{"title":"路径分析方法:年轻女性的内部和外部因素与宫颈癌预防行为的关系","authors":"Santy Irene Putri, M. M. N. Nahak","doi":"10.22435/KESPRO.V11I2.3987.151-161","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Abstract \n \nBackground: Cancer is the leading cause of death in women. Cervical cancer ranks second after breast cancer, which is most often found in Indonesian women. Efforts to prevent cervical cancer in adolescents are still lacking, one of which is due to limited knowledge. \nObjective: This study aimed to analyze the relationship between internal and external factors of adolescents and the behavior of cervical cancer prevention. \nMethods: This study was an observational analytic study with a cross-sectional design. It was conducted in the Midwifery Study Program Unitri, Malang and the Faculty of Nursing, Universitas Citra Bangsa Kupang, East Nusa Tenggara. The dependent variable was cervical cancer prevention. The independent variables were the age of first sexual intercourse, parental support, peer-education, culture, attitudes, and knowledge. \nResults: The behavior of cervical cancer prevention was directly affected by knowledge (b=0.16; SE=0.07; p=0.019), attitude (b=0.23; SE=0.07; p=<0.001), parental support (b=0.12; SE=0.05; p=0.027), and culture (b= 0.15; SE=0.06; p=0.020). Knowledge was affected by peer-education (b=0.19; SE=0.07; p=0.008). Attitudes were affected by age of first sexual intercourse (b=-0.12; SE=0.06; p=0.053). \nConclusion: Knowledge, attitude, parental support, and culture directly affected the behavior of cervical cancer prevention. \n \nKeywords: behavior, cervical cancer prevention, adolescent girls \n \n \nAbstrak \n \nLatar belakang: Kanker merupakan penyebab kematian terbanyak pada perempuan. Kanker serviks menempati urutan kedua setelah kanker payudara yang paling banyak dijumpai pada perempuan Indonesia. Upaya pencegahan kanker serviks pada remaja putri masih kurang salah satunya disebabkan oleh pengetahuan yang masih terbatas. \nTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor internal dan eksternal remaja putri dengan perilaku pencegahan kanker serviks. \nMetode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain studi cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Prodi Kebidanan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang dan Fakultas Keperawatan Universitas Citra Bangsa Kupang Nusa Tenggara Timur. Variabel dependen yaitu perilaku pencegahan kanker serviks. Variabel independen yaitu usia pertama kali berhubungan seksual, dukungan orang tua, dukungan teman sebaya, budaya, sikap, dan pengetahuan. \nHasil: Perilaku pencegahan kanker serviks dipengaruhi secara langsung oleh pengetahuan (b=0,16; SE=0,07; p=0,019), sikap (b=0,23; SE=0,07; p=<0,001), dukungan orang tua (b=0,12; SE=0,05; p=0,027), dan budaya (b=0,15; SE=0,06; p=0,020). Pengetahuan dipengaruhi oleh dukungan teman sebaya (b=0,19; SE=0,07; p=0,008). Sikap dipengaruhi oleh usia berhubungan seksual pertama kali (b=-0,12; SE=0,06; p=0,053). \nKesimpulan: Pengetahuan, sikap, dukungan orang tua, dan budaya mempengaruhi perilaku pencegahan kanker serviks secara langsung. \n \nKata kunci: pencegahan kanker serviks, perilaku, remaja putri","PeriodicalId":103177,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan Reproduksi","volume":"40 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2020-12-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"3","resultStr":"{\"title\":\"METODE PATH ANALYSIS: HUBUNGAN FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL REMAJA PUTRI DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KANKER SERVIKS\",\"authors\":\"Santy Irene Putri, M. M. N. Nahak\",\"doi\":\"10.22435/KESPRO.V11I2.3987.151-161\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Abstract \\n \\nBackground: Cancer is the leading cause of death in women. Cervical cancer ranks second after breast cancer, which is most often found in Indonesian women. Efforts to prevent cervical cancer in adolescents are still lacking, one of which is due to limited knowledge. \\nObjective: This study aimed to analyze the relationship