{"title":"INOVASI PUPUK KOMPOS BERBAHAN DASAR SERBUK KAYU DI DESA KEDUNGMULYO KECAMATAN BANGILAN KABUPATEN TUBAN","authors":"Yatini, Faatin Fawziyyah, Iftakhul Hilmiyah, Iin Nur Jannah, Inayah Wulandari, Siti Lailatun Najihah, Umniatisy Syarifah, Khoridatul Bahiyah, Ulfatun Nihayah, Siti Luthfiatin Nurul Hikmah, Siti Nur Lailatun Rahmawati, Nurul Aini, Yuni Nur Badriyah, Nabila Mahmudah, Fatma Nabila, Ulfa Mughoyaroh, Nurul Novitasari, Zulfatun Anisah","doi":"10.55606/kreatif.v2i2.449","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk mengenalkan kepada masyarakat luas tentang pemanfaatan limbah serbuk kayu untuk dijadikan pupuk kompos.. Kegiatan pengabdian PKM ini menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat partisipatif atau Participatory Action Research (PAR) yaitu suatu metode penelitian yang melibatkan secara aktif semua pihak-pihak yang relevan dalam mengkaji tindakan yang sedang berlangsung dimana pengalaman mereka sendiri sebagai persoalan dalam rangka melakukan perubahan dan perbaikan ke arah yang lebih baik. Dari kegiatan yang telah dilakukan, peserta kegiatan yaitu mencari titik utama yang menjadi masalah terbesar di masyarakat setempat, kemudian tim KKN-PAR melakukan sosialisasi dan aksi dari masalah yang telah disepakati. Setelah itu pendampingan terhadap masyarakat. Di Desa Kedungmulyo ini, selain mata pencaharian masyarakat sebagai petani, sebagian besar pula bekerja dalam bidang industri meubel. Di industri meubel, banyak sekali limbah dari serbuk kayu yang belum tersentuh tangan masyarakat. Hal ini disebabkan masih rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pengolahan limbah sebuk kayu meubel, Selain itu juga didukung tindakan masyarakat yang lebih memilih cara cepat untuk menjualnya. Dari pemaparan di atas, tim KKN PAR mengadakan inovasi tentang pemanfaatan limbah serbuk kayu meubel untuk meningkatkan harga jual dan kualitas produk sehingga bisa meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Kedungmulyo.","PeriodicalId":380821,"journal":{"name":"KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara","volume":"209 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-06-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.55606/kreatif.v2i2.449","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
INOVASI PUPUK KOMPOS BERBAHAN DASAR SERBUK KAYU DI DESA KEDUNGMULYO KECAMATAN BANGILAN KABUPATEN TUBAN
Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk mengenalkan kepada masyarakat luas tentang pemanfaatan limbah serbuk kayu untuk dijadikan pupuk kompos.. Kegiatan pengabdian PKM ini menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat partisipatif atau Participatory Action Research (PAR) yaitu suatu metode penelitian yang melibatkan secara aktif semua pihak-pihak yang relevan dalam mengkaji tindakan yang sedang berlangsung dimana pengalaman mereka sendiri sebagai persoalan dalam rangka melakukan perubahan dan perbaikan ke arah yang lebih baik. Dari kegiatan yang telah dilakukan, peserta kegiatan yaitu mencari titik utama yang menjadi masalah terbesar di masyarakat setempat, kemudian tim KKN-PAR melakukan sosialisasi dan aksi dari masalah yang telah disepakati. Setelah itu pendampingan terhadap masyarakat. Di Desa Kedungmulyo ini, selain mata pencaharian masyarakat sebagai petani, sebagian besar pula bekerja dalam bidang industri meubel. Di industri meubel, banyak sekali limbah dari serbuk kayu yang belum tersentuh tangan masyarakat. Hal ini disebabkan masih rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pengolahan limbah sebuk kayu meubel, Selain itu juga didukung tindakan masyarakat yang lebih memilih cara cepat untuk menjualnya. Dari pemaparan di atas, tim KKN PAR mengadakan inovasi tentang pemanfaatan limbah serbuk kayu meubel untuk meningkatkan harga jual dan kualitas produk sehingga bisa meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Kedungmulyo.