W. Wahyudi, T. Yunianta, Erlina Prihatnani, K. R. Nababan, D. Kusuma, A. Amalia, B. Permatasari, Cindy Aprillya Sidarta, Bagas Prima Kristanto, Syera Trivena Dessiane, E. Prasetyo
{"title":"以3厘米为基础的部分和综合在线学习培养(qc - creative - meanful)以学习为基础,以克服Covid-19影响的学习范围和创造性","authors":"W. Wahyudi, T. Yunianta, Erlina Prihatnani, K. R. Nababan, D. Kusuma, A. Amalia, B. Permatasari, Cindy Aprillya Sidarta, Bagas Prima Kristanto, Syera Trivena Dessiane, E. Prasetyo","doi":"10.24246/jms.v2i12021p52-64","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Pandemi Covid-19 memberikan dampak sangat besar dalam aspek kehidupan manusia, salah satunya adalah dalam dunia pendidikan. Sekolah, guru, peserta didik dan orang tua turut terkena dampaknya. Proses belajar yang harusnya dapat dilakukan di sekolah dengan pendampingan guru secara langsung, sekarang harus berpindah ke rumah dengan cara daring dengan pendampingan orang tua. Hal ini sesuai dengann kebijakan Kemendikbud RI yaitu Belajar Dari Rumah (BDR) dengan cara daring. Perubahan cara belajar yang sangat tiba-tiba ini membuat guru mengalami kesulitan dalam mempersiapkan maupun melaksanakan pembelajaran. Pembelajaran yang biasa saja masih sulit dilakukan apalagi pembelajaran yang menuntut kreativitas guru dan peserta didik. Kemampuan guru memanfaatkan teknologi belum cukup baik, sehingga menjadi hal yang sulit jika mereka harus melakukan pembelajaran secara daring. Dari hasil survey, hampir seluruh kegiatan belajar dilakukan dengan mengirimkan materi dan tugas, kemudian tugas dikerjakan oleh siswa dan hasilnya dikirim lewat group WhatsApp (89,7% dari 271 responden). Peserta didik menjadi jenuh dan ingin kembali belajar di sekolah (72,12%) yang berdampak pada penurunan kesempatan melakukan kegiatan yang kreatif bagi peserta didik. Penyelesaian masalah atas masalah ini adalah dengan menyediakan fasilitas pembelajaran daring dan pemdampingan bagi guru dalam menyiapkan pembelajaran serta bagi siswa dan orang tua pada saat proses pembelajaran. Hal ini akan membantu guru dalam menyiapkan pembelajaran daring sehingga guru mempunyai waktu yang cukup untuk mengembangkan materi dan media yang dapat di upload di kelas daring. Selain itu akan ada standar penyelenggaraan kelas daring sehingga memberi kesempatan kepada peserta didik kembali belajar dengan baik, menyenangkan dan bisa kembali kreatif. Salah satu disain pembelajaran daring yang dapat dimanfaat guru adalah disain pembelajaran daring berbasis 3CM (Cool-Critical-Creative-Meaningful) learning. Pembelajaran ini memberikan kesempatan peserta didik mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, bermakna dengan cara-cara yang menyenangkan dan menantang baik dalam bentuk daring parsial maupun terpadu. Luaran dari kegiatan ini adalah: 1) kelas daring parsial dan terpadu; 2) artikel ilmiah yang dapat dimuat di jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat.","PeriodicalId":256994,"journal":{"name":"Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-11-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Pendampingan Pembelajaran Daring Parsial dan Terpadu Berbasis 3CM (Cool-Critical-Creative-Meaningful) Learning untuk Mengatasi Kejenuhan Belajar dan Kreativitas Implikasi Dampak Covid-19\",\"authors\":\"W. Wahyudi, T. Yunianta, Erlina Prihatnani, K. R. Nababan, D. Kusuma, A. Amalia, B. Permatasari, Cindy Aprillya Sidarta, Bagas Prima Kristanto, Syera Trivena Dessiane, E. Prasetyo\",\"doi\":\"10.24246/jms.v2i12021p52-64\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Pandemi Covid-19 memberikan dampak sangat besar dalam aspek kehidupan manusia, salah satunya adalah dalam dunia pendidikan. Sekolah, guru, peserta didik dan orang tua turut terkena dampaknya. Proses belajar yang harusnya dapat dilakukan di sekolah dengan pendampingan guru secara langsung, sekarang harus berpindah ke rumah dengan cara daring dengan pendampingan orang tua. Hal ini sesuai dengann kebijakan Kemendikbud RI yaitu Belajar Dari Rumah (BDR) dengan cara daring. Perubahan cara belajar yang sangat tiba-tiba ini membuat guru mengalami kesulitan dalam mempersiapkan maupun melaksanakan pembelajaran. Pembelajaran yang biasa saja masih sulit dilakukan apalagi pembelajaran yang menuntut kreativitas guru dan peserta didik. Kemampuan guru memanfaatkan teknologi belum cukup baik, sehingga menjadi hal yang sulit jika mereka harus melakukan pembelajaran secara daring. Dari