between internal and external factors of adolescents and the behavior of cervical cancer prevention. \\nMethods: This study was an observational analytic study with a cross-sectional design. It was conducted in the Midwifery Study Program Unitri, Malang and the Faculty of Nursing, Universitas Citra Bangsa Kupang, East Nusa Tenggara. The dependent variable was cervical cancer prevention. The independent variables were the age of first sexual intercourse, parental support, peer-education, culture, attitudes, and knowledge. \\nResults: The behavior of cervical cancer prevention was directly affected by knowledge (b=0.16; SE=0.07; p=0.019), attitude (b=0.23; SE=0.07; p=<0.001), parental support (b=0.12; SE=0.05; p=0.027), and culture (b= 0.15; SE=0.06; p=0.020). Knowledge was affected by peer-education (b=0.19; SE=0.07; p=0.008). Attitudes were affected by age of first sexual intercourse (b=-0.12; SE=0.06; p=0.053). \\nConclusion: Knowledge, attitude, parental support, and culture directly affected the behavior of cervical cancer prevention. \\n \\nKeywords: behavior, cervical cancer prevention, adolescent girls \\n \\n \\nAbstrak \\n \\nLatar belakang: Kanker merupakan penyebab kematian terbanyak pada perempuan. Kanker serviks menempati urutan kedua setelah kanker payudara yang paling banyak dijumpai pada perempuan Indonesia. Upaya pencegahan kanker serviks pada remaja putri masih kurang salah satunya disebabkan oleh pengetahuan yang masih terbatas. \\nTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor internal dan eksternal remaja putri dengan perilaku pencegahan kanker serviks. \\nMetode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain studi cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Prodi Kebidanan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang dan Fakultas Keperawatan Universitas Citra Bangsa Kupang Nusa Tenggara Timur. Variabel dependen yaitu perilaku pencegahan kanker serviks. Variabel independen yaitu usia pertama kali berhubungan seksual, dukungan orang tua, dukungan teman sebaya, budaya, sikap, dan pengetahuan. \\nHasil: Perilaku pencegahan kanker serviks dipengaruhi secara langsung oleh pengetahuan (b=0,16; SE=0,07; p=0,019), sikap (b=0,23; SE=0,07; p=<0,001), dukungan orang tua (b=0,12; SE=0,05; p=0,027), dan budaya (b=0,15; SE=0,06; p=0,020). Pengetahuan dipengaruhi oleh dukungan teman sebaya (b=0,19; SE=0,07; p=0,008). Sikap dipengaruhi oleh usia berhubungan seksual pertama kali (b=-0,12; SE=0,06; p=0,053). \\nKesimpulan: Pengetahuan, sikap, dukungan orang tua, dan budaya mempengaruhi perilaku pencegahan kanker serviks secara langsung. \\n \\nKata kunci: pencegahan kanker serviks, perilaku, remaja putri\",\"PeriodicalId\":103177,\"journal\":{\"name\":\"Jurnal Kesehatan Reproduksi\",\"volume\":\"40 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2020-12-29\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"3\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jurnal Kesehatan Reproduksi\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.22435/KESPRO.V11I2.3987.151-161\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Kesehatan Reproduksi","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.22435/KESPRO.V11I2.3987.151-161","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 3
摘要
背景:癌症是女性死亡的主要原因。宫颈癌排名第二,仅次于最常见于印度尼西亚妇女的乳腺癌。预防青少年宫颈癌的努力仍然缺乏,其中一个原因是知识有限。目的:分析青少年内外因素与宫颈癌预防行为的关系。方法:采用横断面设计的观察性分析研究。该研究是在玛琅的助产学研究项目和东努沙登加拉的Citra Bangsa Kupang大学护理学院进行的。因变量为宫颈癌预防。自变量为第一次性行为年龄、父母支持、同伴教育、文化、态度和知识。结果:知识对宫颈癌预防行为有直接影响(b=0.16;SE = 0.07;P =0.019)、态度(b=0.23;SE = 0.07;P =<0.001),父母支持(b=0.12;SE = 0.05;P =0.027),培养(b= 0.15;SE = 0.06;p = 0.020)。同侪教育对知识的影响(b=0.19;SE = 0.07;p = 0.008)。态度受初次性行为年龄的影响(b=-0.12;SE = 0.06;p = 0.053)。结论:知识、态度、父母支持和文化直接影响宫颈癌预防行为。关键词:行为;宫颈癌预防;青春期少女Kanker services menempati urutan kedua setelah Kanker payudara yang palyak dijumpai paada perempuan印度尼西亚。Upaya penegahan kanker服务于pada remaja putri masih kurang salah satunya disebabkan oleh pengetahuan yang masih terbatas。图juan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan,内部dan sternal remaja putri dengan peraku penegahan kanker服务。方法:Penelitian, ini, merupakan, Penelitian,分析,观察,设计,横断面研究。Penelitian ini dilaksanakan di Prodi Kebidanan Universitas Tribhuwana tungadewi Malang dan Fakultas keperawan Universitas Citra Bangsa Kupang Nusa Tenggara Timur。变量依赖于日本的危险,日本的危险和日本的服务。变量独立yyitu usia pertama kali berhubungan seksual, dukungan orang tua, dukungan teman sebaya, budaya, sikap, dan pengetahuan。Hasil: Perilaku penegahan kanker serviks dipengaruhi secara langsung oleh pengetahuan (b=0,16;SE = 0, 07年;P = 0.019), sikap (b=0,23;SE = 0, 07年;P =< 0.001), dukungan orange tua (b=0,12;SE = 0, 05年;P = 0.027), Dan budaya (b=0,15;SE = 0, 06;p = 0020)。Pengetahuan dipengaruhi oleh dukungan teman sebaya (b=0,19;SE = 0, 07年;p = 0008)。Sikap dipengaruhi oleh usia berhubungan sekal pertama kali (b=-0,12;SE = 0, 06;p = 0053)。kespulan: Penge-tahuan, sikap, dukungan orang tua, dan budaya mempengaruhi peraku penegahan kanker serviks secara langsung。Kata kunci: penegahan kanker services, pereraku, remaja putri
METODE PATH ANALYSIS: HUBUNGAN FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL REMAJA PUTRI DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KANKER SERVIKS
Abstract
Background: Cancer is the leading cause of death in women. Cervical cancer ranks second after breast cancer, which is most often found in Indonesian women. Efforts to prevent cervical cancer in adolescents are still lacking, one of which is due to limited knowledge.
Objective: This study aimed to analyze the relationship between internal and external factors of adolescents and the behavior of cervical cancer prevention.
Methods: This study was an observational analytic study with a cross-sectional design. It was conducted in the Midwifery Study Program Unitri, Malang and the Faculty of Nursing, Universitas Citra Bangsa Kupang, East Nusa Tenggara. The dependent variable was cervical cancer prevention. The independent variables were the age of first sexual intercourse, parental support, peer-education, culture, attitudes, and knowledge.
Results: The behavior of cervical cancer prevention was directly affected by knowledge (b=0.16; SE=0.07; p=0.019), attitude (b=0.23; SE=0.07; p=<0.001), parental support (b=0.12; SE=0.05; p=0.027), and culture (b= 0.15; SE=0.06; p=0.020). Knowledge was affected by peer-education (b=0.19; SE=0.07; p=0.008). Attitudes were affected by age of first sexual intercourse (b=-0.12; SE=0.06; p=0.053).
Conclusion: Knowledge, attitude, parental support, and culture directly affected the behavior of cervical cancer prevention.
Keywords: behavior, cervical cancer prevention, adolescent girls
Abstrak
Latar belakang: Kanker merupakan penyebab kematian terbanyak pada perempuan. Kanker serviks menempati urutan kedua setelah kanker payudara yang paling banyak dijumpai pada perempuan Indonesia. Upaya pencegahan kanker serviks pada remaja putri masih kurang salah satunya disebabkan oleh pengetahuan yang masih terbatas.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor internal dan eksternal remaja putri dengan perilaku pencegahan kanker serviks.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain studi cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Prodi Kebidanan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang dan Fakultas Keperawatan Universitas Citra Bangsa Kupang Nusa Tenggara Timur. Variabel dependen yaitu perilaku pencegahan kanker serviks. Variabel independen yaitu usia pertama kali berhubungan seksual, dukungan orang tua, dukungan teman sebaya, budaya, sikap, dan pengetahuan.
Hasil: Perilaku pencegahan kanker serviks dipengaruhi secara langsung oleh pengetahuan (b=0,16; SE=0,07; p=0,019), sikap (b=0,23; SE=0,07; p=<0,001), dukungan orang tua (b=0,12; SE=0,05; p=0,027), dan budaya (b=0,15; SE=0,06; p=0,020). Pengetahuan dipengaruhi oleh dukungan teman sebaya (b=0,19; SE=0,07; p=0,008). Sikap dipengaruhi oleh usia berhubungan seksual pertama kali (b=-0,12; SE=0,06; p=0,053).
Kesimpulan: Pengetahuan, sikap, dukungan orang tua, dan budaya mempengaruhi perilaku pencegahan kanker serviks secara langsung.
Kata kunci: pencegahan kanker serviks, perilaku, remaja putri