{"title":"PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK MEBEL DENGAN PENDEKATAN METODE NEW SEVEN TOOLS","authors":"Nurul Aziza, Fajar Setiaji","doi":"10.51804/TESJ.V4I1.791.27-34","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Perusahaan memproduksi mebel berorientasi ekspor ke Amerika bersifat job order. Pemesanan skala ekspor ke luar negeri menuntut kualitas tinggi dengan bahan baku yang baik. Bahan baku utama produk mebel antara lain kayu meranti putih, meranti merah, dan mahoni yang berasal dari Kalimantan , dan rotan sebagai bahan penunjang. Pada saat proses produksi masih ditemukan defect yang berupa baret, skrup muncul, rompak kayu, bluestain (serat kayu tidak standar) dan mata kayu. Untuk menjamin kualitas dan meminimasi jumlah defect, maka perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kecacatan produk agar dapat dilakukan perbaikan secara kualitatif dengan metode new seven tools yaitu affinity diagram, interrelationship diagram, tree diagram, matrix diagram, activity network diagram, pdpc (process decision program chart), matrix data analysis. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis didapatkan bahwa faktor–faktor penyebab kecacatan produk pada mebel adalah kurangnya kemampuan dan ketelitian operator menguasai mesin. Faktor mesin juga menjadi penyebab cacat. Sehingga evaluasi perbaikan yang dapat dilakukan adalah melakukan pelatihan dan sosialiasasi SOP pengoperasian mesin dan melakukan maintenance secara berkala.","PeriodicalId":32075,"journal":{"name":"Teknika Engineering and Sains Journal","volume":"35 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2020-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"11","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Teknika Engineering and Sains Journal","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.51804/TESJ.V4I1.791.27-34","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 11
Abstract
Perusahaan memproduksi mebel berorientasi ekspor ke Amerika bersifat job order. Pemesanan skala ekspor ke luar negeri menuntut kualitas tinggi dengan bahan baku yang baik. Bahan baku utama produk mebel antara lain kayu meranti putih, meranti merah, dan mahoni yang berasal dari Kalimantan , dan rotan sebagai bahan penunjang. Pada saat proses produksi masih ditemukan defect yang berupa baret, skrup muncul, rompak kayu, bluestain (serat kayu tidak standar) dan mata kayu. Untuk menjamin kualitas dan meminimasi jumlah defect, maka perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kecacatan produk agar dapat dilakukan perbaikan secara kualitatif dengan metode new seven tools yaitu affinity diagram, interrelationship diagram, tree diagram, matrix diagram, activity network diagram, pdpc (process decision program chart), matrix data analysis. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis didapatkan bahwa faktor–faktor penyebab kecacatan produk pada mebel adalah kurangnya kemampuan dan ketelitian operator menguasai mesin. Faktor mesin juga menjadi penyebab cacat. Sehingga evaluasi perbaikan yang dapat dilakukan adalah melakukan pelatihan dan sosialiasasi SOP pengoperasian mesin dan melakukan maintenance secara berkala.