hasil survey, hampir seluruh kegiatan belajar dilakukan dengan mengirimkan materi dan tugas, kemudian tugas dikerjakan oleh siswa dan hasilnya dikirim lewat group WhatsApp (89,7% dari 271 responden). Peserta didik menjadi jenuh dan ingin kembali belajar di sekolah (72,12%) yang berdampak pada penurunan kesempatan melakukan kegiatan yang kreatif bagi peserta didik. Penyelesaian masalah atas masalah ini adalah dengan menyediakan fasilitas pembelajaran daring dan pemdampingan bagi guru dalam menyiapkan pembelajaran serta bagi siswa dan orang tua pada saat proses pembelajaran. Hal ini akan membantu guru dalam menyiapkan pembelajaran daring sehingga guru mempunyai waktu yang cukup untuk mengembangkan materi dan media yang dapat di upload di kelas daring. Selain itu akan ada standar penyelenggaraan kelas daring sehingga memberi kesempatan kepada peserta didik kembali belajar dengan baik, menyenangkan dan bisa kembali kreatif. Salah satu disain pembelajaran daring yang dapat dimanfaat guru adalah disain pembelajaran daring berbasis 3CM (Cool-Critical-Creative-Meaningful) learning. Pembelajaran ini memberikan kesempatan peserta didik mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, bermakna dengan cara-cara yang menyenangkan dan menantang baik dalam bentuk daring parsial maupun terpadu. Luaran dari kegiatan ini adalah: 1) kelas daring parsial dan terpadu; 2) artikel ilmiah yang dapat dimuat di jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat.\",\"PeriodicalId\":256994,\"journal\":{\"name\":\"Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat\",\"volume\":\"1 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2021-11-25\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.24246/jms.v2i12021p52-64\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24246/jms.v2i12021p52-64","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
Pendampingan Pembelajaran Daring Parsial dan Terpadu Berbasis 3CM (Cool-Critical-Creative-Meaningful) Learning untuk Mengatasi Kejenuhan Belajar dan Kreativitas Implikasi Dampak Covid-19
Pandemi Covid-19 memberikan dampak sangat besar dalam aspek kehidupan manusia, salah satunya adalah dalam dunia pendidikan. Sekolah, guru, peserta didik dan orang tua turut terkena dampaknya. Proses belajar yang harusnya dapat dilakukan di sekolah dengan pendampingan guru secara langsung, sekarang harus berpindah ke rumah dengan cara daring dengan pendampingan orang tua. Hal ini sesuai dengann kebijakan Kemendikbud RI yaitu Belajar Dari Rumah (BDR) dengan cara daring. Perubahan cara belajar yang sangat tiba-tiba ini membuat guru mengalami kesulitan dalam mempersiapkan maupun melaksanakan pembelajaran. Pembelajaran yang biasa saja masih sulit dilakukan apalagi pembelajaran yang menuntut kreativitas guru dan peserta didik. Kemampuan guru memanfaatkan teknologi belum cukup baik, sehingga menjadi hal yang sulit jika mereka harus melakukan pembelajaran secara daring. Dari hasil survey, hampir seluruh kegiatan belajar dilakukan dengan mengirimkan materi dan tugas, kemudian tugas dikerjakan oleh siswa dan hasilnya dikirim lewat group WhatsApp (89,7% dari 271 responden). Peserta didik menjadi jenuh dan ingin kembali belajar di sekolah (72,12%) yang berdampak pada penurunan kesempatan melakukan kegiatan yang kreatif bagi peserta didik. Penyelesaian masalah atas masalah ini adalah dengan menyediakan fasilitas pembelajaran daring dan pemdampingan bagi guru dalam menyiapkan pembelajaran serta bagi siswa dan orang tua pada saat proses pembelajaran. Hal ini akan membantu guru dalam menyiapkan pembelajaran daring sehingga guru mempunyai waktu yang cukup untuk mengembangkan materi dan media yang dapat di upload di kelas daring. Selain itu akan ada standar penyelenggaraan kelas daring sehingga memberi kesempatan kepada peserta didik kembali belajar dengan baik, menyenangkan dan bisa kembali kreatif. Salah satu disain pembelajaran daring yang dapat dimanfaat guru adalah disain pembelajaran daring berbasis 3CM (Cool-Critical-Creative-Meaningful) learning. Pembelajaran ini memberikan kesempatan peserta didik mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, bermakna dengan cara-cara yang menyenangkan dan menantang baik dalam bentuk daring parsial maupun terpadu. Luaran dari kegiatan ini adalah: 1) kelas daring parsial dan terpadu; 2) artikel ilmiah yang dapat dimuat di jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat.