{"title":"JOGO TONGGO:在爪哇岛中部采取COVID-19的公共政策","authors":"Dini Sukmawati","doi":"10.37035/alqisthas.v13i1.5968","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"ABSTRAK \nCovid-19 menyebabkan pemberlakukan berbagai aturan baru yang merupakan upaya pencegahan dan penangulangan. Kebijakan Jogo Tonggo merupakan kebijakan yang diterapka di wilayah Jawa Tengah dengan berbasis kewilayahan dan mengandalkan partisipasi aktif dari warganya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yakni menampilkan hasil data tanpa adanya, tanpa manipulasi dan tanpa rekayasa sehingga menghasilkan informasi empiris yang faktual dengan melakukan analisis melalui metode retrospektif atau ex post yakni terfokus kepada kebijakan yang telah dilaksanakan sehingga dapat menghasilkan kesimpulan kebijakan tersebut berhasil atau tidaknya dalam mencapai tujuan. Gerakan Jogo Tonggo belum sepenuhnya dapat dikatakan berhasil karena sempat terjadi lonjakan kasus dan masih banyak kekurangan dalam penerapan kebijakan Jogo Tonggo. Walaupun untuk saat ini tujuan dari pembuatan kebijakan tersebut terlihat berhasil dengan bukti penurunan jumlah kasus aktif dan mendapatkan penghargaan dari PANRB. Namun, hal tersebut bukan sepenuhnya karena kebijakan Jogo Tonggo saja tetapi didukung dengan kebijakan lainnya seperti kebijakan dari pemerintah pusat yakni pemberian vaksinasi Covid-19. Maka dari itu yang perlu ditingkatkan adalah kesadaran masyarakat, Meningkatkan Koordinasi antar semua pihak, Memperketat kebijakan yang berlaku, Meningkatkan Pemberian bantuan. \nKata Kunci : Kebijakan Publik. Joggo Tonggo, Jawa Tengah. \n \nABSTRACT \nCovid-19 has led to the enactment of various new rules which are prevention and control efforts. The Jogo Tonggo policy is a policy that is applied in the Central Java region on a regional basis and relies on the active participation of its citizens. This study uses a qualitative descriptive method, which displays the results of the data without being, without manipulation and without engineering so as to produce factual empirical information by conducting an analysis through retrospective or ex post methods, namely focusing on policies that have been implemented so as to produce conclusions that the policy is successful or not in achieving goals. The Jogo Tonggo movement has not been fully successful because there had been a spike in cases and there were still many shortcomings in the implementation of the Jogo Tonggo policy. Although for now the goal of making the policy seems successful with evidence of a decrease in the number of active cases and getting an award from the PANRB. However, this is not entirely due to Jogo Tonggo's policy but is supported by other policies such as the policy of the central government, namely the provision of Covid-19 vaccination. Therefore, what needs to be improved is public awareness, Improving coordination between all parties, Tightening applicable policies, Increasing the provision of assistance. \nKeywords: Public Policy. Joggo Tonggo, Central Java. \n","PeriodicalId":292649,"journal":{"name":"Al Qisthas Jurnal Hukum dan Politik","volume":"36 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-09-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"JOGO TONGGO : KEBIJAKAN PUBLIK PENANGGULANGAN COVID-19 DI JAWA TENGAH\",\"authors\":\"Dini Sukmawati\",\"doi\":\"10.37035/alqisthas.v13i1.5968\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"ABSTRAK \\nCovid-19 menyebabkan pemberlakukan berbagai aturan baru yang merupakan upaya pencegahan dan penangulangan. Kebijakan Jogo Tonggo merupakan kebijakan yang diterapka di wilayah Jawa Tengah dengan berbasis kewilayahan dan mengandalkan partisipasi aktif dari warganya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yakni menampilkan hasil data tanpa adanya, tanpa manipulasi dan tanpa rekayasa sehingga menghasilkan informasi empiris yang faktual dengan melakukan analisis melalui metode retrospektif atau ex post yakni terfokus kepada kebijakan yang telah dilaksanakan sehingga dapat menghasilkan kesimpulan kebijakan tersebut berhasil atau tidaknya dalam mencapai tujuan. Gerakan Jogo Tonggo belum sepenuhnya dapat dikatakan berhasil karena sempat terjadi lonjakan kasus dan masih banyak kekurangan dalam penerapan kebijakan Jogo Tonggo. Walaupun untuk saat ini tujuan dari pembuatan kebijakan tersebut terlihat berhasil dengan bukti penurunan jumlah kasus aktif dan mendapatkan penghargaan dari PANRB. Namun, hal tersebut bukan sepenuhnya karena kebijakan Jogo Tonggo saja tetapi didukung dengan kebijakan lainnya seperti kebijakan dari pemerintah pusat yakni pemberian vaksinasi Covid-19. Maka dari itu yang perlu ditingkatkan adalah kesadaran masyarakat, Meningkatkan Koordinasi antar semua pihak, Memperketat kebijakan yang berlaku, Meningkatkan Pemberian bantuan. \\nKata Kunci : Kebijakan Publik. Joggo Tonggo, Jawa Tengah. \\n \\nABSTRACT \\nCovid-19 