{"title":"认知治疗的方法是一种为叛国罪学生的心理创伤而停止的技术","authors":"Haris Munandar, Anggyta Dinda Wijaya","doi":"10.33084/suluh.v8i2.4896","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah untukn mengetahui respon peristiwa traumatis psikologis korban pengkhianatan dengan metode terapi cognitive-behavioral therapy dengan teknik thougt stopping. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi di kota Palangka Raya. Prosedur penelitian ini adalah dengan melakukan wawacara dengan dengan pendekatan thougt stopping, menjelaskan peristiwa traumatisnya serta memaparkan hasil sebelum dan sesudah terapi dilaksanakan. Hasil dari terapi ini diperoleh bahwa sepenuhnya responden belum mampu merubah perilaku dan kondisi sosialnya karena masih dalam tahap pemulihan dari kondisi trauma yang dialaminya, namun dari sisi kognitif subjek sudah bisa meredam pikiran negatifnya dan berusaha ikhlas menerima kejadian pada diri sendiri dalam sisi afektifnya.","PeriodicalId":205399,"journal":{"name":"Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling","volume":"99 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-09-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":"{\"title\":\"Pendekatan Cognitive-Behavioral Therapy dengan Teknik Thougt Stopping untuk Menangani Trauma Psikologis Mahasiswa Korban Pengkhianatan\",\"authors\":\"Haris Munandar, Anggyta Dinda Wijaya\",\"doi\":\"10.33084/suluh.v8i2.4896\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Tujuan penelitian ini adalah untukn mengetahui respon peristiwa traumatis psikologis korban pengkhianatan dengan metode terapi cognitive-behavioral therapy dengan teknik thougt stopping. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi di kota Palangka Raya. Prosedur penelitian ini adalah dengan melakukan wawacara dengan dengan pendekatan thougt stopping, menjelaskan peristiwa traumatisnya serta memaparkan hasil sebelum dan sesudah terapi dilaksanakan. Hasil dari terapi ini diperoleh bahwa sepenuhnya responden belum mampu merubah perilaku dan kondisi sosialnya karena masih dalam tahap pemulihan dari kondisi trauma yang dialaminya, namun dari sisi kognitif subjek sudah bisa meredam pikiran negatifnya dan berusaha ikhlas menerima kejadian pada diri sendiri dalam sisi afektifnya.\",\"PeriodicalId\":205399,\"journal\":{\"name\":\"Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling\",\"volume\":\"99 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2022-09-30\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"1\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.33084/suluh.v8i2.4896\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.33084/suluh.v8i2.4896","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
Pendekatan Cognitive-Behavioral Therapy dengan Teknik Thougt Stopping untuk Menangani Trauma Psikologis Mahasiswa Korban Pengkhianatan
Tujuan penelitian ini adalah untukn mengetahui respon peristiwa traumatis psikologis korban pengkhianatan dengan metode terapi cognitive-behavioral therapy dengan teknik thougt stopping. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi di kota Palangka Raya. Prosedur penelitian ini adalah dengan melakukan wawacara dengan dengan pendekatan thougt stopping, menjelaskan peristiwa traumatisnya serta memaparkan hasil sebelum dan sesudah terapi dilaksanakan. Hasil dari terapi ini diperoleh bahwa sepenuhnya responden belum mampu merubah perilaku dan kondisi sosialnya karena masih dalam tahap pemulihan dari kondisi trauma yang dialaminya, namun dari sisi kognitif subjek sudah bisa meredam pikiran negatifnya dan berusaha ikhlas menerima kejadian pada diri sendiri dalam sisi afektifnya.