Ibn Jama 'ah;经典伊斯兰教哈里发国性格教育的反化化

M. F. Hadi
{"title":"Ibn Jama 'ah;经典伊斯兰教哈里发国性格教育的反化化","authors":"M. F. Hadi","doi":"10.54180/elbanat.2020.10.1.91-108","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Tiga dosa besar pendidikan tanah air yang disampaikan oleh Mendikbud Nadiem Makarim, yaitu: bullying, kekerasan seksual, dan intolerance. Hal ini menjadi masalah besar yang tak kunjung ditemukan formula yang tepat untuk diimplementasikan kepada pendidikan kita. Pada kajian ini, bertujuan mengajak para pendidik dan pakar pendidikan, khususnya pendidikan Islam, untuk menemukan atau menawarkan konsep pendidikan karakter yang sebenarnya telah dilakukan oleh ulama’-ulama’ salaf (terdahulu) dalam mendidik muridnya, sehingga dapat menjawab tiga permasalah di atas. Metodologi yang digunakan adalah kajian pustaka, dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Adapun temuan-temuan dari bahasan ini, di antaranya: Ibn Jama’ah telah lebih dahulu menerapkan model pendidikan pada Sibyan -sekarang dikenal dengan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) - dari pada tokoh-tokoh pendidikan Barat. Selain itu, Ia menekankan perlunya adab murid pada dirinya sendiri, guru dan ilmu yang dipelajarinya. Oleh karena itu, menjadi penting dan urgen untuk kembali mereaktualisasikan dan membuka kembali literasi-literasi khazanah Islam klasik yang tak kalah dari literasi Barat sebagai konsep dasar berpikir mengenai pendidikan karakter. Hal lain yang tak kalah penting, ialah pendidikan karakter tak perlu dijadikan sebuah mata pelajaran atau mata kuliah tersendiri, karena seyogyanya pendidikan karakter terintegrasi atau bersenyawa dengan pelajaran-pelajaran yang lainnya.","PeriodicalId":345279,"journal":{"name":"EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam","volume":"11 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2020-05-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Ibn Jama’ah; Reaktualisasi Pendidikan Karakter Khazanah Islam Klasik\",\"authors\":\"M. F. Hadi\",\"doi\":\"10.54180/elbanat.2020.10.1.91-108\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Tiga dosa besar pendidikan tanah air yang disampaikan oleh Mendikbud Nadiem Makarim, yaitu: bullying, kekerasan seksual, dan intolerance. Hal ini menjadi masalah besar yang tak kunjung ditemukan formula yang tepat untuk diimplementasikan kepada pendidikan kita. Pada kajian ini, bertujuan mengajak para pendidik dan pakar pendidikan, khususnya pendidikan Islam, untuk menemukan atau menawarkan konsep pendidikan karakter yang sebenarnya telah dilakukan oleh ulama’-ulama’ salaf (terdahulu) dalam mendidik muridnya, sehingga dapat menjawab tiga permasalah di atas. Metodologi yang digunakan adalah kajian pustaka, dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Adapun temuan-temuan dari bahasan ini, di antaranya: Ibn Jama’ah telah lebih dahulu menerapkan model pendidikan pada Sibyan -sekarang dikenal dengan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) - dari pada tokoh-tokoh pendidikan Barat. Selain itu, Ia menekankan perlunya adab murid pada dirinya sendiri, guru dan ilmu yang dipelajarinya. Oleh karena itu, menjadi penting dan urgen untuk kembali mereaktualisasikan dan membuka kembali literasi-literasi khazanah Islam klasik yang tak kalah dari literasi Barat sebagai konsep dasar berpikir mengenai pendidikan karakter. Hal lain yang tak kalah penting, ialah pendidikan karakter tak perlu dijadikan sebuah mata pelajaran atau mata kuliah tersendiri, karena seyogyanya pendidikan karakter terintegrasi atau bersenyawa dengan pelajaran-pelajaran yang lainnya.\",\"PeriodicalId\":345279,\"journal\":{\"name\":\"EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam\",\"volume\":\"11 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2020-05-27\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.54180/elbanat.2020.10.1.91-108\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.54180/elbanat.2020.10.1.91-108","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

摘要

由bud Nadiem Makarim口述的家园教育的三大罪恶是欺凌、性暴力和不容忍。这是一个巨大的问题,没有找到一个完美的公式来实施我们的教育。在这项研究中,目的是邀请教育工作者和学者,特别是伊斯兰教育专家,发现或提供“乌拉马萨拉夫”学者在教育学生方面所实际实施的性格教育概念,从而解决上述三个问题。采用的方法是对库的研究,采用的是描述性的描述方法。关于这门学科的发现,其中有一些:伊本·贾玛阿在如今被称为幼儿教育(PAUD)的Sibyan (Sibyan)上提出了早期教育模式,而不是西方教育界人士。此外,他还强调了学生对自己、教师和他正在学习的知识的必要性。因此,作为一种思考人格教育的基本概念,重新拟人化和重新开放伊斯兰古典文学的重要性和紧迫。另一件同样重要的事情是,性格教育不一定是独立的课程或课程,因为它必须是一个完整的角色教育,或与其他课程相辅相成。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
Ibn Jama’ah; Reaktualisasi Pendidikan Karakter Khazanah Islam Klasik
Tiga dosa besar pendidikan tanah air yang disampaikan oleh Mendikbud Nadiem Makarim, yaitu: bullying, kekerasan seksual, dan intolerance. Hal ini menjadi masalah besar yang tak kunjung ditemukan formula yang tepat untuk diimplementasikan kepada pendidikan kita. Pada kajian ini, bertujuan mengajak para pendidik dan pakar pendidikan, khususnya pendidikan Islam, untuk menemukan atau menawarkan konsep pendidikan karakter yang sebenarnya telah dilakukan oleh ulama’-ulama’ salaf (terdahulu) dalam mendidik muridnya, sehingga dapat menjawab tiga permasalah di atas. Metodologi yang digunakan adalah kajian pustaka, dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Adapun temuan-temuan dari bahasan ini, di antaranya: Ibn Jama’ah telah lebih dahulu menerapkan model pendidikan pada Sibyan -sekarang dikenal dengan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) - dari pada tokoh-tokoh pendidikan Barat. Selain itu, Ia menekankan perlunya adab murid pada dirinya sendiri, guru dan ilmu yang dipelajarinya. Oleh karena itu, menjadi penting dan urgen untuk kembali mereaktualisasikan dan membuka kembali literasi-literasi khazanah Islam klasik yang tak kalah dari literasi Barat sebagai konsep dasar berpikir mengenai pendidikan karakter. Hal lain yang tak kalah penting, ialah pendidikan karakter tak perlu dijadikan sebuah mata pelajaran atau mata kuliah tersendiri, karena seyogyanya pendidikan karakter terintegrasi atau bersenyawa dengan pelajaran-pelajaran yang lainnya.
求助全文
通过发布文献求助,成功后即可免费获取论文全文。 去求助
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:481959085
Book学术官方微信