{"title":"Optimasi Daya Keluaran PLTS Berdasarkan Sudut Kemiringan Di Institut Teknologi PLN Jakarta","authors":"Miftahul Fikri","doi":"10.23960/elc.v18n1.2534","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Energi terbarukan adalah energi yang mempunyai sifat terbarukan dan juga berkesinambungan yang dimana memiliki pemanfaatan alternatif terhadap energi yang perlu terus dikembangkan. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menggunakan energi matahari sebagai sumber energi yang mngkonversi energi matahari menjadi energi listrik. Untuk mendapatkan nilai maksimal intensitas matahari yang diterima oleh panel surya, maka dibutuhkan sudut kemiringan paling optimal untuk menerima daya matahari yang paling tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan daya yang dihasilkan terhadap perubahan sudut kemiringan dengan menggunakan metode kuantitatif korelasi dan menggunakan regretion quadratic method, yang dimana memperoleh nilai R² = 0,9273 dan mendapatkan hasil perbandingan yang didapatkan antara eksperiment dengan model regresi kuadrataik diperoleh nilai (Root Mean Square Eror) RMSE 0,160 yang menunjukkan model sangat baik. Kemudian diperoleh sudut yang mengoptimalkan luaran daya PLTS sebesar 33,7° dengan daya keluaran sebesar 8,87 W.","PeriodicalId":193722,"journal":{"name":"Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro","volume":"55 ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2024-01-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.23960/elc.v18n1.2534","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Energi terbarukan adalah energi yang mempunyai sifat terbarukan dan juga berkesinambungan yang dimana memiliki pemanfaatan alternatif terhadap energi yang perlu terus dikembangkan. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menggunakan energi matahari sebagai sumber energi yang mngkonversi energi matahari menjadi energi listrik. Untuk mendapatkan nilai maksimal intensitas matahari yang diterima oleh panel surya, maka dibutuhkan sudut kemiringan paling optimal untuk menerima daya matahari yang paling tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan daya yang dihasilkan terhadap perubahan sudut kemiringan dengan menggunakan metode kuantitatif korelasi dan menggunakan regretion quadratic method, yang dimana memperoleh nilai R² = 0,9273 dan mendapatkan hasil perbandingan yang didapatkan antara eksperiment dengan model regresi kuadrataik diperoleh nilai (Root Mean Square Eror) RMSE 0,160 yang menunjukkan model sangat baik. Kemudian diperoleh sudut yang mengoptimalkan luaran daya PLTS sebesar 33,7° dengan daya keluaran sebesar 8,87 W.