{"title":"Integrasi Budaya Lokal (Bundengan) pada Pembelajaran Gelombang dan Bunyi untuk Meningkatkan Sikap Cinta Tanah Air dan Literasi Sains Siswa","authors":"G. Rahayu, Ahmad Khoiri, Firdaus Firdaus","doi":"10.20527/jipf.v6i1.4323","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Tujuan penelitian untuk menganalisis integrasi budaya lokal (bundengan) pada pembelajaran gelombang dan bunyi yang dapat meningkatkan sikap cinta tanah air dan litersasi sains siswa. Metode penelitian kuantitatif dengan pre-Experimental Design (non-desaign) One-Group Pretest-postest Design. Subjek penelitian siswa kelas VIII MTs Nurul Chusna pada tahun ajaran 2020/2021 sebanyak 20 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan soal pretest, postest literasi sains dan angket sikap cnta tanah air. Teknik analisis uji prasyarat, uji t-test dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukan: 1) Ada perbedaan signifikan literasi sains siswa sebelum dan sesudah menggunakan budaya lokal (bundengan) berdasarkan uji t-test sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,005. 2) Adanya peningkatan keterampilan literasi sains sebelum dan sesudah menggunakan budaya lokal (Bundengan) sebesar 57% berdasarkan uji N-Gain. Penggunaan budaya lokal (Bundengan) dalam pembelajaran gelombang dan bunyi efektif digunakan untuk meningatkan sikap cinta tanah air dan literasi sains siswa. Rekomendasi penelitian bahwa integrasi budaya lokal mampu mempertahankan tardisi dan budaya daerah serta memberikan kontribusi terhadap karakter siswa. The research aims to analyze the integration of local culture (Bundengan) in learning waves and sounds that can improve students' patriotism and scientific literacy. Quantitative research method with pre-experimental Design (non-design) One-Group Pretest-posttest Design. The research subjects were 20 class VIII MTs Nurul Chusna in the 2020/2021 academic year. Data collection methods using pretest, posttest scientific literacy and love attitude questionnaire for the homeland: prerequisite test analysis technique, t-test and N-Gain test. The results showed: 1) There was a significant difference in students' scientific literacy before and after using local culture (Bundengan) based on the t-test sig (2-tailed) of 0.000 < 0.005. 2) There is an increase in scientific literacy skills before and after using local culture (Bundengan) by 57% based on the N-Gain test. The use of local culture (Bundengan) in learning waves and sounds is effectively used to increase students' patriotism and scientific literacy. Research recommends that the integration of local culture can maintain local traditions and culture and contribute to students' character.","PeriodicalId":31460,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika AlBiruni","volume":"29 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika AlBiruni","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.20527/jipf.v6i1.4323","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Abstract
Tujuan penelitian untuk menganalisis integrasi budaya lokal (bundengan) pada pembelajaran gelombang dan bunyi yang dapat meningkatkan sikap cinta tanah air dan litersasi sains siswa. Metode penelitian kuantitatif dengan pre-Experimental Design (non-desaign) One-Group Pretest-postest Design. Subjek penelitian siswa kelas VIII MTs Nurul Chusna pada tahun ajaran 2020/2021 sebanyak 20 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan soal pretest, postest literasi sains dan angket sikap cnta tanah air. Teknik analisis uji prasyarat, uji t-test dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukan: 1) Ada perbedaan signifikan literasi sains siswa sebelum dan sesudah menggunakan budaya lokal (bundengan) berdasarkan uji t-test sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,005. 2) Adanya peningkatan keterampilan literasi sains sebelum dan sesudah menggunakan budaya lokal (Bundengan) sebesar 57% berdasarkan uji N-Gain. Penggunaan budaya lokal (Bundengan) dalam pembelajaran gelombang dan bunyi efektif digunakan untuk meningatkan sikap cinta tanah air dan literasi sains siswa. Rekomendasi penelitian bahwa integrasi budaya lokal mampu mempertahankan tardisi dan budaya daerah serta memberikan kontribusi terhadap karakter siswa. The research aims to analyze the integration of local culture (Bundengan) in learning waves and sounds that can improve students' patriotism and scientific literacy. Quantitative research method with pre-experimental Design (non-design) One-Group Pretest-posttest Design. The research subjects were 20 class VIII MTs Nurul Chusna in the 2020/2021 academic year. Data collection methods using pretest, posttest scientific literacy and love attitude questionnaire for the homeland: prerequisite test analysis technique, t-test and N-Gain test. The results showed: 1) There was a significant difference in students' scientific literacy before and after using local culture (Bundengan) based on the t-test sig (2-tailed) of 0.000 < 0.005. 2) There is an increase in scientific literacy skills before and after using local culture (Bundengan) by 57% based on the N-Gain test. The use of local culture (Bundengan) in learning waves and sounds is effectively used to increase students' patriotism and scientific literacy. Research recommends that the integration of local culture can maintain local traditions and culture and contribute to students' character.