分析。Teknik企鹅数量数据,数据来源:wawankara和observasi。方法分析数据杨迪纳坎的数据质量。这是我的第一次学习,我的第一次学习,我的第一次学习,我的第一次学习,我的第一次学习。Pertama, internalisasi langsung melalui kursus Aswaja。Baik internalisasi tidak langsung yitu dengan menginternalisasi nilai-nilai aswaja dengan prinsip tawasut atau moderau, tasamuh atau tolerance, tawazun atau seimbang, i'tidal atau tidak memihak dan amar ma'ruf nahi munkar。Selain itu, madrasah dikategorikan telah memahami makna filosofis, pesan moral, nasehak yang terkandung dalam nilai-nilai karakter Aswaja An-Nahdliyah;telah merekonstruksi internalisisisnilai -nilai karakter aswaja - nahdliyah dengan cara;mengenalkan, menbiasakan, menanamkan, pentingnya nilai-nilai karakter aswaja An-Nahdliyah, dan menjadi pilihan dalam pengembangan akhlak mulia yang sejalan dengan nilai ajaran Islam untuk menyongsong generasi千禧yang tangguh sesuai dengan harapan agama Islam dan negara Indonesia。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
INTERNALIZATION OF ISLAMIC RELIGIOUS CHARACTER VALUES IN MADRASAH IBTIDAIYAH
The internalization of Islamic religious character refers to the process by which individuals deeply and sincerely adopt the core principles, values, and moral guidelines of Islam into their personal beliefs, attitudes, and behaviors. This study aims to describe the internalization of Islamic religious Character values in Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda, Gondang, Sragen. This madrasah uses the concept of Aswaja An-Nahdliyah in academic and non-academic activities. This concept is interesting to be described in more depth. This type of research is using qualitative and described analysis using phenomenological and naturalistic approaches. Data collection techniques are interview and observation. The data analysis method used is qualitatively descriptive. The results of this study show that the internalization of a character building in the institution can be divided into two important subjects. Firstly, direct internalization through Aswaja course. Secondly indirect internalization, namely by internalizing aswaja values with the principles of tawasut or moderate, tasamuh or tolerance, tawazun or balanced, i'tidal or impartial and amar ma'ruf nahi munkar. In addition, the madrasah is categorized as having understood the philosophical meaning, moral message, good advice contained in the character values of Aswaja An-Nahdliyah; having reconstructed the internalization of aswaja an-Nahdliyah character values in a way; introducing, familiarizing, instilling, the importance of aswaja An-Nahdliyah character values, and becoming an option in the development of noble character in line with the values of Islamic teachings to welcome a strong millennial generation in accordance with the expectations of Islamic religion and Indonesian country. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan internalisasi nilai karakter agama Islami di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda, Gondang, Sragen. Madrasah ini menggunakan konsep Aswaja An-Nahdliyah dalam kegiatan akademik maupun non akademik. Konsep ini menarik untuk dipaparkan lebih dalam. Jenis penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dan deskriptif dengan pendekatan fenomenologis dan naturalistik. Teknik pengumpulan data adalah wawancara and observasi. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa internalisasi pembentukan karakter di lembaga dapat dibagi menjadi dua mata pelajaran penting. Pertama, internalisasi langsung melalui kursus Aswaja. Baik internalisasi tidak langsung yaitu dengan menginternalisasi nilai-nilai aswaja dengan prinsip tawasut atau moderat, tasamuh atau toleransi, tawazun atau seimbang, i'tidal atau tidak memihak dan amar ma'ruf nahi munkar. Selain itu, madrasah dikategorikan telah memahami makna filosofis, pesan moral, nasehat baik yang terkandung dalam nilai-nilai karakter Aswaja An-Nahdliyah; telah merekonstruksi internalisasi nilai-nilai karakter aswaja an-Nahdliyah dengan cara; mengenalkan, membiasakan, menanamkan, pentingnya nilai-nilai karakter aswaja An-Nahdliyah, dan menjadi pilihan dalam pengembangan akhlak mulia yang sejalan dengan nilai-nilai ajaran Islam untuk menyongsong generasi milenial yang tangguh sesuai dengan harapan agama Islam dan negara Indonesia.
求助全文
通过发布文献求助,成功后即可免费获取论文全文。 去求助
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
56
审稿时长
8 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:481959085
Book学术官方微信