has led to the enactment of various new rules which are prevention and control efforts. The Jogo Tonggo policy is a policy that is applied in the Central Java region on a regional basis and relies on the active participation of its citizens. This study uses a qualitative descriptive method, which displays the results of the data without being, without manipulation and without engineering so as to produce factual empirical information by conducting an analysis through retrospective or ex post methods, namely focusing on policies that have been implemented so as to produce conclusions that the policy is successful or not in achieving goals. The Jogo Tonggo movement has not been fully successful because there had been a spike in cases and there were still many shortcomings in the implementation of the Jogo Tonggo policy. Although for now the goal of making the policy seems successful with evidence of a decrease in the number of active cases and getting an award from the PANRB. However, this is not entirely due to Jogo Tonggo's policy but is supported by other policies such as the policy of the central government, namely the provision of Covid-19 vaccination. Therefore, what needs to be improved is public awareness, Improving coordination between all parties, Tightening applicable policies, Increasing the provision of assistance. \\nKeywords: Public Policy. Joggo Tonggo, Central Java. \\n\",\"PeriodicalId\":292649,\"journal\":{\"name\":\"Al Qisthas Jurnal Hukum dan Politik\",\"volume\":\"36 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2022-09-05\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Al Qisthas Jurnal Hukum dan Politik\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.37035/alqisthas.v13i1.5968\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Al Qisthas Jurnal Hukum dan Politik","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.37035/alqisthas.v13i1.5968","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
JOGO TONGGO : KEBIJAKAN PUBLIK PENANGGULANGAN COVID-19 DI JAWA TENGAH
ABSTRAK
Covid-19 menyebabkan pemberlakukan berbagai aturan baru yang merupakan upaya pencegahan dan penangulangan. Kebijakan Jogo Tonggo merupakan kebijakan yang diterapka di wilayah Jawa Tengah dengan berbasis kewilayahan dan mengandalkan partisipasi aktif dari warganya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yakni menampilkan hasil data tanpa adanya, tanpa manipulasi dan tanpa rekayasa sehingga menghasilkan informasi empiris yang faktual dengan melakukan analisis melalui metode retrospektif atau ex post yakni terfokus kepada kebijakan yang telah dilaksanakan sehingga dapat menghasilkan kesimpulan kebijakan tersebut berhasil atau tidaknya dalam mencapai tujuan. Gerakan Jogo Tonggo belum sepenuhnya dapat dikatakan berhasil karena sempat terjadi lonjakan kasus dan masih banyak kekurangan dalam penerapan kebijakan Jogo Tonggo. Walaupun untuk saat ini tujuan dari pembuatan kebijakan tersebut terlihat berhasil dengan bukti penurunan jumlah kasus aktif dan mendapatkan penghargaan dari PANRB. Namun, hal tersebut bukan sepenuhnya karena kebijakan Jogo Tonggo saja tetapi didukung dengan kebijakan lainnya seperti kebijakan dari pemerintah pusat yakni pemberian vaksinasi Covid-19. Maka dari itu yang perlu ditingkatkan adalah kesadaran masyarakat, Meningkatkan Koordinasi antar semua pihak, Memperketat kebijakan yang berlaku, Meningkatkan Pemberian bantuan.
Kata Kunci : Kebijakan Publik. Joggo Tonggo, Jawa Tengah.
ABSTRACT
Covid-19 has led to the enactment of various new rules which are prevention and control efforts. The Jogo Tonggo policy is a policy that is applied in the Central Java region on a regional basis and relies on the active participation of its citizens. This study uses a qualitative descriptive method, which displays the results of the data without being, without manipulation and without engineering so as to produce factual empirical information by conducting an analysis through retrospective or ex post methods, namely focusing on policies that have been implemented so as to produce conclusions that the policy is successful or not in achieving goals. The Jogo Tonggo movement has not been fully successful because there had been a spike in cases and there were still many shortcomings in the implementation of the Jogo Tonggo policy. Although for now the goal of making the policy seems successful with evidence of a decrease in the number of active cases and getting an award from the PANRB. However, this is not entirely due to Jogo Tonggo's policy but is supported by other policies such as the policy of the central government, namely the provision of Covid-19 vaccination. Therefore, what needs to be improved is public awareness, Improving coordination between all parties, Tightening applicable policies, Increasing the provision of assistance.
Keywords: Public Policy. Joggo Tonggo, Central Java.