{"title":"分析笛卡尔村社会生活的海洋传统","authors":"Solehah Solehah, Damanhuri Damanhuri, Febrian Alwan Bahrudin","doi":"10.47647/jsh.v6i1.1479","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Tradisi ruwat laut di Desa Sukanagara pernah mengalami perubahan dan menyebabkan pertentangan pendapat. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tradisi ruwat laut dalam tinjauan agama, budaya, sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ditemukan tradisi ruwat laut di desa ini sesuai dengan ajaran agama Islam. Terdapat bahan sesajen dahulu yang belum bisa dibuang, seperti bunga tujuh rupa menjadi bahan yang dido’a-do’akan ketika proses pelaksanaannya, sehingga masyarakat mengharapkan keberkahan dari Tuhan Yang Maha Esa. Tradisi ruwat laut di Desa Sukanagara, pertama kali mengalami perubahan pada tahun 1992, dengan rangkaian ritual mulai dari pembacaan Syekh Abdul Qodir Jaelani, riungan, makan bersama dan mengelilingi Muara Cilurah dengan kapal ikan. Tradisi ruwat laut dapat membangun rasa gotong royong, solidaritas, dan terjalinnya tali silaturahmi. Tradisi ruwat laut di Desa Sukanagara mengalami Islamisasi, tradisi ruwat laut dapat dirubah proses ritualnya apabila tak sesuai dengan kondisi masyarakat, tradisi ruwat laut dapat menghidupkan interaksi sosial.Kata kunci: Agama, Budaya, Sosial Kata kunci: Agama, Budaya, Sosial ","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"70 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-06-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"ANALISIS TRADISI RUWAT LAUT PADA KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT DI DESA SUKANAGARA CARITA\",\"authors\":\"Solehah Solehah, Damanhuri Damanhuri, Febrian Alwan Bahrudin\",\"doi\":\"10.47647/jsh.v6i1.1479\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Tradisi ruwat laut di Desa Sukanagara pernah mengalami perubahan dan menyebabkan pertentangan pendapat. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tradisi ruwat laut dalam tinjauan agama, budaya, sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ditemukan tradisi ruwat laut di desa ini sesuai dengan ajaran agama Islam. Terdapat bahan sesajen dahulu yang belum bisa dibuang, seperti bunga tujuh rupa menjadi bahan yang dido’a-do’akan ketika proses pelaksanaannya, sehingga masyarakat mengharapkan keberkahan dari Tuhan Yang Maha Esa. Tradisi ruwat laut di Desa Sukanagara, pertama kali mengalami perubahan pada tahun 1992, dengan rangkaian ritual mulai dari pembacaan Syekh Abdul Qodir Jaelani, riungan, makan bersama dan mengelilingi Muara Cilurah dengan kapal ikan. Tradisi ruwat laut dapat membangun rasa gotong royong, solidaritas, dan terjalinnya tali silaturahmi. Tradisi ruwat laut di Desa Sukanagara mengalami Islamisasi, tradisi ruwat laut dapat dirubah proses ritualnya apabila tak sesuai dengan kondisi masyarakat, tradisi ruwat laut dapat menghidupkan interaksi sosial.Kata kunci: Agama, Budaya, Sosial Kata kunci: Agama, Budaya, Sosial \",\"PeriodicalId\":154714,\"journal\":{\"name\":\"Jurnal Sosial Humaniora Sigli\",\"volume\":\"70 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2023-06-22\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jurnal Sosial Humaniora Sigli\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i1.1479\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i1.1479","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
ANALISIS TRADISI RUWAT LAUT PADA KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT DI DESA SUKANAGARA CARITA
Tradisi ruwat laut di Desa Sukanagara pernah mengalami perubahan dan menyebabkan pertentangan pendapat. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tradisi ruwat laut dalam tinjauan agama, budaya, sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ditemukan tradisi ruwat laut di desa ini sesuai dengan ajaran agama Islam. Terdapat bahan sesajen dahulu yang belum bisa dibuang, seperti bunga tujuh rupa menjadi bahan yang dido’a-do’akan ketika proses pelaksanaannya, sehingga masyarakat mengharapkan keberkahan dari Tuhan Yang Maha Esa. Tradisi ruwat laut di Desa Sukanagara, pertama kali mengalami perubahan pada tahun 1992, dengan rangkaian ritual mulai dari pembacaan Syekh Abdul Qodir Jaelani, riungan, makan bersama dan mengelilingi Muara Cilurah dengan kapal ikan. Tradisi ruwat laut dapat membangun rasa gotong royong, solidaritas, dan terjalinnya tali silaturahmi. Tradisi ruwat laut di Desa Sukanagara mengalami Islamisasi, tradisi ruwat laut dapat dirubah proses ritualnya apabila tak sesuai dengan kondisi masyarakat, tradisi ruwat laut dapat menghidupkan interaksi sosial.Kata kunci: Agama, Budaya, Sosial Kata kunci: Agama, Budaya, Sosial